<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492</id><updated>2012-02-17T01:11:41.965+07:00</updated><category term='Cerita Dunia'/><category term='Permulaan'/><category term='Dunia Wanita'/><category term='Kesehatan'/><category term='About Love'/><category term='Informasi'/><category term='motivasi'/><category term='Tumor Tulang'/><category term='Pernikahan'/><category term='Inspirasi'/><category term='Tausiyah'/><category term='Pra Nikah'/><category term='Pengamatan Qu'/><category term='Memori PenyakitQu'/><category term='persahabatan'/><category term='Kesehatan Jiwa'/><category term='Indahnya Islam'/><category term='Indahnya hidup'/><category term='Obat mujarab'/><category term='Kajian Psikologi'/><title type='text'>BaHaGia SaaT SaKiT</title><subtitle type='html'>MOTIVASI PENGUAT JIWA SAAT SAKIT MENIMPA........</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>48</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-6301470468956484469</id><published>2010-02-22T15:16:00.003+07:00</published><updated>2010-02-22T15:20:30.484+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indahnya hidup'/><title type='text'>Selamat tinggal keraguan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S4I-D1VjYUI/AAAAAAAAAJg/ULpYYa-7n5A/s1600-h/1_89_1-sunlight-300.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S4I-D1VjYUI/AAAAAAAAAJg/ULpYYa-7n5A/s200/1_89_1-sunlight-300.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440979535394988354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Rini Cahyani, nama yang telah menggetarkan seluruh persendianku. Delapan bulan yang lalu. Tepatnya setelah dua bulan dari kelulusanku dari jurusan Teknik Industri kampus UI Depok.&lt;br /&gt;Nama itu muncul di bagian paling atas dua lembar kertas yang disodorkan Ustad Madani padaku. Sebuah nama yang masih asing bagiku. Namun justru itulah yang membuat jantung ini berdebar lebih cepat. Wajahkupun tak malu mengeluarkan rona merah-birunya. Aku penasaran ? Jelas !&lt;br /&gt;Tetapi untunglah ustad dapat menangkap gelombang penasaran dalam raut mukaku. Setelah sempat terdengar batuk-batuk ringan, beliau mulai mengeluarkan suara khasnya.&lt;br /&gt;" Gimana akhi, sudah antum baca semua biodatanya khan ..?"&lt;br /&gt;Aku tak langsung menjawab. Semua butuh kehati-hatian. Setiap kalimat yang meluncur dari lisanku saat ini, dapat mengubah jalan hidupku di masa mendatang. Tetapi ustad Madani masih terus menebak-nebak alur pikiranku,&lt;br /&gt;&lt;a name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Apakah beliau tidak memenuhi kriteria yang antum tuliskan ? "&lt;br /&gt;" Bukan begitu ustad, tapi… ",. Sekali lagi aku harus berpikir keras.&lt;br /&gt;" Toyyib, antum baca deh terlebih dahulu. Tapi jangan lupa teh dan gorengannya jangan dicuekin ya .. "&lt;br /&gt;" Kalau yang itu… nggak usah ditawarin. Insya Allah kita habiskan Ustad…."&lt;br /&gt;Ustad tersenyum renyah meninggalkan aku dalam bingung. Bukan sekedar bingung. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; getaran aneh tapi agung dalam kebingunganku. Sementara dua lembar kertas di tanganku malah semakin angkuh. Mencoba menari-nari dalam hatiku.&lt;br /&gt;Masalah tidak memenuhi kriteriaku ? Ah, sebenarnya itupun bukan sesuatu yang kaku bagiku. Namun bagaimanapun aku harus lebih teliti. Kubaca dengan cermat deretan kalimat-kalimat dibawah nama tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama… Rini Cahyani bin Soewandi …..&lt;br /&gt;Soewandi ..? orang Jawa ? atau bahkan keturunan keraton &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ?. Gimana kalo jadi nikah nanti, apa harus pakai adat jawa ? Ditonton ratusan orang di bangsal kencana ?. Memakai blangkon dan keris yang tersembunyi ? Wah ! Apa kata Dunia Islam nantinya ? Seribu satu pertanyaan yang kurang esensial mulai bersliweran mengganggu pikiranku. Aku beristighfar tiga kali. Nampaknya syaitan masih bersemangat untuk menunda-nunda azamku untuk menikah. Bisikannya yang bertabur keraguan itu harus segera kuenyahkan.&lt;br /&gt;Bismillah. Mulai kubaca lagi deretan selanjutnya dengan lebih teliti. Tiap huruf, kata bahkan koma dan titik sangat menentukan !!.Semoga ustad lebih sabar menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat Tanggal Lahir… Magelang, 23 Juni 1978..&lt;br /&gt;Magelang ? Pasti suku Jawa. Aah.. bukan masalah besar. Toh aku tak pernah mencantumkan jenis suku pada daftar kriteria yang aku serahkan pada ustad. Apalagi orangtuaku paduan dinamis dari suku Melayu dan Bugis. Dan tak pernah kulihat ada pertikaian yang menyangkut SARA di rumahku.&lt;br /&gt;Tapi bagaimana kalau ortunya Kejawen ? Hiii…bagaimana kalau diharuskan mandi kembang tiap malam jumat nanti. Brrr…dingin. Belum lagi nyuci keris dan seperangkat jimat tiap malam purnama ?. Wah, aqidah islamiyah dan dakwah bisa terancam nih. Apa kata Dunia Islam nanti ? Duh, pikiranku mulai ngelantur lagi.&lt;br /&gt;Tapi tahun kelahiran ? 1978 ? Dua tahun lebih muda dariku. Ini berarti ada kesalahan. Apa mungkin ustad salah baca dengan permintaan tertulisku sepekan yang lalu ? atau beliau punya penafsiran lain ?. Kalau tidak salah, yang aku tuliskan dan inginkan adalah minimal seusia dengan ku, atau jika memungkinkan lebih tua sekian tahun dariku.&lt;br /&gt;Ini bukan sok pahlawan sebagaimana sering dituduhkan beberapa ikhwah kepadaku. Ini masalah muyul akhi, begitu aku menjawab tuduhan tersebut. Selama ini aku cenderung mudah berinteraksi dengan orang-orang yang lebih dewasa dariku.&lt;br /&gt;Tapi ini ? dua tahun lebih muda ? Bagaimana kalau masih kekanak-kanakan ? Bagaimana kalau ngajinya belum lurus ? Mengapa ustad memberi pilihan yang ini sih ?. Kembali si syaiton asyik membenamkan pikiranku di lumpur keraguan. Kenapa aku harus terpedaya lagi ? Tsiqoh pada ustad adalah pilihan terbaikku saat ini. Bisa jadi umurnya masih muda, tapi dewasa dalam memaknai hidup. Yah, semoga.&lt;br /&gt;Kulanjutkan mencermati barisan kalimat selanjutnya di secarik kertas HVS tersebut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat …. Perumahan Perwira TNI AL Blok C 3 – Cilandak, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Selatan..&lt;br /&gt;TNI AL dan Soewandi ? Putri seorang perwira militer ? Calon mertuaku seorang militer ? Apakah ia juga mendidik putrinya dengan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; militeristik ?. Bagaimana kalau sang putri ternyata lebih militer dari orangtuanya ? Bagaimana kalau aku harus di uji dulu lewat adu fisik dengan salah seorang anak buahnya ? atau bahkan kakaknya barangkali ? Sebagaimana kisah-kisah pendekar yang pernah aku baca di komik-komik waktu kecil dulu.&lt;br /&gt;Ah, tak perlu ragu. Ini Cuma bisikan setan. Sekarang bukan jaman purba yang mengandalkan otot dan kekerasan. Lagi pula, kalau memang diperlukan, minimal aku masih bisa bertahan dengan sisa-sisa kejayaan latihan thifan-ku di kampus dulu.&lt;br /&gt;Ku menoleh sebentar ke arah ustad Madani yang duduk di depanku. Nampaknya ia cukup paham dengan apa yang ada dipikiranku. Ia hanya tersenyum kecil, mengangguk, sedikit berdehem dan kembali larut dalam konsep khotbah Jum'at yang harus dibawakannya di Masjid UNJ besok siang.&lt;br /&gt;Aku pun kembali asyik menelaah deretan kalimat di secarik kertas, yang menurutku masih menyimpan berjuta misteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan .. Lulus S 1 Fakultas Sejarah Universitas Gajah Mada tahun 2001..&lt;br /&gt;Nah ! Ini sesuai dengan kriteria, non eksakta. Aku lulusan eksak, teknik Industri dan ia anak sosial, non eksakta, insya Allah matching dan cukup mewakili konsep tawazun, Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi …Humas BEM, Keputian LDK, Remas, Pengajar TPA dan bla…bla..bla...&lt;br /&gt;Aktifis kelas berat ? Siapa takut. Bukankah masa &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; tahun kuliah telah kuhabiskan di berbagai kegiatan-kegiatan kampus. Baik ekstra maupun intra kampus. Cara kerja, kuliah, belanja, dakwah dan pergaulan ala aktifis semua sudah 'mendarah daging' bagiku. So, kalau ketemu dengan aktifis yang satu ini, insya Allah tidak perlu susah beradaptasi. Semoga saja ya. Teriakku dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan .. Guru Tetap di SLTP Islam Terpadu Nurul Fikri Mata Pelajaran Sejarah&lt;br /&gt;Ya Allah .! Aku merasakan detak jantungku berjalan lebih cepat. Keringat dingin nampaknya akan menetes di dahiku. Wajahku tak ketinggalan ikut bereaksi. Tegang. Menambah keterkejutan yang melahirkan kegelisahan baruku.&lt;br /&gt;Tepat pada waktunya ! Ustad Madani menoleh sejenak ke arahku. Dengan mudahnya ia bisa menangkap kegelisahan yang tersirat dari wajahku. Masih dengan tenang. sejuk dan senyuman khasnya, ia menegurku.&lt;br /&gt;" &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang mengganjal akhi ?"&lt;br /&gt;" Eeeng… ada.. Ustad, Anu… eee.. benarkah ukhti ini salah seorang pengajar di SLTP IT Nurul Fikri, Depok ? "&lt;br /&gt;Ustad Madani membenarkan letak kacamatanya. Tanda rasa penasarannya mulai tergugah.&lt;br /&gt;" Ya, betul. Ukhti Rini baru dua minggu yang lalu diangkat sebagai pengajar tetap di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Sebelumnya, sudah tiga bulan ia mengajar sebagai guru honorer."&lt;br /&gt;" Tapi, ustad …. ", aku terhenti sejenak untuk mencoba lebih tenang.&lt;br /&gt;" &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang antum risaukan dengan status gurunya itu ?. Bukankah itu pekerjaan yang sangat mulia akhi Fajar ? ".&lt;br /&gt;Sebuah pertanyaan yang wajar dan benar. Tidak ada yang salah dengan status ukhti Rini sebagai pengajar. Tapi, pengajar di SLTPIT Nurul Fikri ? Mungkinkah ia dan keluarganya akan menerima pinanganku nantinya.&lt;br /&gt;Ustad Madani mulai menyelidiki lebih dalam,&lt;br /&gt;" Atau Akh Fajar masih ragu untuk menikah ? Ingat akhi, usia antum lebih dari cukup lho..!"&lt;br /&gt;" Eh..bukan begitu Ustad. Masalah nikah &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; sudah ana azamkan setahun yang lalu. Tapi masalahnya ukhti ini…. "&lt;br /&gt;Ustad Madani tampak tersenyum dan memotong dengan pelan,&lt;br /&gt;" Ukhti Rini insya Allah jauh lebih siap dari antum akhi. Ana tahu persis tetang dia. So, what's the problem ?"&lt;br /&gt;" Ehm.. baiklah. Permasalahannya seperti ini Ustad, mungkin antum belum tahu. Awal bulan yang lalu perusahaan tempat ana bekerja bangkrut dan memecat semua karyawannya termasuk ana…"&lt;br /&gt;Ustad kembali menebak-nebak apa yang ada di benakku,&lt;br /&gt;" Jadi kembali ke masalah ma'isyah dan rizki nih … "&lt;br /&gt;" Bukan itu ustad, untuk pernikahan ini insya Allah ana masih ada simpanan….tapi masalahnya .."&lt;br /&gt;"Iya, Masalahnya ….."&lt;br /&gt;Aku menarik nafas dalam-dalam. Bicara sama ustad Madani harus jelas. Jangan sampai beliau salah tafsir.&lt;br /&gt;" Masalahnya Ustad…. , sudah satu minggu ini ana diterima bekerja di SLTP Nurul Fikri . Tepatnya,…eeng… sebagai petugas kebersihan sekolah …."&lt;br /&gt;Ah.. akhirnya.. keluar juga kelu dalam lisanku.&lt;br /&gt;Muka ustad Madani agak berubah. Kini beliau tahu permasalahanku sebenarnya. Yaitu….keenggananku sebagai seorang tukang sapu sekolah untuk bersanding dengan salah satu dewan gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***********&lt;br /&gt;Muka pria setengah baya di depanku masih datar. Hanya sesekali asap rokoknya menambah ketegangan dalam jantungku. Kolonel Soewandi namanya. Yah, akhirnya aku datang juga di rumahnya. Berbekal iman dan takwa, begitu kata ustad Madani setengah jam yang lalu. Sebelum melepasku pergi untuk sebuah mission imposible ini. Baru kali ini aku meminang, putri solo, anak perwira militer lagi ! Ya Rabb !&lt;br /&gt;" Jadi, Nak Fajar lulusan Teknik Industri UI tahun kemarin ya….wah.. hebat. Ya…Terus, sekarang kerja di mana …? Perusahaan Asing atau di BUMN semacam Pertamina, Telkom, PJKA… atau malahan di Bulog ? "&lt;br /&gt;Perusahaan Asing ? BUMN ? .Gubraaaak ! Seolah kepalaku tertimpa dua batu bata yang di lempar dari arah berlawanan. Yang satu tepat mengenai wajahku, sementara sisanya tepat mengenai tengkorang belakangku. Uugh !&lt;br /&gt;" Ah.. tidak juga Pak. Sebelumnya saya sempat kerja di perusahaan Farmasi. Tapi sekarang saya satu kantor dengan Rini, putri Bapak .. "&lt;br /&gt;" Oooo….di mana itu… SLTP Nurul Fikri ya….bagus..bagus… cinta lokasi nih ceritanya ? ".&lt;br /&gt;Pak Soewandi sedikit tersenyum menggoda. Bagiku malah tambah menyeramkan. Cinta lokasi ? Memangnya saya aktor. Dan sejak kapan putrinya main film ?. Nah, Pertanyaan selanjutnya bisa di tebak …..Bismillah. Aku akan menjawabnya..meski kemungkinan terburuk aku mungkin akan di usir. Innallaha ma'ana.&lt;br /&gt;" Di sekolah, nak Fajar ngajar mata pelajaran apa ?. Kalau lihat latar belakang akademis, kalau Bapak nggak salah…pasti Matematika atau Fisika ya ..? "&lt;br /&gt;" Eee… tidak juga Pak. Saya belum mengajar. Saya masih ditempatkan di bagian Umum, dibawah koordinasi bidang Tata Usaha……"&lt;br /&gt;" Wah .. Bapak jadi bingung. Maksud nak Fajar jadi dewan Pengawas gitu…konkritnya gimana……. ? "&lt;br /&gt;" Engg…Tepatnya….saya jadi petugas kebersihan sekolah Pak ! "&lt;br /&gt;" Apaaaa ? Petugas kebersihan sekolah !!!!! "&lt;br /&gt;Beberapa detik berlalu dengan cepat. Diam. Tak ada suara dan gerakan sedikitpun keluar dari sosok berwibawa di hadapanku. Hanya bola matanya yang terus menatap tajam ke arahku. Mungkin ada yang janggal di wajahku.&lt;br /&gt;Diam dan bisu. Seolah kami telah bersepakat sebelumnya.&lt;br /&gt;Terlambat, sudah kepalang basah. Sudah terlanjur aku melangkah. Tak mungkin aku melarikan diri saat ini. Bisa-bisa, satpam rumah akan membekukku dengan bangga. Atau kemungkinan lain, bisa jadi Kolonel Soewandi sudah siap dengan pistol Bareta-nya, dan dengan mudah ia akan melumpuhkan kedua kakiku, sebagaimana sering kulihat saat liputan kriminal penangkapan bandar narkoba di televisi.&lt;br /&gt;Ngawur ! Kenapa aku masih suka ngelamun di saat-saat menentukan seperti ini ? Allahu akbar. Aku berseru dalam hati memohon kekuatan.. Apapun yang terjadi setelah ini, aku siap menerima kenyataan.&lt;br /&gt;***************&lt;br /&gt;“ Kaaak Fajaaaaar, hayoooo ngalamun dedee ya ? Kapan kita berangkat ke sekolah nih ? “&lt;br /&gt;Astagfirullah ! Suara manja Rini, istriku, membangunanku dari lamunan yang menegangkan. Sementara tangan kananku masih setia dengan dua lembar kertas sumber lamunanku, beberapa menit yang lalu. Ah, terlambat ! Ketahuan ! Dua mata indah istriku menangkap cepat ke arah dua carik kertas di tangan ku.&lt;br /&gt;“ Eh, lagi baca apaan Kak ? hayooo….biodata dedee pas taaruf yaa ? Ngakuuu ? Pasti tadi lagi ngalamun aku too. .Nggak papa kok, Istrimu ini pantes kok buat bahan ngalamun…”.&lt;br /&gt;“ Adaaaaaw !!! “.&lt;br /&gt;Kali ini aku kalah sigap. Cubitan mesranya tepat menghujam pipi kananku. Istriku terus menggodaku manja, sementara rona merah biru kembali melanda raut mukaku. Enam bulan paska walimah, suasana bulan madu tetap abadi di rumah ini.&lt;br /&gt;“ &lt;st1:place st="on"&gt;Dee&lt;/st1:place&gt;… kakak mau tanya serius nih, boleh ? “&lt;br /&gt;“ Serius ??? ada apa kak ? boleh nooo… aku &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; istrimu… mitsaqon gholidzo…inget lo kak .. “&lt;br /&gt;“ &lt;st1:place st="on"&gt;Dee&lt;/st1:place&gt;.. kalo boleh tahu, Bapak pernah cerita nggak sama dedee sebab beliau nerima kakak sebagai menantunya yang petugas kebersihan sekolah ? “&lt;br /&gt;“ Ooo… itu too yang dilamunin tadi…? “&lt;br /&gt;“ Dan tahu nggak ? Pas kakak bilang pekerjaan kakak tukang sapu… Bapak tuh sempat diam lamaa gitu… menatap tajam wajah kakak, sebelum akhirnya menyuruh kakak datang seminggu lagi… “&lt;br /&gt;“ Lha iya jelas Kak, lha wong salah satu pertimbangan Bapak nerima kakak &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; wajah kakak ? “&lt;br /&gt;Bola mataku melebar. Ingin rasanya saat ini menyambar sebingkai cermin di ruang tengah, sekedar untuk meyakinkan hatiku tentang kebenaran ucapan istriku barusan.&lt;br /&gt;“ Lho Kok ? Maksud dedee pasti Bapak yakin yaa kalo wajah kakak bisa memperbaiki keturunan keluarga Raden Soewandi ? “&lt;br /&gt;“ Yeee…. GR banget nih Kakak ! Bukan itu maksudnya….Sebelum walimah, Bapak dulu pernah cerita ke dedee… Katanya, beliau nerima kakak tuh karena pas merhatiin wajah kakak kok kayaknya persis Letnan Mahmud, komandan peleton Bapak pas operasi integrasi Timor-Timur tahun 1975… Nah ceritanya.. Letnan Mahmud tuh yang nyelamatin Bapak dari berondongan peluru saat terjadi kontak peluru dengan milisi Freetilin yang brutal ! “&lt;br /&gt;Kembali dua bola mataku melebar.&lt;br /&gt;“ Wah…heroik banget ya, jadi ceritanya Bapak mengira saya anak Letnan Mahmud , trus mau balas jasa gitu yaa ? “&lt;br /&gt;“ Bukan, Letnan Mahmud justru meninggal tertembak peluru musuh sesaat setelah menyelamatkan Bapak…. Mungkin Bapak agak tersentuh melihat wajah kakak yang persis Letnan Mahmud, dan ingin terus mengenangnya dengan menjadikan kakak sebagai menantunya .gitchuuu…..”&lt;br /&gt;“ Oooooo… alah alaaaaaah…..Trus sekarang gimana ? “&lt;br /&gt;“ He..he…Sekarang ? Bapak pernah bingung lho, dan bilang sama dedee…sekarang kok suamimu jadi nggak mirip sama Letnan Mahmud yaa ? “&lt;br /&gt;Hem.. Aku tersenyum dalam ketenangan. Tidak salah dan tidak ragu lagi. Ini semua pertolongan Allah. Bahkan bukan saja saat diterimanya pinanganku oleh Kolonel Soewandi. Satu bulan setelah pernikahan, pihak sekolah mengangkatku jadi tenaga pengajar. Dan Alhamdulillah, sepekan yang lalu, aku resmi jadi guru tetap bidang Fisika di SLTPIT Nurul Fikri !.&lt;br /&gt;Subhanallah, Walhamdulillah wa laa ila ha illa Allah !! Aku merenung lebih jauh atas segala yang kulalui saat proses menuju gerbang pernikahan. Jika seseorang telah berazam, dan meninggalkan segala keraguan, Allah pasti akan memudahkan !&lt;br /&gt;Betapa tidak ? Bagaimana mungkin aku yang berambut lurus, berhidung standar pribumi, bisa serupa dengan Letnan Mahmud yang berambut cepak, dan keturunan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Pakistan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; ? Subhanallah !&lt;br /&gt;“ Kaaaak ! berangkat sekarang yuuk, udah jam setengah tujuh loo …”&lt;br /&gt;"Iyyyaaaaa…!!!"&lt;br /&gt;Sejurus kemudian, Istriku sudah sigap menodongkan kunci sepeda motor tepat ke arah keningku&lt;br /&gt;. Dor !&lt;br /&gt;Tiba-tiba wajahku memerah kembali. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang mendarat telak di pipi kananku. Kali ini bukan cubitan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; ( selesai) &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a name="comments"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a name="c2628246446807897203"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-6301470468956484469?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/6301470468956484469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/selamat-tinggal-keraguan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6301470468956484469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6301470468956484469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/selamat-tinggal-keraguan.html' title='Selamat tinggal keraguan'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S4I-D1VjYUI/AAAAAAAAAJg/ULpYYa-7n5A/s72-c/1_89_1-sunlight-300.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-4377381537888469133</id><published>2010-02-22T15:12:00.001+07:00</published><updated>2010-02-22T15:15:49.811+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Tips menentukan jenis kelamin anak,,</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S4I9LZj8MHI/AAAAAAAAAJQ/i3tqyO5EboE/s1600-h/baby.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 73px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S4I9LZj8MHI/AAAAAAAAAJQ/i3tqyO5EboE/s200/baby.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440978565866467442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;  PDRTJS_settings_33079_post_952 = {   "id" : "33079",   "unique_id" : "wp-post-952",   "title" : "Tips+Menentukan+Jenis+Kelamin+Anak",   "item_id" : "_post_952",   "permalink" : "http%3A%2F%2Fdesiemeilana.wordpress.com%2F2009%2F12%2F01%2Ftips-menentukan-jenis-kelamin-anak%2F"  } &lt;/script&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;“Dok, saya ingin mempunyai anak laki-laki. Bagaimana caranya ya?” Atau ada lagi yang bertanya, “Bagaimana cara mendapatkan anak perempuan ya Dok? Tiga anak saya laki-laki semua.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Itu mungkin beberapa ekspresi yang ditunjukkan orang tua yang menginginkan anak dengan jenis kelamin tertentu. Seorang dokter akan mengatakan bahwa anak laki-laki atau perempuan sama saja, yang paling penting bayi lahir sehat. Dan bagi suami istri yang belum mempunyai anak, kehadiran buah hati akan sangat dinanti, sehingga tidak terlalu peduli laki-laki ataukah perempuan anak yang dilahirkannya kelak.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Banyak mitos tentang seks dan kehamilan yang berkembang di masyarakat dan bahkan seringkali dianggap sebagai kebenaran. Karena dianggap benar maka perilaku seksual juga dipengaruhi dan mengikuti informasi yang salah sesuai dengan mitos itu. Salah satu mitos yang sering beredar adalah yang mengaitkan posisi hubungan seksual dengan jenis kelamin bayi yang akan dilahirkan. Konon kalau posisi lelaki ketika melakukan hubungan seksual dimulai dari kiri dan diakhiri di sebelah kanan, maka bayi laki-laki yang akan dilahirkan. Sebaliknya, bila hubungan seksual dimulai dari sisi kanan dan diakhiri di sisi kiri, maka bayi perempuan yang akan dilahirkan. Tentu saja informasi ini salah dan tidak benar.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mitos lainnya, yaitu jenis kelamin anak pertama tergantung pada siapa yang jatuh cinta lebih dulu. Bila si ayah yang duluan jatuh cinta pada ibu maka pasangan tersebut akan dikaruniai anak laki-laki. Mitos tersebut terdengar lucu, tapi itulah mitos-mitos yang berkembang tentang cara mendapatkan anak dengan jenis kelamin yang kita inginkan.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya yang paling menentukan dalam penentuan jenis kelamin anak adalah sperma dari pria. Sperma pria mengandung kromosom X dan kromosom Y, sedangkan sel telur wanita hanya mengandung kromosom X. Jadi untuk mendapatkan anak laki-laki, diperlukan pasangan kromosom X dan Y, sedangkan untuk mendapatkan anak perempuan dibutuhkan kromosom X dan X.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Secara medis, kini sudah memungkinkan untuk memilih jenis kelamin bayi sesuai keinginan. Caranya dengan mengenali sifat/ karakteristik sperma, maka upaya yang lebih praktis dapat dilakukan sendiri oleh suami-istri.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mari kita coba ingat-ingat lagi pelajaran Biologi saat SMU dulu. Sel sperma laki-laki memiliki kromosom seks jenis X dan Y. Sedangkan wanita mempunyai dua kromosom yang sama yaitu X dan X. Bila dalam berhubungan intim, sperma X membuahi sel telur, maka terjadilah pertemuan kromosom X dengan X sehingga yang didapat adalah bayi perempuan (XX).&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebaliknya, bila sperma Y yang membuahi sel telur, maka kromosom Y akan bertemu kromosom X sehingga akan mendapat bayi laki-laki (XY). Jadi intinya, anak laki-laki bisa diperoleh jika sperma Y lebih dulu membuahi sel telur. Sedangkan untuk mendapatkan anak perempuan, maka sperma X yang harus lebih dulu membuahi sel telur.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Laki-laki normal mengeluarkan sperma dua sampai &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; semprotan setiap ejakulasi. Dalam durasi tersebut, sperma yang dihasilkan sekitar 2-5 cc. Sperma yang normal tiap cc mengandung 60-200 juta spermatozoa. Jadi setiap seorang laki-laki mengalami ejakulasi, 120 juta sampaii 1 milyar sperma dikeluarkan dari tubuhnya. Subhanallah ya, meskipun wanita hanya sekali ovulasi dalam satu siklus, akan tetapi Allah menetapkan bahwa sekali ejakulasi, laki-laki bisa menghasilkan berjuta-juta bahkan bermilyar-milyar sperma, belum lagi sperma memiliki kemampuan hidup yang cukup lama di dalam tubuh wanita sekitar 72 jam.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hasil penelitian menunjukkan masing-masing kromosom memiliki karakter sendiri-sendiri. Sperma Y berbentuk bundar, ukurannya lebih kecil atau sekitar sepertiga kromosom X, bersinar terang, jalannya lebih cepat, dan usianya lebih pendek serta kurang tahan dalam suasana asam.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan sperma X ukurannya lebih besar, berjalan lamban, bentuknya lebih panjang, dan dapat bertahan hidup lebih lama serta lebih tahan suasana asam.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jadi, jika Anda saat ini menginginkan atau mau memprogram jenis kelamin bayi Anda, tidak ada salahnya mencoba tips-tips di bawah ini. Manusia hanya bisa berusaha dan berdoa, selebihnya adalah ketentuan Allah juga yang berlaku karena telah ditulis pada Lauful Mahfudz. So, tentunya terakhir adalah tawakkal Ilallah, berserah diri pada keputusan Allah dan menerima dengan senang hati setiap keputusan Allah Ta’ala.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; beberapa metode ilmiah yang bisa kita terapkan untuk mendapatkan jenis kelamin anak sesuai dengan yang kita inginkan, didasarkan pada karakteristik sperma tadi. Tips-tips itu antara lain :&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Metode&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="color:purple;"&gt;Anak   Laki-laki&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Anak   Perempuan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;1. &lt;span style="color:fuchsia;"&gt;Waktu berhubungan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:green;"&gt;Mendekati, bertepatan atau   segera &lt;strong&gt;setelah&lt;/strong&gt; ovulasi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Beberapa hari &lt;strong&gt;sebelum&lt;/strong&gt;   ovulasi (sebaiknya 3 hari sebelumnya)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;2. &lt;span style="color:red;"&gt;Posisi saat berhubungan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Posisi &lt;em&gt;knee chest&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;doggie   style&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:purple;"&gt;Posisi muka bertemu muka&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;3. &lt;span style="color:purple;"&gt;Penetrasi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:green;"&gt;Penetrasi dalam&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Penetrasi pendek&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;4. &lt;span style="color:blue;"&gt;Orgasme&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:fuchsia;"&gt;Istri orgasme lebih dulu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:green;"&gt;Hindari orgasme&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;5. &lt;span style="color:green;"&gt;Keteraturan hubungan seks&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;“Puasa” seks sementara&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:purple;"&gt;Seks teratur&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;6. &lt;span style="color:purple;"&gt;Makanan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:green;"&gt;Mengandung garam, daging merah,   acar, ikan, minyak zaitun, telur, jagung manis, roti soda, alpukat, pisang,   coklat, kentang, dll&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Yogurt, buah, sayur segar,   kacang-kacangan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;7. &lt;span style="color:red;"&gt;Membilas vagina&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;air + soda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0in; width: 159.75pt;" valign="top" width="213"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:purple;"&gt;air + cuka&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;1. Waktu berhubungan. Teori Akihito. Teori ini menegaskan pada kapan waktu berhubungan seksual. Dari karakteristik sperma Y yang usianya lebih pendek daripada sperma X, dan juga jalannya yang lebih cepat dari sperma X. Maka bisa disimpulkan jika ingin memperoleh anak laki-laki maka hubungan intim harus dilakukan mendekati, bertepatan atau segera setelah terjadi ovulasi (saat keluarnya sel telur dari indung telur). Dengan begitu, sperma Y yang masuk ke dalam rahim dapat langsung membuahi sel telur.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan untuk mendapatkan anak perempuan, hubungan intim sebaiknya dilakukan beberapa hari sebelum ovulasi terjadi. Oleh karena itu, hubungan intim sebaiknya mulai dilakukan 3 hari sebelumnya, sehingga pada saat ovulasi terjadi tinggal sperma X yang masih hidup dan membuahi sel telur. Metode ini memang tidak praktis karena istri harus tahu saat tepat berlangsungnya ovulasi. Untuk mengetahui masa subur kita, maka silahkan baca postingan saya &lt;u&gt;&lt;a href="http://desiemeilana.wordpress.com/2009/11/11/menghitung-masa-subur-sulitkah/"&gt;http://desiemeilana.wordpress.com/2009/11/11/menghitung-masa-subur-sulitkah/&lt;/a&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;2. Posisi saat berhubungan. Pada dasarnya, untuk mendapatkan anak perempuan lakukan posisi hubungan seks yang dapat memperlambat sperma masuk ke rahim dan saluran telur. Jadi hubungan intim dengan posisi saling berhadapan (posisi muka bertemu muka), istri di bawah dan suami di atas sebetulnya membuat sperma tidak bisa langsung menerobos ke mulut serviks (leher rahim). Dengan begitu waktu yang dibutuhkan sperma pun akan lebih lama dan hal ini lebih menguntungkan sperma X.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan untuk mendapatkan anak laki-laki, hubungan seks diarahkan agar penis mencapai vagina secara penuh dimana posisi tersebut dapat mempercepat masuknya sperma ke dalam vagina, rahim, dan saluran tuba sehingga sperma Y akan melewati lingkungan asam di vagina dan dapat secara cepat mencapai sel telur. Perlu diketahui, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kelahiran anak dengan jenis kelamin laki-laki memiliki kemungkinan yang lebih tinggi, yaitu mencapai 51%. Salah satu posisi itu adalah posisi &lt;em&gt;Knee-Chest&lt;/em&gt; (genu pektoral). Posisi ini diduga bisa membuat sperma Y meluncur cepat melalui liang vagina, rahim, dan sampai ke sel telur.  Posisi dimana suami bersetubuh dengan istri dari belakang ini disebut juga &lt;em&gt;doggie style&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;3. Penetrasi.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penetrasi Dalam. Semakin dalam penetrasi, maka semakin dekat jarak yang ditempuh sperma menuju sel telur. Bila suami bisa menekan sedalam-dalamnya saat ejakulasi berlangsung, hal ini bisa meningkatkan kemungkinan mendapat anak laki-laki. Selain itu, area dekat serviks bersifat basa, sehingga penetrasi dalam saat berhubungan akan mendekatkan sperma ke area ini dan area yang basa ini merupakan keadaan yang cocok buat sperma Y.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penetrasi Pendek. Penetrasi pendek dilakukan dengan cara mengangkat penis hingga ke ujung vagina saat suami mengalami ejakulasi. Tindakan ini berarti memperpanjang jarak sperma ke sel telur yang diduga akan menambah persentase kesempatan sperma X mengingat daya tahannya yang lebih kuat dari sperma Y, sehingga dimungkinkan untuk mendapatkan anak perempuan lebih besar.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;4. Orgasme.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Istri Orgasme Lebih Dulu. Biarkan istri mencapai orgasme lebih dahulu baru disusul suami. Cairan yang dihasilkan saat wanita mengalami orgasme akan lebih mendukung pergerakan sperma Y untuk lebih cepat sampai ke sel telur. Semakin cepat sampai akan semakin baik, karena usia sperma Y lebih pendek. Selain itu pada saat orgasme maka akan disekresikan substansi yang membuat daerah vagina bersifat basa. Sehingga cara ini lebih memungkinkan untuk mendapatkan anak laki-laki.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika ingin mendapatkan anak perempuan, maka hindari ogasme. Saat melakukan hubungan intim, usahakan agar ejakulasi terjadi sebelum istri mencapai orgasme. Tanpa orgasme, sekresi alkalis (pengeluaran substansi yang membuat daerah vagina bersifat basa) tidak terjadi dan ini akan membuat sperma Y mati sehingga menguntungkan sperma X yang punya daya tahan lebih baik.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;5. Seks Teratur. Dengan seks teratur, volume sperma yang keluar otomatis lebih sedikit karena tidak ada sperma yang ditabung. Hal ini diyakini akan meningkatkan kemungkinan mendapatkan anak perempuan. Mengapa? Sebelum mencapai sel telur, sperma harus melalui perjalanan berat. Sebagian sel sperma akan mati di perjalanan, terutama sperma Y yang berumur pendek. Akhirnya semakin lama jumlahnya akan semakin sedikit. Nah, untuk mendapatkan volume sperma yang sedikit, hubungan intim sebaiknya dilakukan setelah haid, setiap 2 hari sekali hingga 2-3 hari menjelang ovulasi. Dengan begitu, sperma X yang tahan lebih lama mungkin saja banyak yang masih tertinggal dan akan membuahi sel telur begitu ovulasi terjadi.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Puasa” Sementara. Untuk meningkatkan kuantitas volume spermanya, suami dianjurkan menabung spermanya atau tidak melakukan ejakulasi sekitar 7-8 hari. Dengan jumlah sperma yang lebih banyak per mililiternya, kemungkinan mendapatkan anak laki-laki juga meningkat. Puasa seks juga bertujuan menghindari kemungkinan tertinggalnya sperma X dari hubungan intim yang dilakukan beberapa hari sebelum masa ovulasi. Bila ada sperma X tertinggal dalam organ reproduksi wanita, begitu tiba masa ovulasi, ia dapat langsung membuahi sel telur. Berarti anak perempuanlah yang akan didapat. Sedangkan jika dalam seminggu sebelumnya puasa seks dijalankan, maka sperma Y memiliki kesempatan yang besar untuk membuahi sel telur.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;6. Memilih makanan. Banyak tips atau kiat untuk mendapatkan bayi laki-laki. Salah satunya adalah makanan. Anda sebaiknya merencanakan menu utama berikut: makanan mengandung garam, daging merah, acar, ikan, minyak zaitun, telur, jagung manis, roti soda, alpukat, buah ara, buah apricot, buah yang dikeringkan, kacang polong, jamur, dan sayuran zucchini. Pilihlah makanan yang terutama hewani, daging dan ikan, ini akan membuat suasana vagina ber PH basa.  Coba tetap diet anti-asam dan minum 2-3 cangkir teh hijau dimulai pada hari periode-mu berlalu. Makanan tinggi kalium juga baik untuk diamakan karena juga bersifat basa seperti pisang. Contoh makanan lain yang bersifat basa adalah coklat dan kentang.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mengkomsumsi makanan yang mengandung asam seperti yoghurt, buah dengan rasa asam, sayur segar dan kacang-kacangan juga membantu proses untuk mendapatkan bayi perempuan.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;7. Cara terakhir adalah  membilas vagina (menurut saya masih terdengar aneh dan terlalu memaksakan diri). Membilas dengan air + soda. Larutan untuk membilas dibuat dari campuran 1 gelas air + 2 sendok makan garam soda (natrium bikarbonat soda). Kenapa harus dibilas seperti itu? Seperti sudah disebutkan, kromosom X bersifat lebih tahan asam sedangan kromosom Y bersifat kurang tahan asam serta jalannya lebih cepat. Nah, pembilasan vagina dengan larutan garam soda bertujuan menurunkan kadar keasaman vagina, sehingga sperma Y lebih terjamin hidupnya dan bisa melewati liang vagina menuju rahim untuk membuahi sel telur.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Membasuh Vagina dengan air + cuka. Untuk meningkatkan kadar keasaman vagina, basuhlah daerah itu dengan 1 gelas air yang sudah dicampur 2 sendok makan asam cuka. Lingkungan vagina bersuasana asam diharapkan dapat mematikan sperma Y sehingga sperma X selamat sampai tujuan. Volume sperma X yang banyak dapat meningkatkan kemungkinan mendapatkan anak perempuan.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Yang perlu diingat juga adalah hindari alkohol dan rokok jika anda adalah laki2. Karena sperma sangat rentan/ rapuh. Laki-laki yang minum minuman keras dan merokok berat akan memiliki sperma Y lebih sedikit dan oleh karenanya akan lebih kecil kemungkinan untuk mendapatkan anak laki-laki. Sehingga di sinilah peran istri untuk menjauhkan suami dari kedua hal tadi.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Terlihat disini bahwa metode-metode di atas tujuannya satu yaitu sperma X ataukah Y yang ingin dipertahankan di dalam saluran reproduksi wanita dan yang diharapkan bisa bertemu (membuahi) ovum/ sel telur. Hal yang perlu diketahui adalah semua metode hanya dapat meningkatkan persentase keberhasilan. Tidak ada yang bisa menjamin 100 % bahwa nanti yang keluar pasti bayi laki-laki atau bayi perempuan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Wallahu a’lam…&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Selamat mencoba!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sumber : http://desiemeilana.wordpress.com/2009/12/01/tips-menentukan-jenis-kelamin-anak/#comment-126&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-4377381537888469133?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/4377381537888469133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/tips-menentukan-jenis-kelamin-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4377381537888469133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4377381537888469133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/tips-menentukan-jenis-kelamin-anak.html' title='Tips menentukan jenis kelamin anak,,'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S4I9LZj8MHI/AAAAAAAAAJQ/i3tqyO5EboE/s72-c/baby.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-8356451696291298096</id><published>2010-02-22T15:06:00.004+07:00</published><updated>2010-02-22T15:12:01.058+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><title type='text'>Hidayah itu mahal, Saudariku............</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S4I8R0EHZ5I/AAAAAAAAAJI/w5lqNuS0QFc/s1600-h/20278_1241850218467_1595684097_598075_7634860_s.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 130px; height: 97px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S4I8R0EHZ5I/AAAAAAAAAJI/w5lqNuS0QFc/s200/20278_1241850218467_1595684097_598075_7634860_s.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440977576548329362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hidayah itu mahal, saudariku,,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Oleh Ustadzah Ummu Ishaq Al Atsariyyah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pernahkah terpikirkan bahwa kita tengah berada dalam anugerah yang tiada ternilai dari Dzat yang memiliki kerajaan langit dan bumi, sementara begitu banyak orang yang dihalangi untuk memperolehnya?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kita bisa tahu ajaran yang benar dari agama Islam ini. Tahu ini haq, itu batil… Ini tauhid, itu syirik…. Ini sunnah, itu bid’ah… Lalu kita dimudahkan untuk mengikuti yang haq dan meninggalkan yang batil. Sementara, banyak orang tidak mengerti mana yang benar dan mana yang sesat, atau ada yang tahu tapi tidak dimudahkan baginya untuk mengamalkan al-haq, malah ia gampang berbuat kebatilan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kita dapat berjalan mantap di bawah cahaya yang terang-benderang, sementara banyak orang yang tertatih meraba dalam kegelapan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kita tahu apa tujuan hidup kita dan kemana kita &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; menuju. Sementara, ada orang-orang yang tidak tahu untuk apa sebenarnya mereka hidup. Bahkan kebanyakan mereka menganggap mereka hidup hanya untuk dunia, sekadar makan, minum, dan bersenang-senang di dalamnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Apa namanya semua yang kita miliki ini, wahai saudariku, kalau bukan anugerah terbesar, nikmat yang tiada ternilai? Inilah hidayah dan taufik dari Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada jalan-Nya yang lurus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dalam Tanzil-Nya, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;وَاللهُ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; “Allah memberikan hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.” (Al-Baqarah: 213)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Fadhilatusy Syaikh Al-’Allamah Muhammad ibnu Shalih Al-Utsaimin rahimahullahu menerangkan dalam tafsirnya bahwa hidayah di sini maknanya adalah petunjuk dan taufik. Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan hidayah ini kepada orang yang pantas mendapatkannya, karena segala sesuatu yang dikaitkan dengan kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala maka mesti mengikuti hikmah-Nya. Siapa yang beroleh hidayah maka memang ia pantas mendapatkannya. (Tafsir Al-Qur’anil Karim, 3/31)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Fadhilatusy Syaikh Shalih ibnu Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah ketika menjelaskan ayat:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; beliau berkata, “Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak meletakkan hidayah di dalam hati kecuali kepada orang yang pantas mendapatkannya. Adapun orang yang tidak pantas memperolehnya, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala mengharamkannya beroleh hidayah tersebut. Allah Yang Maha Mengetahui, Maha Memiliki hikmah, Maha Mulia lagi Maha Tinggi, tidak memberikan hidayah hati kepada setiap orang, namun hanya diberikannya kepada orang yang diketahui-Nya berhak mendapatkannya dan dia memang pantas. Sementara orang yang Dia ketahui tidak pantas beroleh hidayah dan tidak cocok, maka diharamkan dari hidayah tersebut.”&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Asy-Syaikh yang mulia melanjutkan, “Di antara sebab terhalangnya seseorang dari beroleh hidayah adalah fanatik terhadap kebatilan dan semangat kesukuan, partai, golongan, dan semisalnya. Semua ini menjadi sebab seseorang tidak mendapatkan taufik dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Siapa yang kebenaran telah jelas baginya namun tidak menerimanya, ia akan dihukum dengan terhalang dari hidayah. Ia dihukum dengan penyimpangan dan kesesatan, dan setelah itu ia tidak dapat menerima al-haq lagi. Maka di sini ada hasungan kepada orang yang telah sampai al-haq kepadanya untuk bersegera menerimanya. Jangan sampai ia menundanya atau mau pikir-pikir dahulu, karena kalau ia menundanya maka ia memang pantas diharamkan/dihalangi dari hidayah tersebut. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; “Maka tatkala mereka berpaling dari kebenaran, Allah memalingkan hati-hati mereka.” (Ash-Shaf: 5)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;وَنُقَلِّبُ أَفْئِدَتَهُمْ وَأَبْصَارَهُمْ كَمَا لَمْ يُؤْمِنُوا بِهِ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَنَذَرُهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; “Dan begitu pula Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al-Qur’an) pada awal kalinya dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat.” (Al-An’am: 110) [I’anatul Mustafid bi Syarhi Kitabit Tauhid, 1/357]&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Perlu engkau ketahui, hidayah itu ada dua macam:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; 1. Hidayah yang bisa diberikan oleh makhluk, baik dari kalangan para nabi dan rasul, para da’i atau selain mereka. Ini dinamakan hidayah irsyad (bimbingan), dakwah dan bayan (keterangan). Hidayah inilah yang disebutkan dalam ayat:&lt;/p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ&lt;/span&gt;&lt;p&gt;"Sesungguhnya engkau (ya Muhammad) benar-benar memberi hidayah/petunjuk kepada jalan yang lurus.” (Asy-Syura: 52)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;2. Hidayah yang hanya bisa diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, tidak selain-Nya. Ini dinamakan hidayah taufik. Hidayah inilah yang ditiadakan pada diri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, terlebih selain beliau, dalam ayat:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; “Sesungguhnya engkau (ya Muhammad) tidak dapat memberi hidayah/petunjuk kepada orang yang engkau cintai, akan tetapi Allah lah yang memberi hidayah kepada siapa yang Dia kehendaki.” (Al-Qashash: 56)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Yang namanya manusia, baik ia da’i atau selainnya, hanya dapat membuka jalan di hadapan sesamanya. Ia memberikan penerangan dan bimbingan kepada mereka, mengajari mereka mana yang benar, mana yang salah. Adapun memasukkan orang lain ke dalam hidayah dan memasukkan iman ke dalam hati, maka tak ada seorang pun yang kuasa melakukannya, karena ini hak Allah Subhanahu wa Ta’ala semata. (Al-Qaulul Mufid Syarhu Kitabit Tauhid, Ibnu Utsaimin, sebagaimana dinukil dalam Majmu’ Fatawa wa Rasa’il beliau, 9/340-341)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saudariku, bersyukurlah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala ketika engkau dapati dirimu termasuk orang yang dipilih-Nya untuk mendapatkan dua hidayah yang tersebut di atas. Karena berapa banyak orang yang telah sampai kepadanya hidayah irsyad, telah sampai padanya dakwah, telah sampai padanya al-haq, namun ia tidak dapat mengikutinya karena terhalang dari hidayah taufik. Sementara dirimu, ketika tahu al-haq dari al-batil, segera engkau pegang erat yang haq tersebut dan engkau empaskan kebatilan sejauh mungkin. Berarti hidayah taufik dari Rabbul Izzah menyertaimu. Tinggal sekarang, hidayah itu harus engkau jaga, karena ia sangat bernilai dan sangat penting bagi kehidupan kita. Ia harus menyertai kita bila ingin selamat di dunia, terlebih di akhirat. Bagaimana tidak? Sementara kita di setiap rakaat dalam shalat diperintah untuk memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala hidayah kepada jalan yang lurus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; “Tunjukilah (berilah hidayah) kami kepada jalan yang lurus.” (Al-Fatihah: 6)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bila timbul pertanyaan, bagaimana seorang mukmin meminta hidayah di setiap waktu shalatnya dan di luar shalatnya, sementara mukmin berarti ia telah beroleh hidayah? Bukankah dengan begitu berarti ia telah meminta apa yang sudah ada pada dirinya?&lt;br /&gt;Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullahu memberikan jawabannya: Allah Subhanahu wa Ta’ala membimbing hamba-hamba-Nya untuk meminta hidayah, karena setiap insan membutuhkannya siang dan malam. Seorang hamba butuh kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala setiap saat untuk mengokohkannya di atas hidayah, agar hidayah itu bertambah dan terus-menerus dimilikinya. Karena seorang hamba tidak dapat memberikan kemanfaatan dan tidak dapat menolak kemudaratan dari dirinya, kecuali apa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala kehendaki. Allah Subhanahu wa Ta’ala pun membimbing si hamba agar di setiap waktu memohon kepada-Nya pertolongan, kekokohan, dan taufik. Orang yang bahagia adalah orang yang diberi taufik oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk memohon hidayah, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan jaminan untuk mengabulkan permintaan orang yang berdoa kepada-Nya di sepanjang malam dan di pengujung siang. Terlebih lagi bila si hamba dalam kondisi terjepit dan sangat membutuhkan bantuan-Nya. Ini sebanding dengan firman-Nya:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا ءَامِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَى رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya…” (An-Nisa’: 136)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam ayat ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan orang-orang yang telah beriman agar tetap beriman. Ini bukanlah perintah untuk melakukan sesuatu yang belum ada, karena yang dimaukan dengan perintah beriman di sini adalah hasungan agar tetap tsabat (kokoh), terus-menerus dan tidak berhenti melakukan amalan-amalan yang dapat membantu seseorang agar terus di atas keimanan. Wallahu a’lam. (Tafsir Al-Qur’anil ‘Azhim, 1/38)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berbahagialah dengan hidayah yang Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan kepadamu dan jangan biarkan hidayah itu berlalu darimu. Mintalah selalu kekokohan dan keistiqamahan di atas iman kepada Dzat Yang Maha Mengabulkan doa. Teruslah mempelajari agama Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hadirilah selalu majelis ilmu. Dekatlah dengan ulama, cintai mereka karena Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bergaullah dengan orang-orang shalih dan jauhi orang-orang jahat yang dapat merancukan pemahaman agamamu serta membuatmu terpikat dengan dunia. Semua ini sepantasnya engkau lakukan dalam upaya menjaga hidayah yang Allah Subhanahu wa Ta’ala anugerahkan kepadamu. Satu lagi yang penting, jangan engkau jual agamamu karena menginginkan dunia, karena ingin harta, tahta, dan karena cinta kepada lawan jenis. Sekali-kali janganlah engkau kembali ke belakang. Kembali kepada masa lalu yang suram karena jauh dari hidayah dan bimbingan agama. Ingatlah:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; فَمَاذَا بَعْدَ الْحَقِّ إِلَّا الضَّلَالُ&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; “Maka tidak ada sesudah kebenaran itu melainkan kesesatan.” (Yunus: 32)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kata Al-Imam Al-’Allamah Muhammad Jamaluddin Al-Qasimi rahimahullahu, “Kebenaran dan kesesatan itu tidak ada perantara antara keduanya. Maka, siapa yang luput dari kebenaran mesti ia jatuh dalam kesesatan.” (Mahasinut Ta’wil, 6/24)&lt;br /&gt;Lalu apa persangkaanmu dengan orang yang tahu kebenaran dari kebatilan, semula ia berjalan di atas kebenaran tersebut, berada di dalam hidayah, namun kemudian ia futur (patah semangat, tidak menetapi kebenaran lagi, red.) dan lisan halnya mengatakan ‘selamat tinggal kebenaran’? Wallahul Musta’an. Sungguh setan telah berhasil menipu dan mengempaskannya ke jurang yang sangat dalam.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ya Allah, wahai Dzat Yang Membolak-balikkan hati tetapkanlah hati kami di atas agama-Mu, di atas ketaatan kepada-Mu. Amin ya Rabbal ‘alamin ….&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Wallahu a’lam bish-shawab.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sumber: http://www.asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&amp;amp;id_online=801&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-8356451696291298096?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/8356451696291298096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/hidayah-itu-mahal-saudariku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/8356451696291298096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/8356451696291298096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/hidayah-itu-mahal-saudariku.html' title='Hidayah itu mahal, Saudariku............'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S4I8R0EHZ5I/AAAAAAAAAJI/w5lqNuS0QFc/s72-c/20278_1241850218467_1595684097_598075_7634860_s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-5486994700070143686</id><published>2010-02-22T15:02:00.001+07:00</published><updated>2010-02-22T15:06:12.669+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Akhwatku Sayang..........</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhawatku Sayang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelibat mataku memandang tajam&lt;br /&gt;Lantas butiran airmata jatuh berguguran&lt;br /&gt;Melihat nasib pendukung agama,&lt;br /&gt;Yang lemas terus dibawa arus,&lt;br /&gt;globalisasi dan “kemodernan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhawatku Sayang,&lt;br /&gt;Wajah yang dulunya bersih,&lt;br /&gt;dicoret dengan warna-warni untaian dosa.&lt;br /&gt;Bibir yang dulunya suci,&lt;br /&gt;diwarnai pelbagai warna yang menggiurkan.&lt;br /&gt;Hijabmu ibarat senjata yang ampuh,&lt;br /&gt;turut disalahgunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhawatku Sayang,&lt;br /&gt;Tempat yang suci dijadikan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;medan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; pertandingan,&lt;br /&gt;dengan pameran busana yang memukau,&lt;br /&gt;gandingan fesyen dan warna yang garang,&lt;br /&gt;takkan terlepas dari lirikan mata yang memandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang lagi menarik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang lagi cantik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang lagi ramai peminat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar sedar, niat mula berubah,&lt;br /&gt;tanpamu mengizinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhawatku Sayang,&lt;br /&gt;Cantiknya wanita itu,&lt;br /&gt;bukan kerana ramainya lelaki yang memujamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cantiknya wanita itu,&lt;br /&gt;bukan kerana cantik dan mahalnya pakaian yang menutup auratmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cantiknya wanita itu,&lt;br /&gt;bukan kerana manjanya nada suaramu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cantiknya wanita itu,&lt;br /&gt;bukan kerana kelembutan yang bukan pada tempatmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cantiknya wanita itu,&lt;br /&gt;bukan kerana keberanian yang salah di sisi agamamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Akhawatku Sayang,&lt;br /&gt;Cantiknya wanita itu terletak&lt;br /&gt;pada bibirmu yang selalu berzikir,&lt;br /&gt;pada mukamu yang bersinar dengan cahaya wudhu,&lt;br /&gt;pada hatimu yang penuh rahmah dan taqwa,&lt;br /&gt;pada pendirianmu yang tak goyah,&lt;br /&gt;memperjuangkan agamamu,&lt;br /&gt;yang semakin hari semakin tenat,&lt;br /&gt;kerana madrasah utama ummah,&lt;br /&gt;hilang arah dan tujuan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhawatku Sayang,&lt;br /&gt;Mengapa harus berbangga diri,&lt;br /&gt;Tiada yang tinggal dalam jasadmu,&lt;br /&gt;kecuali rohmu yang suci,&lt;br /&gt;janganlah engkau kotorkan dengan palitan nafsu.&lt;br /&gt;Yang menjadi pinjaman pasti akan dipulangkan,&lt;br /&gt;kepada Pemiliknya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhawatku Sayang,&lt;br /&gt;Sudah engkau menjadi amaran fitnah,&lt;br /&gt;yang sudah termaktub sejak beribu tahun dahulu.&lt;br /&gt;Apakah engkau sanggup merealisasikan&lt;br /&gt;sebuah fitnah,&lt;br /&gt;yang mampu menggoncang keimanan&lt;br /&gt;setiap yang bernama lelaki?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhawatku Sayang,&lt;br /&gt;Bukan diskriminasi Tuhan,&lt;br /&gt;yang menciptakanmu sedemikian,&lt;br /&gt;kerana engkau ibarat mutiara yang bernilai.&lt;br /&gt;Yang sewajarnya dijaga rapi setiap ketika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selayaknya simpanlah kecantikanmu,&lt;br /&gt;kepada yang layak engkau pamerkan.&lt;br /&gt;Bahkan pahala yang bakal dikurnia,&lt;br /&gt;jika diberi pada tempatnya dan tepat orangnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="post-authorvcard"&gt;Diposkan oleh &lt;/span&gt;&lt;span class="fn"&gt;'Aisyah Rahmah Al-Tsaabitah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-5486994700070143686?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/5486994700070143686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/akhwatku-sayang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/5486994700070143686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/5486994700070143686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/akhwatku-sayang.html' title='Akhwatku Sayang..........'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-5920566228228782373</id><published>2010-02-19T14:49:00.001+07:00</published><updated>2010-02-19T14:53:27.870+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indahnya Islam'/><title type='text'>Batu mengapung di palestina</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S35DZzlKQCI/AAAAAAAAAI4/frF6QY6cpMo/s1600-h/22645_110119835665456_100000023203464_255557_3379935_a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 130px; height: 98px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S35DZzlKQCI/AAAAAAAAAI4/frF6QY6cpMo/s200/22645_110119835665456_100000023203464_255557_3379935_a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439859510531997730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Foto ini dibuat oleh seorang kawan sewaktu melawat ke Mesjid Al Aqsa (yang sebenarnya) di Yerusalem…Subhanallah….&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;Foto ini bisa lolos karena tidak diketahui oleh pihak keamanan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Israel&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang menjaga tempat tersebut dengan sangat ketat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; Bukti kebesaran Allah SWT, Batu tempat duduk Nabi Muhammad SAW pada Isra Mi’raj sampai kini masih etap melayang di udara. Pada saat Nabi Muhammad SAW melakukan Miraj batu tersebut ikut, tetapi Nabi Muhammad SAW menghentakkan kakinya pada batu tersebut, dengan maksud agar batu tersebut tidak ikut masuk.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; Kisah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tentang batu gantung tersebut yang berada dalam Masjid Umar come of the Rock) di lingkungan Mesjid Al Aqsha di Yerusalem.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; Sampai sekarang Mesjid Dome of the Rock ditutup untuk umum, dan kaum Yahudi membuat mesjid lain Al-Shakira tak jauh disebelahnya dengan kubah “emas” yang sering terlihat di poster-poster yang disebarkan keseluruh Dunia dimana-mana) dan disebut sebagai Al-Aqsha, untuk mengelabui umat Islam dimana mesjid Al Aqsha yang sebenarnya, yang Nabi Muhammad SAW pernah sebutkan Al-Aqsha sebagai “Mesjid Kubah biru”.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; Saat ini mesjid Al-Aqsha yang sebenarnya sudah diambil alih oleh pihak &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Israel&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, dan rencananya mau dihancurkan untuk diganti sebagai tempat ibadah mereka karena bersebelahan dengan tembok ratapan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-5920566228228782373?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/5920566228228782373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/batu-mengapung-di-palestina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/5920566228228782373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/5920566228228782373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/batu-mengapung-di-palestina.html' title='Batu mengapung di palestina'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S35DZzlKQCI/AAAAAAAAAI4/frF6QY6cpMo/s72-c/22645_110119835665456_100000023203464_255557_3379935_a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-6458711141604576372</id><published>2010-02-18T21:02:00.004+07:00</published><updated>2010-02-18T21:09:05.125+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='About Love'/><title type='text'>Permintaan Yang Tulus,,,</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S31JiKomN3I/AAAAAAAAAIw/GGuGqKK6Zc0/s1600-h/PELANGI.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S31JiKomN3I/AAAAAAAAAIw/GGuGqKK6Zc0/s200/PELANGI.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439584776252438386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;h3&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p&gt;Wanita Acuan Al-Quran Ialah Seorang wanita Yang Beriman&lt;br /&gt;Yang Hatinya Disaluti Rasa Taqwa Kepada Allah SWT&lt;br /&gt;Yang Sentiasa Haus Dengan Ilmu&lt;br /&gt;Yang Sentiasa Dahaga Dengan Pahala&lt;br /&gt;Yang Solatnya Adalah Merubah Dirinya&lt;br /&gt;Yang Tidak Pernah Takut Berkata Benar&lt;br /&gt;Yang Tidak Pernah Gentar Untuk Melawan Nafsu&lt;br /&gt;Wanita Acuan Al-Quran Ialah wanita Yang Menjaga Tuturkatanya&lt;br /&gt;Yang Tidak Bermegah Dengan Ilmu Yang Dimilikinya&lt;br /&gt;Yang Tidak Bermegah Dengan Harta Dunia Yang Dicarinya&lt;br /&gt;Yang Sentiasa Berbuat Kebaikan Karena Sifatnya Yang Pelindung&lt;br /&gt;Yang Mempunyai Banyak Kawan Dan Tidak Mempunyai Musuh Yang&lt;br /&gt;Bersifat Jembalang&lt;br /&gt;Wanita Acuan Al-Quran Ialah wanita Yang&lt;span class="fullpost"&gt; Menghormati Ibu-ayahnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang Sentiasa Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Dan Keluarga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang nanti akan Memelihara Keharmonisan Rumah tangga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang Akan Mendidik Anak-Anak Dan membantu suami Mendalami Agama Islam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang auratnya dikhaskan untuk suami tercinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang Mengamalkan Hidup Penuh Kesederhanaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Karena Dunia Baginya Adalah Rumah Sementara Menunggu Akhirat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Wanita Acuan Al-Quran Sentiasa Bersedia Untuk Agamanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang Hidup Di Bawah Naungan Al-Quran Dan Mencontoh Sifat Rasulullah SAW&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;serta wanita sufi yg digariskan dalam kalamullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang Boleh Diajak Bercengkrama Dan berbicara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang Sujudnya Penuh Kesyukuran Dengan Rahmat Allah Atas dirinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Wanita Acuan Al-Quran Tidak Pernah Menyia-nyiakan waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Matanya Jenuh Karena Membaca&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang Suaranya Lesu Karena Penat Mengaji Dan Berzikir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang Tidurnya Lena Dengan Cahaya Keimanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bangun Subuhnya Penuh Dengan Kecerdasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Karena Sehari Lagi Usianya Bertambah Penuh Kematangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Wanita Acuan Al-Quran Sentiasa Mengingat Mati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang baginya Hidup Di Dunia Adalah Ladang Akhirat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang Mana Buah Kehidupan Itu Perlu Diolah Dan Dijaga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Meneruskan Perjuangan Islam Sebelum Hari Kemudian Bersama Pangeran yang telah dihalalkan Rabbnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Wanita Acuan Al-Quran Ialah wanita Yang Tidak Mudah Terpesona&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dengan Buaian Dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Karena Dia Mengimpikan Syurga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Di Situlah Rumah Impiannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bersama Pangeran Pilihan Allah SWT&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Siapa yang Ingin Saya Temui:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kalau dalam hatimu ada sesuatu yang menjadi istimewa dari yang lainnya, mungkin inilah cinta. Kalau singgasana termegah&amp;amp;terindah di hatimu telah diduduki oleh sesuatu yang istimewa menurut dirimu, mungkin itulah cinta. Kalau kamu memiliki perasaan istimewa terhadap sesuatu, mungkin itulah cinta. Kalau kamu ngerasa cemburu apabila sesuatu yang istimewa yang telah terukir indah di hatimu tertambat ke hati yang lain, mungkin itulah cinta. Marah ketika ngga’ diperhatikan, rindu ketika lama ngga’ ketemu, sedih ketika ngga’ bisa memberikan yang terbaik, atau bahkan sampai nyawapun ikut pergi ketika sang kekasih hati “transmigrasi” ke dunia lain, mungkin itulah cinta. Simpelnya nih, apa yang kamu rasakan saat terjadi “pergolakan indah bercampur baur” maka itulah cinta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Cinta.....! begitulah orang menyebutnya. Kata yang begitu singkat, hanya 5 huruf, namun jangan pernah ditanya kedalaman maknanya. Begitu dalam makna cinta, sebaimana kehadirannya terlalu sulit untuk diterjemahkan ke dalam bahasa apapun. Sudah terlalu banyak orang mencoba membahasakan cinta, namun, hingga saat ini belum ada yang mampu memeberikan arti tuntas tentang hakikat cinta. Sesungguhnya yang dilakukan selama ini hanyalah sekedar persepsi, interprestasi, atau penafsiran dari hakikat cinta. Orang pun kemudian mengatakan cinta sebagai “misteri”. Ini adalah yang paling mudah yang bisa dikemukakan lantaran ketidakmampuan kita menerangkan makna cinta dengan bahasa yang obyektif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Memang sih, cinta sebenarnya ngga’ butuh untuk diterjemahkan, obyektifikasi, atau batasan seperti yang sering digunakan dalam tradisi keilmuan. Batasan cinta itu justru seringkali mendangkalkan makna cinta itu sendiri. Toh, apaun yang terjadi, kita semua udah pada pernah merasakan apa itu cinta, karna cinta memang selalu ada dalam diri kita. Banyak yang mengatakan bahwa manusia lari karna cinta&amp;amp;berakhir dengan cinta pula. Artinya, hidup hakikatnya adalah proses mencari cinta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Cinta....! entah bagaimana mengungkapkannya dalam kata. Kekuatan dahsyatnya sudah bukan rahasia. Dengan kekuatan cinta orang bisa memafkan, menerima, dan membenci. Dengan kekuatan cinta orang bisa mengorbankan diri atau membunuh orang lain. Banyak sudah kebohongan diciptakan, banyak pula monumen didirikan, semuanya seringkali mengatasnamakan cinta, baik itu cinta pada kekasih hati, kepada Tuhan, maupun cinta kepada tanah air.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Cinta....! tak jarang pula mengantarkan duka &amp;amp; menyajikan nestapa bagi para pemujanya. Tidak kurang lagu, sajak, puisi, pantun, dan legenda cinta diespresikan untuk mengungkapkan betapa sendu&amp;amp;syahdunya sisi dukanya cinta. Seringkali sakit hati karna cinta digambarkan melampaui pedihnya sakit apapun juga. Tapi, sepedih apapun resiko sebuah cinta, tak selangkahpun para laskar-laskar cinta mengundurkan dirinya dari dunia percintaan. Karena memang begitulah “Risalah Cinta”, apapun yang terjadi cinta tetaplah berada dalam posisi teratas dalam jiwa setiap manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tapi....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam buku Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan telah tuliskan dengan apik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Alangkah seringnya mentergesai kenikmatan tanpa ikatan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Membuat detik-detik di depan terasa hambar,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Belajar dari ahli puasa ada dua kebahagiaan baginya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Saat berbuka....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan saat Allah menyapa lembut memberikan pahala,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Inilah puasa panjangku syahwatku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kekuatan ada pada menahan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan rasa nikmat itu terasa, diwaktu buka yg penuh kejutan.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Coba saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kalau Allah yg menghalalkan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;setitis cicipan surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kan&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; menjadi shadaqah berpahala....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-6458711141604576372?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/6458711141604576372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/permintaan-yang-tulus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6458711141604576372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6458711141604576372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/permintaan-yang-tulus.html' title='Permintaan Yang Tulus,,,'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S31JiKomN3I/AAAAAAAAAIw/GGuGqKK6Zc0/s72-c/PELANGI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-9075279343706766280</id><published>2010-02-18T20:57:00.001+07:00</published><updated>2010-02-18T21:02:37.803+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Doa Seorang Muslimah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S31IZ9Ujb3I/AAAAAAAAAIo/VK1SzOtJNNk/s1600-h/akhwat1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 152px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S31IZ9Ujb3I/AAAAAAAAAIo/VK1SzOtJNNk/s200/akhwat1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439583535728127858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p&gt;Ya Rabbi,…&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Aku berdoa untuk seorang pria, yang menjadi bagian dari hidupku..&lt;br /&gt;Seorang pria yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau..&lt;br /&gt;Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seorang pria yang mempunyai sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menauladani sifat-sifat Agung-Mu…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seorang pria yang mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia…&lt;br /&gt;Seorang pria yang memiliki hati yang bijak bukan hanya sekedar otak yang cerdas…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku…&lt;br /&gt;Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah…&lt;br /&gt;Seorang pria yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi…&lt;br /&gt;Seorang pria yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika berada di sebelahnya…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya..&lt;br /&gt;Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya…&lt;br /&gt;Seorang pria yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya..&lt;br /&gt;Seorang pria yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dan aku juga meminta:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat pria itu bangga…&lt;br /&gt;Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMu, sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMu, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berikanlah sifatMu yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu bukan dari luar diriku..&lt;br /&gt;Berikanlah aku tanganMu sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya…&lt;br /&gt;Berikanlah aku penglihatanMu sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja…&lt;br /&gt;Berikan aku mulutMu yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMu dan pemberi semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari, dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan “Betapa besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna”…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kau tentukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-9075279343706766280?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/9075279343706766280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/doa-seorang-muslimah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/9075279343706766280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/9075279343706766280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/doa-seorang-muslimah.html' title='Doa Seorang Muslimah'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S31IZ9Ujb3I/AAAAAAAAAIo/VK1SzOtJNNk/s72-c/akhwat1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-3032181597317418469</id><published>2010-02-06T20:35:00.001+07:00</published><updated>2010-02-06T20:41:05.134+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengamatan Qu'/><title type='text'>Aduh kenapa mesti bunuh diri!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21xU7j5G3I/AAAAAAAAAIg/kVT4tH10Pe0/s1600-h/80857_korban_tewas_di_grand_indonesia_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21xU7j5G3I/AAAAAAAAAIg/kVT4tH10Pe0/s200/80857_korban_tewas_di_grand_indonesia_300_225.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435124929705614194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sudah beberapa hari ini media mengekspos kisah warga yang berani menghabiskan hidupnya dengan tragis yaitu dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BUNUH DIRI&lt;/span&gt;. Sekarang ini fenomena bunuh diri sudah makin ngetren, biasanya mereka yang mau bunuh diri dilakukan secara tersembunyi misalnya saja menggantungkan dirinya di pohon yang jarang orang lihat, minum baygon atau racun tikus dikamarnya, atau lagi menyayat nadi tangannya di rumah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi berbeda dengan kondisi sekarang para pelaku bunuh diri udah engga malu-malu melakukan ritual itu ( kayak apa aja ‘ritual’), maksud saya menghabiskan hidupnya secara terang-terangan. Udah gitu,, motif bunuh diri udah banyak macamnya ada yang karena factor ekonomi, masalah percintaan, masalah kepribadian, keluarga, atau tidak sembuhnya dari penyakit. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seperti halnya kisah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;reno&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan Ice Juniar yang melakukan bunuh dirinya di tempat keramaian yaitu di tempat perbelanjaan. Motif dari merekapun beraneka ragam, Ice Juniar yang dituturkan oleh keluarganya dia stress Karena ga bisa tidur sedangkan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;reno&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang dari keluarga mampu dan masih muda menghabiskan hidupnya karena merasakan kejenuhan hidup. Entahlah apa yang mereka pikirkan tapi yang pasti mereka orang-orang yang tidak memiliki pandangan hidup yang hakiki.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dari pandangan islam masalah bunuh diri sangat di perhatikan hingga Allah mengeluarkan ayat, &lt;/p&gt;  &lt;p dir="rtl" style="text-align: right; direction: rtl; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="AR-SA"&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ وَلا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا , وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ عُدْوَانًا وَظُلْمًا فَسَوْفَ نُصْلِيهِ نَارًا وَكَانَ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرًا&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal"&gt;“&lt;em&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. &lt;u&gt;Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu&lt;/u&gt;. Dan barang siapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.”&lt;/em&gt; (QS. An Nisa’: 29-30)   &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;Dan Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;pun bersabda,&lt;br /&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;مَنْ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;قَتَلَ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;نَفْسَهُ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;بِشَىْءٍ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;عُذِّبَ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;بِهِ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يَوْمَ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;الْقِيَامَةِ&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“&lt;em&gt;Barangsiapa yang membunuh dirinya sendiri dengan suatu cara yang ada di dunia, niscaya kelak pada hari kiamat Allah akan menyiksanya dengan cara seperti itu pula.&lt;/em&gt;” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;Ternyata orang yang mati bunuh diri dengan mencekik lehernya sendiri atau mati karena menusuk dirinya dengan benda tajam akan terjadi pula ketika nanti di akhirat,,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IIIhhhhh jadi ngeri,,,,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;الَّذِى&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يَخْنُقُ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;نَفْسَهُ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يَخْنُقُهَا&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;فِى&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;النَّارِ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;،&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;وَالَّذِى&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يَطْعُنُهَا&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يَطْعُنُهَا&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;فِى&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;النَّارِ&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“&lt;em&gt;Barangsiapa yang membunuh dirinya sendiri dengan mencekik lehernya, maka ia akan mencekik lehernya pula di neraka. Barangsiapa yang bunuh diri dengan cara menusuk dirinya dengan benda tajam, maka di neraka dia akan menusuk dirinya pula dengan cara itu.&lt;/em&gt;” (HR. Bukhari no. 1365)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, Nabi &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; bersabda, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;وَالَّذِى&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يَتَقَحَّمُ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;فِيهَا&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يَتَقَحَّمُ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;فِى&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;النَّارِ&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Barangsiapa yang menceburkan dirinya ke dalam api, maka Allah akan menyiksanya di neraka dengan cara menyeburkan diri dalam api pula.&lt;/em&gt;” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth dan Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini &lt;em&gt;&lt;b&gt;shahih&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sejujurnya saya sangat tertarik untuk membahas ini,,,,, karena saya pun di berikan cobaan hidup yaitu sakit yang belum kunjung sembuh masih mengharapkan dan berupaya bisa mencapai kesembuhan dengan berbagai macam usaha. Hingga waktu, materi, dan semuanya terkuras habis hanya karena ingin memperpanjang “UMUR”. Makanya saya heran dengan manusia yang begitu pendeknya hanya karena masalah sepele dia rela menghabiskan hidupnya begitu saja. Andai para pelaku bunuh diri bisa berkaca pada orang-orang yang dibawah mereka, seperti tidak punya harta, orang yang koma, bentuk tubuhnya yang tidak sempurna tapi masih menghargai hidup dengan cara kebahagian yang ia miliki. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hidup itu sudah begitu indah yang telah Allah berikan, maka janganlah kita menggoreskan sesuatu tinta hitam yang membuat keruh hidup kita.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kemudian ayat dan hadits tersebut sudah sangat jelas dan gamblang bahwa manusia yang bunuh diri akan merasakan pahitnya kematian di neraka nanti. Untuk itu seharusnya para pelaku baca dulu nih ayat dan hadits ini mungkin langsung berubah fikiran.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold;"&gt;Jadi di pikirkan dulu yah klo mau bunuh diri!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-3032181597317418469?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/3032181597317418469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/aduh-kenapa-mesti-bunuh-diri.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/3032181597317418469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/3032181597317418469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/aduh-kenapa-mesti-bunuh-diri.html' title='Aduh kenapa mesti bunuh diri!'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21xU7j5G3I/AAAAAAAAAIg/kVT4tH10Pe0/s72-c/80857_korban_tewas_di_grand_indonesia_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-910427404556623167</id><published>2010-02-03T11:41:00.003+07:00</published><updated>2010-02-03T11:47:32.227+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Wanita'/><title type='text'>Ketika Wanita Menggoda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2j_2rOIsLI/AAAAAAAAAH4/8s1XwO4tR7w/s1600-h/Wanita-Penggoda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 136px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2j_2rOIsLI/AAAAAAAAAH4/8s1XwO4tR7w/s200/Wanita-Penggoda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433874265202536626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Allah ta’ala menganugerahkan keindahan yang dimiliki wanita, di setiap pancaran perbuatan wanita memiliki kekhasan tertentu yang tidak dimiliki laki-laki. Misalnya saja lekukan tubuh wanita, tatapan panah wanita yang bisa menusuk jiwa, dan suara khas yang bisa menambah syahwat para laki-laki. Namun herannya wanita saat ini saat senang untuk bisa mengombar-ombar sesuatu yang ia miliki. Mulai dari acara TV, di jalan-jalan, di VCD para wanita begitu bangga dan seenaknya melenggokkan tubuhnya, membuka auratnya, dan nyanyi-nyanyi sendu yang membuat hati terpikat semua orang hingga tanpa sadar merasa tidak ada siksa dan tidak kenal dosa.&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Saya heran dengan penampilan remaja sekarang,, walo saya juga masih muda. Mereka dengan senangnya memakai pakaian celana atau rok-rok mini. Pernah saya lihat sorang wanita memarahi laki-laki di saat laki-laki itu melihat bagian pahanya yang mulus……”eh pak bisa ga tuh di jaga matanya, jgn jelalatan aja”. Lalu laki-laki itu berkata,, “ Ye, situ aje mba yang ngundang saya jadi jelalatan, makanya klo di tempat umum jgn pake rok mini kyk gitu. Klo pake, noh di kamar mandi”&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Hiks hiks,, lucu juga sih jadi ingat guru XMU Pak Zainuddin guru Agama (Semoga Allah memuliakanNya) yang dia lebih memilih memakai kendaraan bermotor daripada naik angkot karena takut dari matanya tambah dosa. Soalnya banyak wanita2 yang udah ga tau malu”. Serunya,,,&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Berarti benarlah sabda Rasulullah yang mulia dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, di mana beliau bersabda, &lt;em&gt;“Tidak pernah kutinggalkan sepeninggalku godaan yang lebih besar bagi kaum lelaki daripada wanita.” &lt;/em&gt;(HR. Bukhari Muslim)&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Ya, begitulah realitasnya, wanita menjadi sumber godaan yang telah banyak membuat lelaki bertekuk lutut dan terbenam dalam lumpur yang dibuat oleh syaitan untuk menenggelamkannya. Usaha-usaha untuk menggoda bisa secara halus, baik disadari maupun tidak, secara terang-terangan maupun berkedok seni. Tengoklah kisah Nabi Allah Yusuf &lt;em&gt;‘alaihis salam &lt;/em&gt;tatkala istri pembesar Mesir secara terang-terangan menggoda Beliau untuk diajak melakukan tindakan tidak pantas. Nabi Yusuf pun menolak dan berkata,&lt;em&gt; “Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukanku dengan baik.”&lt;/em&gt; (QS. Yusuf: 23)&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Perhatikanlah bagaimana Rasulullah telah mewanti-wanti kepada kita sekalian lewat sabda beliau, &lt;em&gt;“Hati-hatilah pada dunia dan hati-hatilah pada wanita karena fitnah pertama bagi Bani Isroil adalah karena wanita.”&lt;/em&gt; (HR. Muslim) &lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Kini, di era globalisasi, ketika arus informasi begitu deras mengalir, godaan begitu gampang masuk ke rumah-rumah kita. Cukup dengan membuka surat kabar dan majalah, atau dengan mengklik tombol &lt;em&gt;remote control&lt;/em&gt;, godaan pun hadir di tengah-tengah kita tanpa permisi, menampilkan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok memamerkan aurat yang semestinya dijaga.&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Lalu, sebagian muslimah ikut-ikutan terbawa oleh propaganda &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; hidup seperti ini. Pakaian kehormatan dilepas, diganti dengan pakaian-pakaian ketat yang membentuk lekuk tubuh, tanpa merasa risih. Godaan pun semakin kencang menerpa, dan pergaulan bebas menjadi hal biasa. Maka, kita perlu merenungkan dua bait syair yang diucapkan oleh Sufyan Ats-Tsauri: “Kelezatan-kelezatan yang didapati seseorang dari yang haram, toh akan hilang juga, yang tinggal hanyalah aib dan kehinaan, segala kejahatan akan meninggalkan bekas-bekas buruk, sungguh tak ada kebaikan dalam kelezatan yang berakhir dengan siksaan dalam neraka.”&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Seorang ulama yang masyhur, Ibnul Qayyim pun memberikan nasihat yang sangat berharga: “Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa ta’ala&lt;/em&gt; telah menjadikan mata itu sebagai cerminan hati. Apabila seorang hamba telah mampu meredam pandangan matanya, berarti hatinya telah mampu meredam gejolak syahwat dan ambisinya. Apabila matanya jelalatan, hatinya juga akan liar mengumbar syahwat…”&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Semoga kita bisa menjaga akhlak kita sebagai wanita untuk tidak berperilaku seperti wanita-wanita yang dengan mudahnya mempertontonkan keindahan yang dimiliki, sehingga kita terhindar dari bagian wanita penghuni neraka. Amin&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Oh yah, karena posting ini berkaitan dengan laki-laki yang gampang tergoda dengan keelokkan wanita, maka sebaiknya baca artikel "&lt;a href="http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/bukan-pria-idaman.html"&gt;bukan pria idaman&lt;/a&gt;", tinggal KLIK bagi kita wanita-wanita yang belum menikah. Agar kita bisa membentingi keluarga menjadi keluarga SAMARA (Sakinah Mawaddah Waro’mah) dengan memilih laki-laki yang tepat.&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Amin. &lt;em&gt;Wallahul Musta’an&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;***&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-910427404556623167?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/910427404556623167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/ketika-wanita-menggoda.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/910427404556623167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/910427404556623167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/ketika-wanita-menggoda.html' title='Ketika Wanita Menggoda'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2j_2rOIsLI/AAAAAAAAAH4/8s1XwO4tR7w/s72-c/Wanita-Penggoda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-540054822551533674</id><published>2010-02-03T11:34:00.001+07:00</published><updated>2010-02-03T11:41:38.844+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Wanita'/><title type='text'>Bukan Pria Idaman,,,,</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2j-WjhIqII/AAAAAAAAAHw/fGXwTsk3RiA/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 98px; height: 107px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2j-WjhIqII/AAAAAAAAAHw/fGXwTsk3RiA/s200/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433872613867300994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Manusia idaman sejati adalah makhluk langka. Begitu banyak ujian dan rintangan untuk menjadi seorang idaman sejati. Kebalikannya, yang bukan idaman malah tersebar ke mana-mana. Inilah yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini. Siapakah pria yang tidak pantas menjadi idaman dan tambatan hati? Apa saja ciri-ciri mereka? Mudah-mudahan -dengan izin Allah- kami dapat mengungkapkannya pada tulisan yang singkat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Ciri Pertama: Akidahnya Amburadul&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara ciri pria semacam ini adalah ia punya prinsip bahwa jika cinta ditolak, maka dukun pun bertindak. Jika sukses dan lancar dalam bisnis, maka ia pun menggunakan jimat-jimat. Ingain buka usaha pun ia memakai pelarisan. Jika berencana nikah, harus menghitung hari baik terlebih dahulu. Yang jadi kegemarannya agar hidup lancar adalah mempercayai ramalan bintang agar semakin PD dalam melangkah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; Inilah ciri pria yang tidak pantas dijadikan idaman. Akidah yang ia miliki sudah jelas adalah akidah yang rusak.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; Ibnul Qayyim mengatakan, “Barangsiapa yang hendak meninggikan bangunannya, maka hendaklah dia mengokohkan pondasinya dan memberikan perhatian penuh terhadapnya. Sesungguhnya kadar tinggi bangunan yang bisa dia bangun adalah sebanding dengan kekuatan pondasi yang dia buat. Amalan manusia adalah ibarat bangunan dan pondasinya adalah iman.” (Al Fawaid)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; Berarti jika aqidah dan iman seseorang rusak -padahal itu adalah pokok atau pondasi-, maka bangunan di atasnya pun akan ikut rusak. Perhatikanlah hal ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Ciri Kedua: Menyia-nyiakan Shalat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak shalat jama'ah di masjid juga menjadi ciri pria bukan idaman. Padahal shalat jama'ah bagi pria adalah suatu kewajiban sebagaimana disebutkan dalam al Qur'an dan berbagai hadits. Berikut di antaranya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah, seorang lelaki buta datang kepada Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dan berkata,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ لَيْسَ لِى قَائِدٌ يَقُودُنِى إِلَى الْمَسْجِدِ. فَسَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنْ يُرَخِّصَ لَهُ فَيُصَلِّىَ فِى بَيْتِهِ فَرَخَّصَ لَهُ فَلَمَّا وَلَّى دَعَاهُ فَقَالَ « هَلْ تَسْمَعُ النِّدَاءَ بِالصَّلاَةِ ». فَقَالَ نَعَمْ. قَالَ « فَأَجِبْ ».&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;”&lt;em&gt;Wahai Rasulullah, saya tidak memiliki penunjuk jalan yang dapat mendampingi saya untuk mendatangi masjid.” Maka ia meminta keringanan kepada Rasulullah untuk tidak shalat berjama'ah dan agar diperbolehkan shalat di rumahnya. Kemudian Rasulullah memberikan keringanan kepadanya. Namun ketika lelaki itu hendak beranjak, Rasulullah memanggilnya lagi dan bertanya, “Apakah kamu mendengar adzan?” Ia menjawab, ”Ya”. Rasulullah bersabda, ”Penuhilah seruan (adzan) itu.&lt;/em&gt;” (HR. Muslim). Orang buta ini tidak dibolehkan shalat di rumah apabila dia mendengar adzan. Hal ini menunjukkan bahwa memenuhi panggilan adzan adalah dengan menghadiri shalat jama’ah. Hal ini ditegaskan kembali dalam hadits Ibnu Ummi Maktum. Dia berkata,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ الْمَدِينَةَ كَثِيرَةُ الْهَوَامِّ وَالسِّبَاعِ. فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « أَتَسْمَعُ حَىَّ عَلَى الصَّلاَةِ حَىَّ عَلَى الْفَلاَحِ فَحَىَّ هَلاَ ».&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Wahai Rasulullah, di Madinah banyak sekali tanaman dan binatang buas. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah kamu mendengar seruan adzan hayya ‘alash sholah, hayya ‘alal falah? Jika iya, penuhilah seruan adzan tersebut&lt;/em&gt;”.” (HR. Abu Daud. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Lihatlah laki-laki tersebut memiliki beberapa udzur: [1] dia adalah seorang yang buta, [2] dia tidak punya teman sebagai penunjuk jalan untuk menemani, [3] banyak sekali tanaman, dan [4] banyak binatang buas. Namun karena dia mendengar adzan, dia tetap diwajibkan menghadiri shalat jama’ah. Walaupun punya berbagai macam udzur semacam ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap memerintahkan dia untuk memenuhi panggilan adzan yaitu melaksanakan shalat jama’ah di masjid. Bagaimana dengan orang yang dalam keadaan tidak ada udzur sama sekali, masih diberi kenikmatan penglihatan dan sebagainya?!&lt;br /&gt;Imam Asy Syafi'i sendiri mengatakan, “&lt;em&gt;Adapun shalat jama’ah, aku tidaklah memberi keringanan bagi seorang pun untuk meninggalkannya kecuali bila ada udzur.&lt;/em&gt;” (Ash Sholah wa Hukmu Tarikiha, hal. 107)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika pria yang menyia-nyiakan shalat berjama'ah di masjid saja bukan merupakan pria idaman, lantas bagaimana lagi dengan pria yang tidak menjalankan shalat berjama'ah sendirian maupun secara berjama'ah?!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Seorang ulama besar, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, dalam kitabnya Ash Sholah wa Hukmu Tarikiha, hal. 7, mengatakan, ”&lt;em&gt;Kaum muslimin tidaklah berselisih pendapat (sepakat) bahwa meninggalkan shalat wajib (shalat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; waktu) dengan sengaja adalah dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, zina, mencuri, dan minum minuman keras. Orang yang meninggalkannya akan mendapat hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat.&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Ciri Ketiga: Sering Melotot &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Sini&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah ciri berikutnya, yaitu pria yang sulit menundukkan pandangan ketika melihat wanita. Inilah ciri bukan pria idaman. Karena Allah &lt;em&gt;Ta'ala &lt;/em&gt;berfirman,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat".&lt;/em&gt;” (QS. An Nur: 30)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kepada para pria yang beriman untuk menundukkan pandangan dari hal-hal yang diharamkan yaitu wanita yang bukan mahrom. Namun jika ia tidak sengaja memandang wanita yang bukan mahrom, maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya.&lt;br /&gt;Dari Jarir bin Abdillah, beliau mengatakan,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ نَظَرِ الْفُجَاءَةِ فَأَمَرَنِى أَنْ أَصْرِفَ بَصَرِى.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja). Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku&lt;/em&gt;.” (HR. Muslim no. 5770)&lt;br /&gt;Boleh jadi laki-laki tersebut jika telah menjadi suami malah memandang lawan jenisnya sana-sini ketika istrinya tidak melihat. Kondisi seperti ini pun telah ditegur dalam firman Allah,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;يَعْلَمُ خَائِنَةَ الْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُورُ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“&lt;em&gt;Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.&lt;/em&gt;” (QS. Ghofir: 19)&lt;br /&gt;Ibnu 'Abbas ketika membicarakan ayat di atas, beliau mengatakan bahwa yang disebutkan dalam ayat tersebut adalah seorang yang bertamu ke suatu rumah. Di rumah tersebut ada wanita yang berparas cantik. Jika tuan rumah yang menyambutnya memalingkan pandangan, maka orang tersebut melirik wanita tadi. Jika tuan rumah tadi memperhatikannya, ia pun pura-pura menundukkan pandangan. Dan jika tuan rumah sekali lagi berpaling, ia pun melirik wanita tadi yang berada di dalam rumah. Jika tuan rumah sekali lagi memperhatikannya, maka ia pun pura-pura menundukkan pandangannya. &lt;em&gt;Maka sungguh Allah telah mengetahui isi hati orang tersebut yang akan bertindak kurang ajar&lt;/em&gt;. Kisah ini diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dan disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam Tafsirnya (12/181-182).&lt;br /&gt;Ibnu 'Abbas mengatakan, “&lt;em&gt;Allah itu mengetahui setiap mata yang memandang apakan ia ingin khianat ataukah tidak.&lt;/em&gt;” Demikian pula yang dikatakan oleh Mujahid dan Qotadah. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 12/182, Darul Qurthubah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Ciri Keempat: Senangnya Berdua-duaan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sikap pria yang tidak baik yang sering mengajak pasangannya yang belum halal baginya untuk berdua-duaan (baca: berkhalwat). Berdua-duaan (khokwat) di sini bisa pula bentuknya tanpa hadir dalam satu tempat, namun lewat pesan singkat (sms), lewat kata-kata mesra via FB dan lainnya. Seperti ini pun termasuk semi kholwat yang juga terlarang.&lt;br /&gt;Dari Ibnu Abbas, Nabi &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam &lt;/em&gt;bersabda, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ مَعَ ذِى مَحْرَمٍ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“&lt;em&gt;Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali jika bersama mahromnya.&lt;/em&gt;” (HR. Bukhari, no. 5233)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; Rasulullah&lt;em&gt; shallallahu ‘alaihi wa sallam &lt;/em&gt;bersabda, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ لاَ تَحِلُّ لَهُ ، فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ ، إِلاَّ مَحْرَمٍ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“&lt;em&gt;Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya.”&lt;/em&gt; (HR. Ahmad no. 15734. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shohih ligoirihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Ciri Kelima: Tangan Suka Usil&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga bukan ciri pria idaman. Tangannya suka usil menyalami wanita yang tidak halal baginya. Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam &lt;/em&gt;pun ketika berbaiat dan kondisi lainnya tidak pernah menyentuh tangan wanita yang tidak halal baginya.&lt;br /&gt;Dari Abdulloh bin ‘Amr, ”&lt;em&gt;Sesungguhnya Rasulullah tidak pernah berjabat tangan dengan wanita ketika berbaiat.&lt;/em&gt;” (HR. Ahmad dishohihkan oleh Syaikh Salim dalam Al Manahi As Syari’ah)&lt;br /&gt;Dari Umaimah bintu Ruqoiqoh dia berkata, ”&lt;em&gt;Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya aku tidak pernah menjabat tangan para wanita, hanyalah perkataanku untuk seratus orang wanita seperti perkataanku untuk satu orang wanita&lt;/em&gt;.” (HR. Tirmidzi, Nasai, Malik dishohihkan oleh Syaikh Salim Al Hilaliy)&lt;br /&gt;Zina tangan adalah dengan menyentuh lawan jenis yang bukan mahrom sehingga ini menunjukkan haramnya. Dari Abu Hurairah &lt;em&gt;radhiyallahu ‘anhu &lt;/em&gt;, Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; bersabda, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“&lt;em&gt;Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.&lt;/em&gt;” (HR. Muslim no. 6925)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Ciri Keenam: Tanpa Arah yang Jelas&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam &lt;/em&gt;bersabda, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;كَفَى بِالْمَرْءِ إِثْمًا أَنْ يَحْبِسَ عَمَّنْ يَمْلِكُ قُوتَهُ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“&lt;em&gt;Seseorang dianggap telah berdosa jika ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya.&lt;/em&gt;” (HR. Muslim no. 996)&lt;br /&gt;Berarti kriteria pria idaman adalah ia bertanggungjawab terhadap istrinya dalam hal nafkah.&lt;br /&gt;Sehingga seorang pria harus memiliki jalan hidup yang jelas dan tidak boleh ia hidup tanpa arah yang sampai menyia-nyiakan tanggungannya. Sejak dini atau pun sejak muda, ia sudah memikirkan bagaimana kelak ia bisa menafkahi istri dan anak-anaknya. Di antara bentuk persiapannya adalah dengan belajar yang giat sehingga kelak bisa dapat kerja yang mapan atau bisa berwirausaha mandiri.&lt;br /&gt;Begitu pula hendaknya ia tidak melupakan istrinya untuk diajari agama. Karena untuk urusan dunia mesti kita urus, apalagi yang sangkut pautnya dengan agama yang merupakan kebutuhan ketika menjalani hidup di dunia dan akhirat. Sehingga sejak dini pun, seorang pria sudah mulai membekali dirinya dengan ilmu agama yang cukup untuk dapat mendidik istri dan keluarganya.&lt;br /&gt;Sehingga dari sini, seorang pria yang kurang memperhatikan agama dan urusan menafkahi istrinya patut dijauhi karena ia sebenarnya bukan pria idaman yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan tulisan ini bisa sebagai petunjuk bagi para wanita muslimah yang ingin memilih laki-laki yang pas untuk dirinya. Dan juga bisa menjadi koreksi untuk pria agar selalu introspeksi diri. Nasehat ini pun bisa bermanfaat bagi setiap orang yang sudah berkeluarga agar menjauhi sifat-sifat keliru di atas. Semoga Allah memudahkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-540054822551533674?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/540054822551533674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/bukan-pria-idaman.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/540054822551533674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/540054822551533674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/bukan-pria-idaman.html' title='Bukan Pria Idaman,,,,'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2j-WjhIqII/AAAAAAAAAHw/fGXwTsk3RiA/s72-c/5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-7077790184490214296</id><published>2010-02-03T11:20:00.001+07:00</published><updated>2010-02-03T11:24:28.906+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Wanita'/><title type='text'>Karenanya Kau Ku Pilih,,,,</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2j6bprC2_I/AAAAAAAAAHg/0axRU1rbGZw/s1600-h/valentine-day-flowers.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2j6bprC2_I/AAAAAAAAAHg/0axRU1rbGZw/s200/valentine-day-flowers.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433868303372311538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p&gt;Begitu banyakkah wanita yang belum menemukan jodohnya. Sungguh suatu fenomena yang memprihatinkan. Bukankah pernikahan merupakan kebutuhan mendasar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semua orang menginginkan dan merindukan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lepas dari jumlah perempuan yang semakin membengkak, tentu tak luput dari faktor kriteria pilihan &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tidak bisa dipungkiri lelaki biasanya memasang setumpuk kriteria calon istrinya, begitupun dengan wanita punya segudang syarat untuk calon suaminya. Tidak jarang saking ketat dan tingginya kriteria mengakibatkan jodoh sebatas angan-angan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembang, sebut saja begitu, usia sudah merayap pada angka 40-an tahun. Berkali-kali proses pernikahannya gagal. Cantik memang tidak dimilikinya, tinggi juga kurang, kekayaan pun tidak  bisa diharapkan, parahnya lagi dia juga bukan tipe wanita yang rajin mengkaji ilmu agama dan akhlak. Hari-harinya dilalui dengan penuh tanda tanya, kapankah suami akan diperolehnya &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SIAPA MENOLAK SALIHAH?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berkaca dari kasus ini sudah semestinya kalau kaum muslimah menggali potensi untuk meningkatkan kualitas diri. Cantik dan tidak memang sudah dari sananya, demikian juga dengan kecerdasan, tingkat sosial, dan semacamnya. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang bisa dikembangkan sehingga menjadi muslimah berkualitas. Perhatian kepada ilmu agama disertai tentunya dengan penempaan diri sehingga menghasilkan akhlak yang mulia. Tiada pilihan kecuali menjadi wanita yang salihah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Cantik&lt;/strong&gt;, yang biasanya dijadikan patokan utama oleh kebanyakan orang, tanpa disertai sifat keshalihatan bisa berbahaya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pintar&lt;/strong&gt; juga akan merepotkan bila tidak dikawal oleh akhlak yang baik, bisa menjadi wanita yang panjang lidah, tidak sopan dan beradab, atau selalu menjadi pembangkang. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Begitu juga yang berharta&lt;/strong&gt;, tanpa bimbingan agama, kekayaannya sering tidak membawa manfaat, bahkan sebaliknya menjadi bencana. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Status sosial&lt;/strong&gt; yang tidak dibarengi kualitas agama yang baik hanya akan memunculkan sifat keangkuhan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berbeda dengan wanita salihat; tanpa kecantikan, kekayaan, kepintaran dan status sosial akan tetap mendatangkan kebaikan. Lebih-lebih bila disertai oleh satu atau lebih sifat yang empat itu, tentu akan menjadi primadona. Siapa yang tidak ingin menikah dengan wanita kaya, cantik, pintar dan terpandang, salihat lagi&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;INILAH WANITA PILIHAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi tuntunan dalam memilih wanita yang akan dijadikan sebagai istri. Bukan sekedar memilih yang pintar, tapi pria mesti pintar memilih dan wanita pun harus berlaku pintar agar menjadi sosok pilihan. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan beberapa sifat seorang wanita salihah, pendek tapi cukup untuk menjadi pedoman bagi muslimah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;“Apakah kalian mau saya beritahu tentang simpanan seseorang yang yang paling berharga? Yaitu wanita salihah yang (suaminya) menjadi bahagia bila memandangnya, bila diperintah segera dipenuhi, dan bila suaminya tidak ada dia menjaga kehormatannya.”&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt; (riwayat Ahmad)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Inilah yang akan menjadikan seorang wanita sebagai pilihan, simpanan nan berharga:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Taat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seorang gadis yang terbiasa taat pada orang tua, akan mudah taat pada suami ketika sudah menikah nanti. Selama perintah suaminya adalah ma’ruf (tidak menyelisihi syariat) dia segera melaksanakannya. Bila perintah tersebut tidak berkenan, akan dicarinya waktu yang tepat untuk meyakinkan suami agar mengurungkan perintahnya tanpa dibarengi bantahan, penentangan, atau pemaksaan kehendak.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Enak Dipandang&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tidak harus cantik. Dengan mengoptimalkan segala potensi yang dimilikinya seorang wanita akan membuat senang suami yang memandangnya. Dia akan mampu membuat suaminya merasa nyaman, tenang dan puas. Rasa lelah yang dirasakan suami setelah bekerja seharian sirna oleh sambutan sang istri. Dengan begitu suami tidak akan berbuat yang tidak-tidak ketika di luar rumah. Hal ini akan mudah dilakukan oleh wanita yang terbiasa bersikap manis dan murah senyum kepada orang tuanya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Cinta dan Pasrah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seorang pria tentu berharap mendapat seorang istri yang mampu mencintai sepenuh hati dan bersikap pasrah. Wanita yang dalam berbuat dan bertingkah laku selalu berupaya menyenangkan suami dan menjauhi hal-hal yang mendatangkan kebenciannya. Kalau suami, saat di rumah, tidak mendapatkan istri yang bersikap manis, penuh kasih, bersih, senantiasa tersenyum memikat, perkataan indah, penuh cinta nan suci, akhlak islami serta sentuhan tangan yang penuh kasih sayang, maka di mana lagi dia bisa mendapatkannya?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Suka Membantu&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Wanita salihah adalah yang selalu mengajak suaminya pada kebaikan agama dan dunianya. Bukannya memberatkan, namun justru mengingatkan suami untuk selalu berlaku taat pada Allah subhanahu wa ta’ala, serta memberikan saran dan pendapat demi kemajuan usaha sang suami.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu ‘anha, istri pertama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sekaligus ibu kita semua, merupakan teladan wanita pilihan. Beliau sumbangkan harta dan perhatiannya untuk perjuangan Rasulullah, menyantuni kerabat dan selalu menyambung silaturahmi. Akankah Anda mewarisi sifat dan perilakunya? Kalau ya, karenanyalah engkau dipilih&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-7077790184490214296?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/7077790184490214296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/karenanya-kau-ku-pilih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/7077790184490214296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/7077790184490214296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/karenanya-kau-ku-pilih.html' title='Karenanya Kau Ku Pilih,,,,'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2j6bprC2_I/AAAAAAAAAHg/0axRU1rbGZw/s72-c/valentine-day-flowers.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-4649621365377249350</id><published>2010-02-03T11:13:00.001+07:00</published><updated>2010-02-03T11:20:28.459+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan'/><title type='text'>Faedah nikah muda, nihhh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2j5YgEJ6nI/AAAAAAAAAHY/I226RKj_Pl8/s1600-h/15531_1155822464937_1508996135_30397686_4831762_s.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 88px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2j5YgEJ6nI/AAAAAAAAAHY/I226RKj_Pl8/s200/15531_1155822464937_1508996135_30397686_4831762_s.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433867149742041714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam dan satu-satunya layak untuk disembah. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Kali ini saya akan memaparkan faedah nikah di usia muda. Mungkin tulisan ini bisa menjadi inspirasi bagi sahabat-sahabat saya yang selalu menunda-nunda menikah hanya karena alasan-alasan klasik padahal di lihat dari segi umur, pekerjaan, mental sudah sangat siap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berikut penjelasan yang bagus dari ulama besar &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Saudi Arabia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, Syaikh Sholih bin Fauzan bin 'Abdillah Al Fauzan -&lt;em&gt;hafizhohullah&lt;/em&gt;- yang saya kutip dari Web Sahab.net (arabic). &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;[Faedah pertama: Hati semakin tenang dan sejuk dengan adanya istri dan anak]&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di antara faedah segera menikah adalah lebih mudah menghasilkan anak yang dapat menyejukkan jiwa. Allah &lt;em&gt;Ta'ala&lt;/em&gt; berfirman,&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;وَالَّذِينَ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;يَقُولُونَ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;رَبَّنَا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;هَبْ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;لَنَا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;مِنْ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;أَزْوَاجِنَا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;وَذُرِّيَّاتِنَا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;قُرَّةَ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;أَعْيُنٍ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. &lt;/em&gt;” (QS. Al Furqon: 74)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Istri dan anak adalah penyejuk hati. Oleh karena itu, Allah -subhanahu wa ta'ala- menjanjikan dan mengabarkan bahwa menikah dapat membuat jiwa semakin tentram. Dengan menikah seorang pemuda akan merasakan ketenangan, oleh karenanya ia pun bersegera untuk menikah.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;هَبْ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;لَنَا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;مِنْ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;أَزْوَاجِنَا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;وَذُرِّيَّاتِنَا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;قُرَّةَ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;أَعْيُنٍ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. &lt;/em&gt;” (QS. Al Furqon: 74)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Demikian pula dengan anak. Allah pun mengabarkan bahwa anak adalah separuh dari perhiasan dunia sebagaimana firman-Nya,&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;الْمَالُ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;وَالْبَنُونَ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;زِينَةُ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;الْحَيَاةِ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;الدُّنْيَا&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Harta dan anak-anak adalah &lt;u&gt;perhiasan kehidupan dunia &lt;/u&gt;tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. &lt;/em&gt;” (QS. Al Kahfi: 46)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Anak adalah perhiasan kehidupan dunia. Setiap manusia pasti menginginkan perhiasan yang menyejukkan pandangan. Sebagaimana manusia pun begitu suka mencari harta, ia pun senang jika mendapatkan anak. Karena anak sama halnya dengan harta dunia, yaitu sebagai perhiasan kehidupan dunia. Inilah faedah memiliki anak dalam kehidupan dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sedangkan untuk kehidupan akhirat, anak yang sholih akan terus memberikan manfaat kepada kedua orang tuanya, sebagaimana Nabi &lt;em&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam &lt;/em&gt;bersabda,&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;إذا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;مات&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;ابن&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;آدم&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;انقطع&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;عمله&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;إلا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;من&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;ثلاث&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; : &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;علم&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;ينتفع&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;به&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;،&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;أو&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;صدقة&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;جارية&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;،&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;أو&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;ولد&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;صالح&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;يدعو&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;له&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Jika manusia itu mati, maka amalannya akan terputus kecuali tiga perkara: [1] ilmu yang bermanfaat, [2] sedekah jariyah, dan [3] anak sholih yang selalu mendoakannya.”&lt;sup&gt;1&lt;/sup&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hal ini menunjukkan bahwa anak memberikan faedah yang besar dalam kehidupan dunia dan nanti setelah kematian.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;[Faedah kedua: Bersegera nikah akan mudah memperbanyak umat ini]&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Faedah lainnya, bersegera menikah juga lebih mudah memperbanyak anak, sehingga umat Islam pun akan bertambah banyak. Oleh karena itu, setiap manusia dituntut untuk bekerjasama dalam nikah membentuk masyarakat Islami. Nabi &lt;em&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam &lt;/em&gt;bersabda,&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;تزوجوا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;فإني&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;مكاثر&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;بكم&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;يوم&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;القيامة&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Menikahlah kalian. Karena aku begitu bangga dengan banyaknya umatku pada hari kiamat.&lt;/em&gt;”&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; Atau sebagaimana sabda beliau &lt;em&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Intinya, bersegera menikah memiliki manfaat dan dampak yang luar biasa. Namun ketika saya memaparkan hal ini kepada para pemuda, ada beberapa rintangan yang muncul di tengah-tengah mereka.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Rintangan pertama:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang mengutarakan bahwa nikah di usia muda akan membuat lalai dari mendapatkan ilmu dan menyulitkan dalam belajar. Ketahuilah, rintangan semacam ini tidak senyatanya benar. Yang ada pada bahkan sebaliknya. Karena bersegera menikah memiliki keistimewaan sebagaimana yang kami utarakan yaitu orang yang segera menikah akan lebih mudah merasa ketenangan jiwa. Adanya ketenangan semacam ini dan mendapatkan penyejuk jiwa dari anak maupun istri dapat lebih menolong seseorang untuk mendapatkan ilmu. Jika jiwa dan pikirannya telah tenang karena istri dan anaknya di sampingnya, maka ia akan semakin mudah untuk mendapatkan ilmu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Adapun seseorang yang belum menikah, maka pada hakikatnya dirinya terus terhalangi untuk mendapatkan ilmu. Jika pikiran dan jiwa masih terus merasakan was-was, maka ia pun sulit mendapatkan ilmu. Namun jika ia bersegera menikah, lalu jiwanya tenang, maka ini akan lebih akan menolongnya. Inilah yang memudahkan seseorang dalam belajar dan tidak seperti yang dinyatakan oleh segelintir orang.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Rintangan kedua:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang mengatakan bahwa nikah di usia muda dapat membebani seorang pemuda dalam mencari nafkah untuk anak dan istrinya. Rintangan ini pun tidak selamanya bisa diterima. Karena yang namanya pernikahan akan senantiasa membawa keberkahan (bertambahnya kebaikan) dan akan membawa pada kebaikan. Menjalani nikah berarti melakukan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Ketaatan seperti ini adalah suatu kebaikan. Seorang pemuda yang menikah berarti telah menjalankan perintah Nabi &lt;em&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt;. Ia pun mencari janji kebaikan dan membenarkan niatnya, maka inilah yang sebab datangnya kebaikan untuknya. Ingatlah, semua rizki itu di tangan Allah sebagaimana firman-Nya,&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;وَمَا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;مِنْ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;دَابَّةٍ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;فِي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;الأَرْضِ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;إِلاَّ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;عَلَى&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;اللهِ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;رِزْقُهَا&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“ &lt;em&gt;Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya.&lt;/em&gt;” (QS. Hud: 6)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jika engkau menjalani nikah, maka Allah akan memudahkan rizki untuk dirimu dan anak-anakmu. Allah &lt;em&gt;Ta'ala&lt;/em&gt; berfirman,&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;نَحْنُ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;نَرْزُقُكُمْ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:14;"  &gt;وَإِيَّاهُمْ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka.&lt;/em&gt;” (QS. Al An'am: 151)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Oleh karenanya ,yang namanya menikah tidaklah membebani seorang pemuda sebagaimana anggapan bahwa menikah dapat membebani seorang pemuda di luar kemampuannya. Ini tidaklah benar. Karena dengan menikah akan semakin mudah mendapatkan kebaikan dan keberkahan. Menikah adalah ketetapan Allah untuk manusia yang seharusnya mereka jalani. Ia bukan semata-mata khayalan. Menikah termasuk salah pintu mendatangkan kebaikan bagi siapa yang benar niatnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;-Demikian penjelasan dari Syaikh Sholih Al Fauzan-&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.sahab.net/home/index.php?Site=News&amp;amp;Show=698" target="_blank" title="Sumber tulisan"&gt;http://www.sahab.net/home/index.php?Site=News&amp;amp;Show=698&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-4649621365377249350?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/4649621365377249350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/faedah-nikah-muda-nihhh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4649621365377249350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4649621365377249350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/faedah-nikah-muda-nihhh.html' title='Faedah nikah muda, nihhh'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2j5YgEJ6nI/AAAAAAAAAHY/I226RKj_Pl8/s72-c/15531_1155822464937_1508996135_30397686_4831762_s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-5632503629117054744</id><published>2010-02-02T15:01:00.004+07:00</published><updated>2010-02-02T15:08:17.934+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengamatan Qu'/><title type='text'>Memendam Perasaan,,, G stres tuh !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2fdUd611zI/AAAAAAAAAHQ/RcGI8054nQU/s1600-h/muslimah-dialog-simpatik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2fdUd611zI/AAAAAAAAAHQ/RcGI8054nQU/s200/muslimah-dialog-simpatik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433554819144341298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;Memendam perasaan sama artinya mencari sengsara. Memelihara sesak dihati sama saja menyakiti diri sendiri. Makanya orang-orang psikologi mengistilahkan “&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;muntahkan isi dadamu! Biar plong……plong………..plong……”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;Curahah hati adalah pilihan yang baik supaya jiwa sehat wal’afiat. Kalau segalanya ditumpuk-tumpuk, suatu saat dada bakal meledak, akan terpendam jadi sarang banyak penyakit. So, mending pisan diperam daripada menyimpan masalah. Bahaya, tuh!&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;Sekarang psikolog atau konselor laris manis. Banyak suami yang curhat karena dicuekin istri. Nggak terhitung uang digelontor istri hanya sekadar ingin di dengarkan orang lain gara-gara suami ngga peduli. Anak-anak remaja malah curhat pada ortu tetangga karena bokap nyokap ngga memperhatikan lagi.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;Bagitu pentingnya urusan seperti ini. Kita harus berkaca pada manusia mulia, Rosulullah memang konselor cap jempol. Beliau mampu menampung seabrek-abrek curhat umat dengan masalah yang beraneka ragam pula.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;Nenek renta itu berjalan tertatih. Raut wajahnya mengguratkan gelisah tiara &lt;st1:place st="on"&gt;tara&lt;/st1:place&gt;. &lt;/p&gt;    &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahai Nabi, benarkah penghuni surga muda-muda semuanya?”&lt;/span&gt; &lt;o:p style="font-style: italic;"&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Benar&lt;/span&gt;!”  &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Nenek itu langsung pias, air matanya hamper berloncatan. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Terus bagaimana dengan saya yang sudah tua renta?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Rosul tersenyum, curhat itu dijawabnya dengan ketentraman bathin. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tenang Nek, orang yang tua akan dimudakan kembali ke Allah.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Maka pulanglah si nenek dengan riang hati. Curhatnya dijawab Rosul. Gelisah kini berganti dengan ketentraman bathin. Ternyata pria hebat itu peduli banget meski masa nenek-nenek kempot.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Pernah sahabat wanita protes bersama-sama, mereka ingin diberi kesempatan belajar tentang Islam. Maka Rosul menerimanya dan menyediakan waktu khusus bagi pendidikan kaum hawa.&lt;/p&gt;    &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Adakalanya istri yang dating mengadukan kepelitan suaminya, dan Nabi memberikan jalan keluarnya. Atau suami yang mengeluh tentang kedurhakaan istri. Nabi pun memberi solusi. &lt;/p&gt;    &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Aisyah bercerita tujuh kisah sekaligus. Bayangkan, betapa lamanya Rosul harus menyimak. Namun, pria mulia itu setia mendengarkan dengan perhatian yang tulus serta senyuman ikhlas, Karena orang akan merasa sangat dicintai jika curhatnya di dengarkan.&lt;/p&gt;    &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Lalu untuk apa Rosul sedemikian peduli? Beliau sibuk, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;? IYa……..Nabi punya jadwal kegiatan luar biasa padat, tapi beliau paham hikmah penciptaan manusia dengan satu mulut dan dua telia. Artinya, kita harus mendengar dua kali lebih banyak daripada bicara. Hebat nggak Rosul kita ?!&lt;/p&gt;    &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Sehebat-hebat Muhammad, dia juga manusia. Beliau juga butuh tempat meluahkan rasa, berbagi hati. Ya………pada siapa lagi kalau bukan pada istri tercinta. Duh romantisnya!&lt;/p&gt;    &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Cengeng dong kalo cowok curhat? Ya, ngga lah! Rosul tetap pria gagah perkasa, tapi curhat sama istri bukti ketulusan cintanya. Hayo….yang ikhwan jangan segan curhat, asalkan jangan sama istri tetangga. He..he…….&lt;/p&gt;      &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Kita butuh orang lain buat saling berbagi……..berbagi……dan berbagi. But, sampai dimanakah kekuatan manusia menjadi baskom bocor? Nggak segala-galanya bisa ditumpahkan pada manusia. Kalau pun ngaku ektrovert abis, tetap saja uneg-uneg, belum tentu ada yang kuat menampung semuanya tanpa muntah. Hehh……..hehe (duh keseringan ketawa nih, astagfirullah).&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Gimana dong?&lt;/p&gt;    &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Syukurlah kita punya Allah SWT and kita punya jadwal curhat special. Kapan? Ya… kapan lagi kalau bukan di sepertiga malam terakhir. Curakan,, tuh semuanya sampai puas. Allah ngga akan bosan. Dijamin, dwh curhatnya bakal lebih asyik lagi, boleh pake nangis segala. Allah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; maha penyayang!&lt;/p&gt;    &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan pada sebagian malam, sholat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS Al-Israa : 79)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Tuh, khan….sudah puas curhat, bernilai ibadah, eh…….mendapat kedudukan terpuji lagi. Gimana ngga keren!&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Jadilah Pendengar Yang Baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Ngga sekedar curhat sebab banyak hikmah yang bisa dipetik, tabungan pahala bisa bertambah terus, dan ada proses saling berbagi dalam kerangka haq plus membuka mata hati lebi lebar tentang kehidupan. Orang hanya butuh di dengar, karena sebenarnya mereka sendiri tahu apa jalan keluarnya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Menyelami jiwa seseorang ibarat di permukaan laut, padahal di dalamnya sangat luas dan kompleks sekali isinya. Sambung rasa antar hati mengajarkan kita bersikap lebih manusia kepada orang lain juga pada diri sendiri karena agenda curhat merupakan sarana membina jiwa yang tenang. Hati yang puas dalam ridho Allah, serta jiwa yang bahagia menuju surga.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi di ridhoi-Nya. Maka masuklah dalam jamaah hamba-hamba-Ku, dan masuklah kedalam surga-Ku” &lt;/span&gt;(QS. Al-Fajr :27-30)&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0);" class="MsoNormal"&gt;Jangan malu curhat pada orang yang tepat, itu bukan cengeng, tapi manusiawi. Nggak perlu sebel menerima curhat, disana ada lading pahala. &lt;/p&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-5632503629117054744?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/5632503629117054744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/memendam-perasaan-g-stres-tuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/5632503629117054744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/5632503629117054744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/memendam-perasaan-g-stres-tuh.html' title='Memendam Perasaan,,, G stres tuh !'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2fdUd611zI/AAAAAAAAAHQ/RcGI8054nQU/s72-c/muslimah-dialog-simpatik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-4757756826132634501</id><published>2010-02-02T14:52:00.007+07:00</published><updated>2010-02-02T15:11:38.830+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengamatan Qu'/><title type='text'>Positif Dong !!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2fbh16E4wI/AAAAAAAAAHI/NIyiZhVQCZ0/s1600-h/success1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 176px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2fbh16E4wI/AAAAAAAAAHI/NIyiZhVQCZ0/s200/success1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433552849898627842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah negara Yunani ada cerita tentang Pygmalion. Berikut kisahnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus. Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. Tetapi Pygmalion berkata, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kikir betul orang itu&lt;/span&gt;”  Tetapi Pygmalion berkata, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anak-anak mencuri apel di kebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kasihan, anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.&lt;br /&gt;Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan-kawan Pygmalion berkata, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ah, sebagus- bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion, yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betul.. Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;fulfilling prophecy&lt;/span&gt; atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita menganggap senior kita judes sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes.&lt;br /&gt;Kalau kita mencurigai dan menganggap adik kita tidak jujur, akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.&lt;br /&gt;Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.&lt;br /&gt;Seperti halnya saat kita sakit. Saat tubuh kita merasa lemas, tentu klo kita  berfikir negative tentunya tubuh ini akan bertambah lemah, letih, dan lesu tapi klo kalau kita yakin pasti bisa sembuh dan semangat untuk makan, minum vitamin, pastinya ion-ion yang ada di tubuh membuat nutrisi untuk kita bisa kembali seperti semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain.&lt;br /&gt;Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain. Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain. Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai.&lt;br /&gt;Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam. Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan.. Keluarga menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah. Seperti Pygmalion, begitulah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Anda siap menjadi Pygmalion… ?!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-4757756826132634501?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/4757756826132634501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/di-sebuah-negara-yunani-ada-cerita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4757756826132634501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4757756826132634501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/02/di-sebuah-negara-yunani-ada-cerita.html' title='Positif Dong !!'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2fbh16E4wI/AAAAAAAAAHI/NIyiZhVQCZ0/s72-c/success1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-4494450417932156188</id><published>2010-01-30T20:08:00.004+07:00</published><updated>2010-01-30T20:20:31.033+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan'/><title type='text'>Suami yang banyak ngeluh !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2QxqXlN51I/AAAAAAAAAHA/lXZHQ4cW-q4/s1600-h/safe_image.php.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 95px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2QxqXlN51I/AAAAAAAAAHA/lXZHQ4cW-q4/s200/safe_image.php.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5432521654470043474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saat ini banyak suami-suami mengeluhkan tentang kondisi seorang istri yang hanya bisa menghabiskan uang untuk belanja kebutuhan keluarga dan kerja hanya beres-beres rumah, ngurus anak dan sebagainya. Mereka menganggap bahwa suami-suami sudah pontang panting mengais rezeki, dari pagi hingga malam di luar rumah, kepanasan, kehujanan,,, wah campur aduk deh. Tapi gimana ceritanya yah klo keluhan itu kita balas sebagai istri dengan anekdot berikut ini.......coba kita lihat !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Do’a Suami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang lelaki berdoa, “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oh Tuhan, saya nggak terima. Saya bekerja begitu keras di kantor, sementara istri enak-enakkan dirumah. Saya ingin memberi pelajaran, tolong ubahlah saya jadi istri dan ia menjadi suami.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan merasa simpati dan mengabulkan do’anya. Dan keesokan pagi, lelaki yang telah berubah wujud menjadi istri dan terbangun dan cepat-cepat ke dapur menyiapkan sarapan, kemudian mengurus kedua anaknya bersiap-siap ke sekolah. Terus ia memasukkan baju-baju kotor ke dalam mesin cuci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah suami dan anak tertua berangkat, ia mengantar si bungsu ke sekolah taman kanak-kanak. Pulang dari TK, ia mampir ke pasar untuk berbelanja. Sesampainya di rumah, setelah menolong anaknya ganti baju, ia menjemur pakaian kemudian memasak untuk makan siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai memasak, ia mencuci piring-piring dan peralatan yang telah dipakai memasak untuk sarapan tadi pagi. Bagitu anaknya yang pertama pulang. Ia makan siang bersama kedua buah hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba ia teringat ini hari terakhir membayat listrik dan telepon. Disuruhnya kedua anak segera tidur siang. Dan ia cepat-cepat pergi ke bank terdekat membayar tagihan. Pulang dari bank ia menyetrika baju sambil nonton televise. Sore harinya ia menyiram tanaman di halaman, kemudian memandikan anak-anak. Setelah ia membantu mereka belajar dan mengerjakan PR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam sembilan ia sangat kelelahan dan ingin tidur lelap walaupun masih banyak pekerjaan-pekerjaan kecil lainnya yang belum beres. Syukurlah, anak-anak sudah tenang. Mau istirahat, Nih…….....alhamdulilah! ternyata ...….aduh! Giliran bapaknya anak-anak yang nggak tenang. Yah lembur lagi, deh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari menjalani peran sebagai istri ia benar-benar kapok. Sekali lagi ia berdo’a,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ya Tuhan, ampuni aku. Ternyata aku salah. Aku ngga kuat menjalani peran sebagai istri. Tolong kembalikan aku menjadi suami lagi.”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menjawab, “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bisa saja. Tapi kamu harus menunggu sembilan bulan, karena saat ini kamu sedang HAMIL&lt;/span&gt;!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ha…..ha………ha……..kena batunya, deh !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Istri yang rumahan kurang dihargai suami? Maaf, memangnya ada jaminan wanita karir lebih di hormati ?. Aslinya, suami istri wajib saling menghargai, apa pun dan siapa pun pasangan cintanya. Keterlaluan laki-laki yang ngeremehin istri yang seratus persen ibu rumah tangga. Coba kalau dia gaji pembantu untuk mengerjakan semua urusan istri, berapa banyak rupiah yang bakal melayang? Belum lagi pengorbanan bathin istri yang tiada tara, mana mungkin tergantikan sama materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau suami menghargai istri yang pinter nyari uang, ketahuan tuh, matre banget ! Giliran ada untung materi matanya hijau pekat, uang ngga ada lantas istri di aniaya. Dasar mata duitan! Laki-laki macam itu ngga pantas di hargai. Jangan pernah menilai harkat manusia dari sudut pandang materi. Perlu diingat bahwa pernikahan bukan lading bisnis. Kalau judulnya nikah, ngga halal menghitung unutk rugi bersamanya. Itu namanya penghianatan terhadap cinta. Kejaaaaammmmmmmmmm !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, kalau urusan harga menghargai itu masalahnya kembali pada akhlak suami. Nggak ada sangkut pautnya sama berkarir atau ngganya istri. Sekali lagi, hati-hati memilih pasangan,. Pilih yang bagus akhlaknya agar selamat dunia akhirat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-4494450417932156188?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/4494450417932156188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/suami-yang-banyak-ngeluh.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4494450417932156188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4494450417932156188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/suami-yang-banyak-ngeluh.html' title='Suami yang banyak ngeluh !'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S2QxqXlN51I/AAAAAAAAAHA/lXZHQ4cW-q4/s72-c/safe_image.php.png' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-9223086789874662558</id><published>2010-01-27T15:27:00.006+07:00</published><updated>2010-01-27T15:37:44.853+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obat mujarab'/><title type='text'>ehm, obat ketika merindukan si dia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1_7R4LfWYI/AAAAAAAAAG4/KS8XuufTSJg/s1600-h/gening-loba-eceng1.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1_7R4LfWYI/AAAAAAAAAG4/KS8XuufTSJg/s200/gening-loba-eceng1.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431335960189032834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak bisa disangkal, klo manusia akan selalu bersentuhan dengan persoalan cinta. Sementara kecintaan memberikan buah kerinduan. Orang yang mencinta akan rindu kepada orang yang dicintainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehm jadi mellow mellow…. nih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerinduan kepada kekasih, seringkali membekaskan duka. Karena sudah tahu bahwa pacaran bukanlah jalan yang halal untuk ditempuh, maka nikahlah satu-satunya yang jadi pilihan. Namun karena keterbatasan, misalnya saja sang wanita harus menyelesaikan kuliah, atau sang pria tidak bisa segera karena belum matang dalam ilmu, karir untuk mencukupi kebutuhan lahir bathin. Akhirnya, karena tidak kesampaian untuk segera menikah, maka pacaran terselubung sebagai jalan keluar karena tidak kuat menahan rasa rindu pada si dia. Lewat chatting, inbox FB atau sms jadi jalur alternatif. Astagfirullah,,, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini saya akan memaparkan kiat-kiat untuk bisa meredam rasa rindu pasa seseorang . Mungkin kiat ini pun bisa menjadi muhasabah saya untuk segera intropeksi diri. Semoga Allah senantiasa memberi taufik.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Terapi dari Rasa Rindu dengan Segera Nikah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan syabab (pemuda) di sini adalah siapa saja yang belum mencapai usia 30 tahun. Inilah pendapat ulama-ulama Syafi’iyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud dari dua pendapat ini adalah yaitu pemuda yang harus punya kemampuan untuk memberi nafkah. Sehingga inilah yang menjadi syarat seseorang (khususnya pria) untuk membina rumah tangga dengan kekasih pilihan, yaitu ia memiliki kemampuan untuk memberi nafkah keluarga. Hal ini yang banyak disalahpahami sebagian pemuda. Mereka ngebet minta nikah pada ortunya. Padahal sesuap nasi saja masih ngemis pada ortunya…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini, barangsiapa yang memiliki kemampuan, maka segeralah untuk menikah guna memadamkan rasa rindu yang ada. Menikah di sini tidak mesti dengan orang yang selalu dirindukan. Boleh jadi, juga dengan orang lain. Karena nikah telah mencukupkan segala kebutuhan jiwa di samping dalam nikah akan ditemui banyak keberkahan. Jika memungkinkan menikah dengan orang yang dirindukan, maka menikahlah dengannya. Ini merupakan terapi manjur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berusaha untuk Ikhlas dalam Beribadah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas adalah obat manjur penyakit rindu. Jika seseorang benar-benar ikhlas menghadapkan diri pada Allah, maka Allah akan menolongnya dari penyakit rindu dengan cara yang tak pernah terbetik di hati sebelumnya. Cinta pada Allah dan nikmat dalam beribadah akan mengalahkan cinta-cinta lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Sungguh, jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya, niscaya ia tidak akan menjumpai hal-hal lain yang lebih manis, lebih indah, lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya, melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutinya. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. Atau takut terhadap sesuatu yang membahayakannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang tidak ikhlas akan selalu diombang-ambingkan nafsu, keinginan, tuntutan serta cinta yang memabukkan. Keadaannya tak beda dengan sepotong ranting yang meliuk ke sana kemari mengikuti arah angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Banyak Memohon pada Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap do’a yang kita panjatkan pasti akan bermanfaat. Boleh jadi do’a tersebut segera dikabulkan oleh Allah. Boleh jadi sebagai simpanan di akhirat. Boleh jadi dengan do’a kita tadi, Allah akan menghilangkan kejelekan yang semisal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;« ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ « اللَّهُ أَكْثَرُ »&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selam tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allahu akbar (Allah Maha besar).”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdo’a, merasakan kebutuhannya pada Allah, niscaya Allah akan mengabulkan do’anya. Termasuk di antaranya apabila seseorang memohon pada Allah agar dilepaskan dari penyakit rindu dan kasmaran yang terasa mengoyak-ngoyak hatinya. Penyakit yang menyebabkan dirinya gundah gulana, sedih dan sengsara. Oleh karena itu, perbanyaklah do’a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Memenej Pandangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan yang berulang-ulang adalah pemantik terbesar yang menyalakan api hingga terbakarlah api dengan kerinduan. Orang yang memandang dengan sepintas saja jarang yang mendapatkan rasa kasmaran. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang merupakan biang kehancuran. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kita untuk menundukkan pandangan agar hati ini tetap terjaga. Dari Jarir bin Abdillah, beliau mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ نَظَرِ الْفُجَاءَةِ فَأَمَرَنِى أَنْ أَصْرِفَ بَصَرِى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja). Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku.” &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mujahid mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;غَضُّ الْبَصَرِ عَنْ مَحَارِمِ اللَّهِ يُورِثُ حُبَّ اللَّهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menundukkan pandangan dari berbagai hal yang diharamkan oleh Allah, akan menimbulkan rasa cinta pada Allah.”Berarti menahan pandangan dari wanita yang bukan mahrom akan menimbulkan rasa cinta pada Allah. Menundukkan pandangan yang dimaksud di sini ada dua macam yaitu memandang aurat sesama jenis dan memandang wanita yang bukan mahram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga faedah dari menundukkan pandangan telah disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: Akan merasakan manis dan lezatnya iman. Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, Dia akan memberi ganti dengan yang lebih baik.&lt;br /&gt;Kedua: Akan memberi cahaya pada hati dan akan memiliki firasat yang begitu cemerlang.&lt;br /&gt;Ketiga: Akan lebih menguatkan hati.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Lebih Giat Menyibukkan Diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam situasi kosong kegiatan biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang ia cintai. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. Oleh karena itu, untuk memangkas kerinduan seseorang hendaknya menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat baik untuk dunia atau akhirat. Hakikat dari rasa rindu adalah kesibukan hati yang kosong. Di kala sepi sendiri, tanpa aktivitas muncullah bayangan sang kekasih, wajah, gerak-gerik, dan segala yang berkaitan dengannya. Seluruhnya hanya sekedar bayangan dan khayalan yang berakhir dengan kesedihan diri. Tiada manfaatnya sedikit pun bagi kehidupan kita.&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim menyebutkan nasehat seorang sufi yang ditujukan pada Imam Asy Syafi’i. Ia berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَنَفْسُكَ إِنْ أَشْغَلَتْهَا بِالحَقِّ وَإِلاَّ اشْتَغَلَتْكَ بِالبَاطِلِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil)&lt;/span&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menghindari Nyanyian dan Film Percintaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyanyian dan film-film percintaan memiliki andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. Apalagi jika nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu biru, mendayu-dayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak, berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran. Bila demikian, sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan. Demi keselamatan dan kejernihan hati. Sehingga sempat diungkapkan oleh beberapa ulama nyanyian adalah mantera-mantera zina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Mas’ud mengatakan, “Nyanyian menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan sayuran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fudhail bin Iyadh mengatakan, “Nyanyian adalah mantera-mantera zina.”&lt;br /&gt;Adh Dhohak mengatakan, “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Asy Syafi’i berkata, “Nyanyian adalah suatu hal yang sia-sia yang tidak kusukai karena nyanyian itu adalah seperti kebatilan. Siapa saja yang sudah kecanduan mendengarkan nyanyian, maka persaksiannya tertolak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bayangkan Kekurangan Si Dia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah selalu, orang yang engkau rindukan bukanlah pribadi yang sempurna. Ia sangat banyak kekurangan, sehingga tidak layak untuk dipuja, disanjung atau senantiasa dirindukan. Orang yang dirindukan sebenarnya tidak seperti yang dikhayalkan dalam lamunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Jauzi berkata, “Sesungguhnya manusia itu penuh dengan najis dan kotoran. Sementara orang yang dimabuk cinta senantiasa melihat kekasihnya dalam keadaan sempurna. Disebabkan cinta ia tidak lagi melihat adanya aib.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa menghukumi sesuatu dengan timbangan keadilan sedangkan orang yang sedang kasmaran tengah dikuasai oleh hawa nafsunya sehingga tak dapat bersikap dengan adil. Kecintaannya menutupi seluruh aib yang dimiliki oleh pasangannya.&lt;br /&gt;Para ahli hikmah berkata, “Mata yang diliputi oleh hawa nafsu akan menjadi buta.”&lt;br /&gt;Semoga Allah memberi taufik. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Artikel http://rumaysho.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-9223086789874662558?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/9223086789874662558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/ehm-obat-ketika-merindukan-si-dia.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/9223086789874662558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/9223086789874662558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/ehm-obat-ketika-merindukan-si-dia.html' title='ehm, obat ketika merindukan si dia'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1_7R4LfWYI/AAAAAAAAAG4/KS8XuufTSJg/s72-c/gening-loba-eceng1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-3193917592180885109</id><published>2010-01-27T15:18:00.002+07:00</published><updated>2010-01-27T15:27:25.090+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indahnya Islam'/><title type='text'>Letak kebahagiaan adalah di hati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1_4xK9bNeI/AAAAAAAAAGw/rMAQkln7jDg/s1600-h/6528_1094277366155_1503181527_30236484_4747876_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1_4xK9bNeI/AAAAAAAAAGw/rMAQkln7jDg/s200/6528_1094277366155_1503181527_30236484_4747876_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431333199271376354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja tadi malam berbincang dengan kakak bahwa dia belum merasa puas dengan hidupnya karena belum memiliki kendaraan roda empat, teman Qu belum mau menikah dan merasa puas klo belum punya rumah sendiri, adik tetanggaku belum puas kuliah kalau belum bisa bawa laptop ke kampus,,,,ehmm siap lagi yah…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klo dipikir banyak sebagian manusia mengukur kebahagiaan dengan materi, belum punya kendaraan, rumah, sering berlibur, padahal dari kesemuanya itu ada yang lebih-lebih bisa merasakan kebahagiaan yang hakiki dibandingkan nilai barang tersebut. seperti uraian berikut ini…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kebahagiaan untuk Orang yang Beriman dan Beramal Sholeh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku … Orang yang beriman dan beramal sholeh, merekalah yang sebenarnya merasakan manisnya kehidupan dan kebahagiaan karena hatinya yang selalu tenang, berbeda dengan orang-orang yang lalai dari Allah yang selalu merasa gelisah. Walaupun mungkin engkau melihat kehidupan mereka begitu sederhana, bahkan sangat kekurangan harta. Namun jika engkau melihat jauh, engkau akan mengetahui bahwa merekalah orang-orang yang paling berbahagia. Perhatikan seksama firman-firman Allah Ta’ala berikut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.&lt;/span&gt;” (QS. An Nahl: 97). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah balasan bagi orang mukmin di dunia, yaitu akan mendapatkan kehidupan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.&lt;/span&gt;” (QS. An Nahl: 97).&lt;br /&gt; Sedangkan dalam ayat ini adalah balasan di akhirat, yakni alam barzakh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَلَأَجْرُ الْآَخِرَةِ أَكْبَرُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui.&lt;/span&gt;” (QS. An Nahl: 41)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya. (Jika kamu, mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya.” &lt;/span&gt;(QS. Huud: 3). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua ayat ini menjelaskan balasan di akhirat bagi orang yang beriman dan beramal sholeh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.&lt;/span&gt;” (QS. Az Zumar: 10) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah empat tempat dalam Al Qur’an yang menjelaskan balasan bagi orang yang beriman dan beramal sholeh. Ada dua balasan yang mereka peroleh yaitu balasan di dunia dan balasan di akhirat. Itulah dua kebahagiaan yang nantinya mereka peroleh. Ini menunjukkan bahwa mereka lah orang yang akan berbahagia di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Salah Satu Bukti&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita mendengar nama Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Namanya begitu harum di tengah-tengah kaum muslimin karena pengaruh beliau dan  karyanya begitu banyak di tengah-tengah umat ini. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, nama aslinya adalah Ahmad bin Abdul Halim bin Abdus Salam bin Abdullah bin Muhammad bin Al Khodr bin Muhammad bin Al Khodr bin Ali bin Abdullah bin Taimiyyah Al Haroni Ad Dimasqi. Nama Kunyah beliau adalah Abul ‘Abbas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah cerita dari murid beliau Ibnul Qayyim mengenai keadaannya yang penuh kesusahan, begitu juga keadaan yang penuh kesengsaraan di dalam penjara. Namun di balik itu, beliau termasuk orang yang paling berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, &lt;br /&gt;"Allah Ta’ala pasti tahu bahwa aku tidak pernah melihat seorang pun yang lebih bahagia hidupnya daripada beliau, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah. Padahal kondisi kehidupan beliau sangat susah, jauh dari kemewahan dan kesenangan duniawi, bahkan sangat memprihatinkan. Ditambah lagi dengan siksaan dan penderitaan yang beliau alami di jalan Allah Ta’ala, yaitu berupa siksaan dalam penjara, ancaman dan penindasan dari musuh-musuh beliau. Namun bersamaan dengan itu semua, aku dapati bahwa beliau adalah termasuk orang yang paling bahagia hidupnya, paling lapang dadanya, paling tegar hatinya dan paling tenang jiwanya. Terpancar pada wajah beliau sinar kenikmatan hidup yang beliau rasakan. Kami (murid-murid Ibnu Taimiyyah), jika kami ditimpa perasaan gundah gulana atau muncul dalam diri kami prasangka-prasangka buruk atau ketika kami merasakan kesempitan hidup, kami segera mendatangi beliau untuk meminta nasehat, maka dengan hanya memandang wajah beliau dan mendengarkan nasehat beliau, serta merta hilang semua kegundahan yang kami rasakan dan berganti dengan perasaan lapang, tegar, yakin dan tenang”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah pun sering mengatakan berulang kali pada Ibnul Qoyyim, “Apa yang dilakukan oleh musuh-musuhku terhadapku? Sesungguhnya keindahan surga dan tamannya ada di hatiku.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah pernah mengatakan tatkala beliau berada di dalam penjara, padahal di dalamnya penuh dengan kesulitan, namun beliau masih mengatakan, “Seandainya benteng ini dipenuhi dengan emas, tidak ada yang bisa menandingi kenikmatanku berada di sini.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah juga pernah mengatakan, "Sebenarnya orang yang dikatakan dipenjara adalah orang yang hatinya tertutup dari mengenal Allah 'azza wa jalla. Sedangkan orang yang ditawan adalah orang yang masih terus menuruti (menawan) hawa nafsunya (pada kesesatan). " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam penjara pun, Syaikhul Islam masih sering memperbanyak do’a agar dapat banyak bersyukur pada Allah, yaitu do’a: Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik (Ya Allah, aku meminta pertolongan agar dapat berdzikir, bersyukur dan beribadah dengan baik pada-Mu). Masih sempat di saat sujud, beliau mengucapkan do’a ini. Padahal beliau sedang dalam belenggu, namun itulah kebahagiaan yang beliau rasakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala beliau masuk dalam sel penjara, hingga berada di balik dinding, beliau mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُورٍ لَهُ بَابٌ بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِنْ قِبَلِهِ الْعَذَابُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.&lt;/span&gt;” (QS. Al Hadid: 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kenikmatan yang dirasakan oleh orang yang memiliki keimanan yang kokoh. Kenikmatan seperti ini tidaklah pernah dirasakan oleh para raja dan juga pangeran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para salaf mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَوْ يَعْلَمُ المُلُوْكُ وَأَبْنَاءُ المُلُوْكِ مَا نَحْنُ فِيْهِ لَجَلِدُوْنَا عَلَيْهِ بِالسُّيُوْفِ&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;“Seandainya para raja dan pangeran itu mengetahui kenikmatan yang ada di hati kami ini, tentu mereka akan menyiksa kami dengan pedang.&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mendapatkan Surga Dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Di dunia itu terdapat surga. Barangsiapa yang tidak memasukinya, maka dia tidak akan memperoleh surga akhirat.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa surga dunia adalah mencintai Allah, mengenal Allah, senantiasa mengingat-Nya, merasa tenang dan thuma’ninah ketika bermunajat pada-Nya, menjadikan kecintaan hakiki hanya untuk-Nya, memiliki rasa takut dan dibarengi rasa harap kepada-Nya, senantiasa bertawakkal pada-Nya dan menyerahkan segala urusan hanya pada-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah surga dunia yang dirindukan oleh para pecinta surga akhirat. &lt;br /&gt;Itulah saudaraku surga yang seharusnya engkau raih, dengan meraih kecintaan Allah, senantiasa berharap pada-Nya, serta dibarengi dengan rasa takut, juga selalu menyandarkan segala urusan hanya kepada-Nya.&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Inti dari ini semua adalah letak kebahagiaan bukanlah dengan memiliki istana yang megah, mobil yang mewah, harta yang melimpah. Namun letak kebahagiaan adalah di dalam hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Yang namanya kaya (ghina’) bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia)&lt;/span&gt;. Namun yang namanya ghina’ adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita dan memberikan kita surga dunia yaitu dengan memiliki hati yang selalu bersandar pada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang selalu merasa cukup itulah yang lebih utama dari harta yang begitu melimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi  wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber rujukan: Shahih Al Wabilush Shoyyib, 91-96, Dar Ibnul Jauziy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-3193917592180885109?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/3193917592180885109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/letak-kebahagiaan-adalah-di-hati.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/3193917592180885109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/3193917592180885109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/letak-kebahagiaan-adalah-di-hati.html' title='Letak kebahagiaan adalah di hati'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1_4xK9bNeI/AAAAAAAAAGw/rMAQkln7jDg/s72-c/6528_1094277366155_1503181527_30236484_4747876_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-943621274387559130</id><published>2010-01-27T15:13:00.003+07:00</published><updated>2010-01-27T15:18:22.753+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><title type='text'>Sakit,,, jadi kurang bersyukur?????</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1_2xGLDUrI/AAAAAAAAAGo/0MMUIiumF-s/s1600-h/4509_1074417669675_1503181527_30185781_4349251_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 144px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1_2xGLDUrI/AAAAAAAAAGo/0MMUIiumF-s/s200/4509_1074417669675_1503181527_30185781_4349251_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431330998963098290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya manusia baik yang sehat maupun yang sakit (seperti aQu ini) pernah datang rasa-rasa adanya ketidakseimbangan atas yang Allah berikan. Karena kita ketahui bahwa hati manusia bisa berubah-ubah sejalan dengan keimanan yang ia miliki. Dan itu pun seringkali saya alami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tidak bisanya berjalan normal selama 2 tahun. Tanpa sadar ada rasa ingin untuk bisa segera sembuh,,,, dan akhirnya datang rasa tidak sabar dan kurang bersyukur atas segala sesuatu yang telah di berikan oleh Allah kepada Qu. Bosan dan jenuh ada lumrah kondisi yang di alami bagi para pasien yang mungkin tidak bisa beraktifitas seperti kebanyakan orang. Tapi aQu yakin situasi ini merupakan sunatullah bagi setiap manusia,,, karena kejenuhan, kebosanan, adalah situasi yang sering dialami oleh siapapun, namun buah pikiran dari rasa jelek itu misalnya saja kurang bersyukur dan tidak bersabar harus segera dihilangkan,, karena pikiran-pikiran tersebut buah dari godaan syetan untuk menjerumuskan hati kita menjadi hamba yang kufur nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu mari kita renungkan bahwa betapa banyaknya nikmat dan karunia Allah yang diberikan pada kita. Allah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dan, jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.&lt;/span&gt;" (QS. Ibrahim: 34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dan, menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin.&lt;/span&gt;" (QS. Luqman: 20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Dan, apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allahlah datangnya&lt;/span&gt;." (QS. An-Nahl: 53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bukankah Kami telah memberikan kepadanya kedua mata, Lidah dan dua bibir. Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan."&lt;/span&gt; (QS. Al-Balad: 8-10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaskan, bahwa dalam Al Quran menerangkan secara gamblang bahwa kenikmatan yang telah Allah berikan sudah sangat besar. Kita masih bisa merasakan udaranya untuk kita bernafas, merasakan kenikmatan makanan untuk energi tubuh kita, dinginnya malam agar kita bisa terlelap dalam tidur, bisa berkumpul dengan orang-orang yang menyayangi kita,,, dan masih banyak lagi. Lalu, bersyukurlah kepada-Nya atas semua itu, dan sadarilah bahwa kita benar-benar telah bergelimang dengan pemberian-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu tips dari aQu apabila datang rasa-rasa yang negative maka kita harus berkaca kepada orang-orang di bawah kita. Misalnya saja saya tidak bisa berjalan normal mungkin saya harus bercermin kepada saudaraQu yang tidak bisa berjalan dan hanya bisa berbaring dalam tidur. Begitupun bagi orang yang hanya bisa beraktifitas di tempat tidur bercerminlah bahwa Allah masih memberikan nafas karena mungkin ada sebagian saudara kita ketika mendapat kecelakaan langsung di cabut nyawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita termasuk hamba-hamba yang selalu senantiasa bersyukur atas segala sesuatu yang telah Allah berikan,, bagi saudara-saudara Qu yang diberikan musibah sakit agar diberikan kesabaran dan kelapangan hati yang luas…………….amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Semangat……….&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-943621274387559130?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/943621274387559130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/sakit-jadi-kurang-bersyukur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/943621274387559130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/943621274387559130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/sakit-jadi-kurang-bersyukur.html' title='Sakit,,, jadi kurang bersyukur?????'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1_2xGLDUrI/AAAAAAAAAGo/0MMUIiumF-s/s72-c/4509_1074417669675_1503181527_30185781_4349251_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-1525282435745593769</id><published>2010-01-23T20:17:00.001+07:00</published><updated>2010-01-23T20:19:13.132+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memori PenyakitQu'/><title type='text'>Waktu yang kelam....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1r3NjvScEI/AAAAAAAAAGg/4A9r8Wk3SMU/s1600-h/18557_103387693017222_100000379745726_83646_6866508_s.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 98px; height: 98px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1r3NjvScEI/AAAAAAAAAGg/4A9r8Wk3SMU/s200/18557_103387693017222_100000379745726_83646_6866508_s.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5429924113052495938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Manusia ternyata tak bisa menerawang masa depannya. Karna masa depan adalah misteri yang tak pernah kita ketahui sebelumnya. Itu adalah hak progretif Allah untuk menentukan hal-hal yang terjadi tuk hambaNya. Seperti yang terjadi pada diri saya. Dengan harapan bisa menyelesaikan kuliah dengan cepat ternyata Allah SWT punya maksud lain dalam hidup saya.&lt;br /&gt;Ini berawal dari adanya benjolan di kaki persisnya dibawah lutut kanan. Benjolan ini memang sudah tumbuh 2 tahun yang lalu karna saya tak merasakan gangguan apapun maka benjolan itu tidak menjadi masalah apa-apa dalam kegiatan hidupku. Namun entah kenapa benjolan itu sehari demi sehari semakin membesar. &lt;br /&gt;Yah……….. membuatku bertanya-tanya kenapa yah kaki saya? Ko ada benjolan????(Dengan Polosssnya). Tapi hal itu tidak membuat sadar saya karna dengan sibuknya kegiatan kuliah dan aktifitas lain mengurungkan niat tuk bertanya kepada orang tua ataupun sahabat-sahabat dekat. Hingga tersadar ketika saya harus menjengukkan teman saya pasca operasi tumor tulang di RS Fatmawati bulan Juli di tahun 2007. &lt;br /&gt;Saat itu, saya sangat takut melihat kaki teman saya yang berbalut dan berdarah-darah dengan jaitan-jaitan pasca operasi yang menempel dikulitnya. Saat itu saya hanya berfikir, sungguh keren sahabat saya karena dia bisa bersabar dalam menjalankan ujian yang dia terima dengan ikhlas. Hal ini saya pahami karena saya telah observasi langsung yaitu menjaganya sehari semalam.&lt;br /&gt;Setelah berjalannya waktu hampir 5 bulan setelah menjenguk teman saya, langsung saya control di rumah sakit terdekat. Baru 2 kali control langsung dianjurkan untuk di rujuk ke rumah sakit Cipto Mangunkusumo. Dengan berfikir cepat akhirnya control lah saya menemui dokter yang ahli orthopedi onkologi. &lt;br /&gt;Kemudian saya disuruh untuk melakukan diagnosis tumor melalui :&lt;br /&gt;• MRI&lt;br /&gt;• Bone Scan&lt;br /&gt;• Patologi Anatomi&lt;br /&gt;• Rontgen&lt;br /&gt;Setelah melakukan pendiagnosian tumor barulah diputuskan kelanjutan proses pengobatan. Saat ingin control saya dalam perjalanan saya sudah sangat senang karna sudah benar-benar siap untuk melakukan pembedahan atau operasi pengangkatan tumor seperti teman saya.&lt;br /&gt;Tapi ternyata harapan itu hampa, dokter menyarankan agar saya berhenti kuliah selama 6 bulan untuk melakukan kemoterapi selama 6 kali yaitu 3 kali sebelum operasi (kemoterapi neo adzuvan), operasi dan 3 kali kemoterapi setelah operasi (kemotrapi adzuvan). &lt;br /&gt;Saat itu saya hanya sendiri ke rumah sakit tanpa ditemani oleh siapapun dan saya bingung harus seperti apa dan berbuat apa. Saya benar-benar bleng total dan hanya bingung……baru kali ini saya menerima keputusan hidup yang benar-benar mengguncang jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tahu apa itu kemoterapi? Efeknya akan mual dan rambut rontok?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak penting bagi saya dengan efek-efek apapun itu, tapi yang saya kwatirkan adalah bagaimana orang tua saya, biaya dan kuliah serta masa depan saya. Karna saya berharap bisa lulus secepatnya dan menghidupi diri sendiri dengan mengaplikasikan ilmu yang sudah saya dapat. Tapi ternyata Allah punya cerita yang berbeda dengan prediksi saya dan manusia hanya bisa berencana Allah SWT jualah yang menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Desember 2007 – Januari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-1525282435745593769?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/1525282435745593769/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/waktu-yang-kelam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/1525282435745593769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/1525282435745593769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/waktu-yang-kelam.html' title='Waktu yang kelam....'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1r3NjvScEI/AAAAAAAAAGg/4A9r8Wk3SMU/s72-c/18557_103387693017222_100000379745726_83646_6866508_s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-7387704341909641112</id><published>2010-01-23T20:06:00.002+07:00</published><updated>2010-01-23T20:12:01.110+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Permulaan'/><title type='text'>Bangun Kembali Saat Terpuruk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1r1lAt1s9I/AAAAAAAAAGY/RdyLSL-Xvy0/s1600-h/marktitchner_ifyoucandreamit.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1r1lAt1s9I/AAAAAAAAAGY/RdyLSL-Xvy0/s200/marktitchner_ifyoucandreamit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5429922316944782290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Teryata mengelolah blog butuh keseriusan dan ketekunan. Ini baru mel sadari saat mengelola blog sebelumnya yang hanya angot-angotan jadinya ga bagus deh. Mungkin di karenakan klo di rawat rumah sakit tidak bisa OL sehingga meninggal blog dengan waktu yang lam dan enddingnya membuat saya merasa kehilangan konsentrasi dan menambah rasa jelek yaitu malas yang menghadang ketika sudah pulang kerumah untuk mengaktifkan blog kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sekarang di saat blog sebelumnya tidak rutin tuk selalu di isi posting tapi berbeda dengan sekarang, mel bertekad untuk blog yang kali ini tetap harus lebih baik dari blog sebelumnya setidaknya harus rajin-rajin di isi biar tidak mati. Blog ini mungkin lebih fokus dengan pengalaman mel selama mengalami pengobatan saat berawal terdeteksi Osteosarcom. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat buat para pencari info tentang All About kasus tumor tulang atau osteosarcom. Dengan pengalaman hampir 2 setengah tahun bolak balik di rumah sakit ingin rasanya memberikan informasi sebanyak-banyaknya tentang penyakit yang mel alami. Palagi pengalaman-pengalaman riwayat-riwayat pasien lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doakan mel yah, untuk selalu istoqomah dan konsisten dengan apa yang di impikan. Walaupun sambil mengerjakan skripsi, pastinya tidak menyulutkan rasa semangat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka beristiqomahlah (tetaplah) pada jalan yang lurus menuju kepada Allah dan mohonlah ampun kepada-Nya”. (QS. Fushshilat [41]: 6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chayo chayo mely…………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-7387704341909641112?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/7387704341909641112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/bangun-kembali-saat-terpuruk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/7387704341909641112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/7387704341909641112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/bangun-kembali-saat-terpuruk.html' title='Bangun Kembali Saat Terpuruk'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1r1lAt1s9I/AAAAAAAAAGY/RdyLSL-Xvy0/s72-c/marktitchner_ifyoucandreamit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-4879550391636540696</id><published>2010-01-23T19:59:00.001+07:00</published><updated>2010-01-23T20:04:34.591+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tumor Tulang'/><title type='text'>Persepsi tentang tumor tulang sering salah kaprah</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Persepsi masyarakat tentang tumor tulang seringkali salah kaprah. Salah satu hal yang paling banyak dijumpai di kalangan masyarakat adalah, adanya anggapan bahwa trauma atau benturan pada tulang bisa menyebabkan tumor tulang. Karena itu, edukasi kepada masyarakat tentang deteksi dini penyakit itu perlu ditingkatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian disampaikan dokter spesialis bedah ortopedi dari Rumah Sakit Kanker Dharmais dr Achmad Basuki, dalam seminar awam bertema Tumor Tulang , di ruang serba guna RS Kanker Dharmais, di Jakarta Selasa (9/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian masyarakat menganggap trauma atau benturan bisa menyebabkan tumor tulang. Padahal sebenarnya trauma itu tidak ada kaitannya dengan tumor ganas itu. "Yang kemungkinan terjadi adalah, sebenarnya penderita memang telah memiliki bakat menderita kanker tetapi baru mulai memperhatikan bagian tulangnya setelah mengalami trauma," kata Achmad Basuki menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, banyak penderita mendiamkan penyakitnya saat menderita gejala klinis tumor ganas itu antara lain rasa sakit, bengkak dan muncul benjolan pada tulang. Bahkan, banyak di antara mereka yang malah memijat benjolan itu atau penanganan non medis lain. "Baru setelah kondisi benjolan bertambah parah atau stadium lanjut, penderita berobat ke dokter," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Achmad Basuki, tumor tulang merupakan tumor ganas yang sering terdeteksi terlambat sehingga mengakibatkan diagnosis dan pengobatan yang tidak optimal. Padahal penanganan radikal, misalnya mengamputasi bagian tulang yang diserang kanker, bisa dihindari bila tumor tulang diketahui sejak dini. Kemoterapi menjadi pengobatan pendukung, kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini belum diketahui secara pasti penyebab kanker tulang. Namun ada sejumlah penelitian yang mengarah pada faktor genetika sebagai salah satu pemicunya. Faktor risiko lain adalah, bila seseorang pernah menderita tumor jinak. Pada tumor tulang primer, biasanya pengobatannya dilakukan untuk menyelamatkan jiwa penderitanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker tulang juga bisa merupakan penyebaran dari sel-sel kanker di luar tulang atau disebut sebagai tumor tulang sekunder. Ini biasanya terjadi bila seseor ang telah menderita suatu jenis kanker pada stadium lanjut. "Karena itu, pengobatannya biasanya lebih mengarah pada bagaimana meningkatkan kualitas hidup penderita atau bersifat paliatif," kata Achmad Basuki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan pola makan yang perlu diterapkan penderita tumor tulang, sejauh ini tidak ada jenis makanan tertentu yang harus dikonsumsi atau dihindari. Yang jelas, menu makanan yang dikonsumsi harus bergizi seimbang. "Bagaimanapun, penderita tumor ganas memerlukan makanan yang bisa memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein dan zat gizi lain untuk meningkatkan kekebalan tubuh," ujarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber, Kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-4879550391636540696?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/4879550391636540696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/persepsi-tentang-tumor-tulang-sering.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4879550391636540696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4879550391636540696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/persepsi-tentang-tumor-tulang-sering.html' title='Persepsi tentang tumor tulang sering salah kaprah'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-1360628171832151967</id><published>2010-01-23T19:35:00.004+07:00</published><updated>2010-01-23T19:57:32.447+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memori PenyakitQu'/><title type='text'>Osteosarcom merenggutku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1rx1_Pcf4I/AAAAAAAAAGI/2bf7KCQM5Ws/s1600-h/draft_lens1569727module4161103photo_MOHD_FAUZI_SANSUSI003.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 97px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1rx1_Pcf4I/AAAAAAAAAGI/2bf7KCQM5Ws/s200/draft_lens1569727module4161103photo_MOHD_FAUZI_SANSUSI003.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5429918210560130946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Osteosarcom…………dari kata itu saja saya tidak paham arti dan makna yang tersirat didalam kertas hasil pendiagnosian kakiku. Tapi dari kata itu ternyata sekarang memulai hidupku penuh sensasi yang tidak pernah aku bayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pendiagnosisan dari dokter bahwa tumor yang ada dikaki kananku adalah osteosarcom, lekas tuk mencari informasi-informasi sebanyak-banyaknya tentang pengertiannya. Dari beberapa situs yang saya ambil dari kata Osteosarcoma, ada beberapa pengertian  diantaranya adalah kanker tulang ganas utama dari kanker-kanker tulang lainnya dan yang paling umum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya ambil diantaranya osteosarcom adalah kanker tulang paling umum mempengaruhi laki-laki yang berumur antara 10 dan 25 tahun, namun dapat lebih kurang umum mempengaruhi dewasa-dewasa yang lebih tua. Ia seringkali terjadi di tulang-tulang yang panjang dari lengan-lengan dan kaki-kaki pada area-area dari pertumbuhan yang cepat sekitar lutut-lutut dan bahu-bahu (pundak) dari anak-anak. Tipe kanker ini seringkali adalah sangat agresif dengan risiko penyebaran ke paru-paru. Angka kelangsungan hidup dari lima tahun adalah kira-kira 65%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga situs lain Osteosarkoma Patofisiologi/Etiologi. Osteosarkoma atau osteogenik sarkoma adalah tipe tumor maligna primer yang paling banyak ditemukan. Lebih dari 50% terjadi pada femur distal dan disusul oleh tibia proksimal dan humerus. Tulang pipih dan tulang panjang mempunyai insiden yang hampir sama pada usia lebih dari 25 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Osteosarkoma adalah lesi yang relatif besar, menyebabkan nyeri dan pembengkakan dalam durasi singkat. Area yang terkena biasanya hangat karena vaskularisasi pada area tersebut meningkat. Bagian pusat massa berupa sklerotik meningkatkan aktivitas osteoblastik; bagian perifernya lembut, meluas melalui korteks tulang dengan tampakan seperti sinar matahari yang klasik, yang diasosiasikan dengn neoplasma. Ekpansi ke dalam kanalis medularis juga umum terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1rxrRuHQtI/AAAAAAAAAGA/qja6m4uDwbU/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 104px; height: 78px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1rxrRuHQtI/AAAAAAAAAGA/qja6m4uDwbU/s200/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5429918026542039762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Osteosarkoma mungkin osteoblastik, kondroblastik, atau fibroblastik, tergantung asal jaringannya. Apapun sumbernya lesinya biasanya bermetastasi ke perifer paru dalam 2 tahun setelah tindakan, dan biasanya berakhir dengan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insidens/Prevalensi. Osteosarkoma terjadi lebih sering pada pria dibandingkan wanita (2:1), antara usai 10-30 tahun. Dan pada usia yang lebih tua pada klien dengan penyakit Paget. Klien yang menerima radiasi untuk kanker jenis lain atau klien yang mempunyai lesi benigna juga mempunyai resiko yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dari beberapa artikel yang saya baca hamper dari persepsi saya bahwa pasien osteosarcom hanya memiliki harapan hidup yang sedikit yah minimal 5 tahun, ditemukan pada usia anak-anak dan remaja serta pada penderita laki-laki. Tapi dari survey di RSCM (berhubung saya mengikuti pengobatan saya di sana) ternyata resiko terkena osteosarcom tidak hanya ditemukan pada pasien laki-laki melainkan pasien wanitapun juga banyak, yah termasuk saya. Dan juga tidak hanya di usia muda tetapi di usia ibu-ibu di usia 30an juga banyak ditemukan. Biasyanya pasien yang dating saat kondisi tumor sudah sangat membesar dan stadium lanjut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menganggap hanya sepele dengan kondisi tumor yang awalnya kecil kemudian di lakukan pemijitan-pemijitan, beranggapan akan hilang (padahal yang saya tahu tumor itu tidak boleh dipijit, untung tumor saya cuekin) yah akhirnya jadi membesar karena merangsang tumor tersebut. Gitu………..makanya secepat mungkin kerumah sakit apabila ada sesuatu yang aneh dibagian tubuh kita agar semakin dini pengobatan semakin besar harapan tuk sembuh, yah jangan kayak saya udah 2 tahun baru control. Yah jadinya begini deh………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca artikel-artikel bahwa penyakit osteosarcom hanya memiliki harapan hidup hanya beberapa tahun setelah melakukan pembedahan ataupun pengobatan bagi stadium lanjut membuat saya tambah ngeri. tapi kengerian saya hilang ketika saya membaca kata-kata indah dan penuh pesona dari kitabullah bahwasanya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Adakah manusia yang menyangka bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan : Kami telah beriman’, sedangkan mereka tidak di uji lagi ? Dan Sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhna ALLAH mengetahui orang-raong yang benar dan sesunggunya Dia mengetahui orang-orang yang berdusta.&lt;/span&gt;” (QS Al-Ankabut : 2-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-1360628171832151967?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/1360628171832151967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/osteosarcom-merenggutku.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/1360628171832151967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/1360628171832151967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/osteosarcom-merenggutku.html' title='Osteosarcom merenggutku'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1rx1_Pcf4I/AAAAAAAAAGI/2bf7KCQM5Ws/s72-c/draft_lens1569727module4161103photo_MOHD_FAUZI_SANSUSI003.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-4057955896785920148</id><published>2010-01-18T13:22:00.003+07:00</published><updated>2010-01-18T13:37:26.708+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Wanita'/><title type='text'>Problematika wanita karir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1QBZfvthwI/AAAAAAAAAFY/igHPKcaBUjQ/s1600-h/4040298548_e548fa2c10_t.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 72px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1QBZfvthwI/AAAAAAAAAFY/igHPKcaBUjQ/s200/4040298548_e548fa2c10_t.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427964988418262786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Wanita karir, dalam segala levelnya, kian hari kian mewabah. Dari posisi pucuk pimpinan negara, top executive, hingga kondektur bus bahkan tukang becak. Hingga kini boleh dibilang nyaris tidak ada jenis profesi yang belum terambah kaum hawa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya, wanita telah meninggalkan kehidupannya yang khas pada era agraris. Pada era tersebut ia adalah makhluk rumah sejati. Ia mengasuh anak-anaknya dengan setia, juga berperan dalam perekonomian keluarga dengan aktivitas di ladang-ladang tradisional seputar rumahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mitos pertanian, wanita adalah petani pertama di muka bumi ini. Sang suami, berkelana dari hutan ke hutan, padang ke padang untuk berburu binatang. Ketika binatang-binatang tertentu ternyata diketahui dapat dipelihara dan diternakkan maka pertanian dikembangkan secara intensif. Wanita pun masih tak beranjak dari posisinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tahu kapan menemui suami di ladang, menyusui anak, dan kapan harus menanak nasi dirumah. Dan yang khas, mereka tidak pernah bekerja pada suami orang lain.&lt;br /&gt;Materialisme yang subur pada masa Renaissance telah menggiring manusia pada era industrialisasi. Pandangan baru ini melihat wanita dan laki-laki sama saja kodratnya, yakni sebagai faktor produksi. Hanya saja dengan dilatarbelakangi pertimbangan fisik dan kelas sosial yanmg berlaku upah kerja wanita selalu nomor dua. Kapitalisme menghancurkan industri rumah tangga satu persatu. Satu superpabrik dengan multi produksi cukup untuk satu kota atau negara. Dan manusia pekerja tersedot ke dalamnya, termasuk wanita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita pun akhirnya berduyun-duyun meninggalkan “istananya”, berbaur dengan pria memasuki pabrik untuk menjadi pekerja atau buruh dengan upah rendah. Ketika itu pula, mulai terdengar jerit tangis para balita yang pagi hari sudah kehilangan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;“Dengan bekerja, saya bisa membelikan susu anak saya dan membelikan banyak mainan untuk mereka. Suatu hal yang sulit jika saya hanya mengandalkan gaji suami yang pas-pasan.”&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Demikian argumen yang sering kita dengar yang sepintas mungkin sangat manusiawi. Namun sayang, harga yang dibayar terlampau mahal dari hanya sekedar susu formula dan mainan anak-anak. Kasih sayang yang hilang, kecemasan, dan ketakutan anak-anak ketika ditinggal sang ibu, akan masuk ke alam bawah sadarnya dan mempengaruhi perkembangan pribadinya hingga kelak dia dewasa. &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan dien dan akhlak pun merupakan hal yang sangat sulit jika seharian hanya berinteraksi dengan pembantu dan dididik televisi. Lantas, bagaimanakah jadinya generasi ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motif yang lain yang lebih tinggi tinggi tingkatannya adalah motif psikologis dan tuntutan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapat. Gerakan emansipasi yang didengungkan wanita barat telah berhasil memancing naluri wanita seantero bumi untuk berusaha menunjukkan eksistensinya. Wanita memang hebat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak diantara wanita yang tidak kalah berhasil bahkan lebih berprestasi daripada kaum pria. Namun, di lain pihak, bisakah para wanita menjadi “super women” yang sukses dalam menjalankan peran gandanya? Jika kemudian statistik menunjukkan angka kriminalitas, perceraian, perselingkuhan meningkat dikarenakan terabaikannya keluarga sebagai basis pendidikan moral yang utama, sungguh, lagi-lagi harga yang dibayar terlalu mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hal yang dilematis, memang, jika kemudian wanita bekerja didorong oleh tuntutan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah ia dapat. Oleh karena itu para wanita muslimah seharusnya mempelajari ilmu yang bermanfaat sesuai dengan kebutuhan wanita dan masyarakat walaupun tidak merupakan keharusan maupun fardu kifayah. Harus ada relevansi antara belajar dengan kebutuhannya sehingga wanita tidak menuntut sesuatu yang tidak diperlukan olehnya atau masyarakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jika keadaan memaksa hingga wanita musti bekerja di luar rumah, Islam telah memberikan batasannya. Yaitu: harus seizin walinya (ayah atau suami) untuk pekerjaan mubah, seperti mengajar anak putri atau menjadi perawat bagi pasien wanita; Tidak ikhtilat (campur baur) dengan pria atau berkhlawat dengan pria; Tidak bertabarruj dan memperlihatkan perhiasan atau kecantikannya; Tidak bersolek dan memekai parfum; Memakai hijab yang sesuai syari’at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga, tempat bekerja wanita yang sesungguhnya dan yang paling mulia adalah di dalam rumahnya. Disanalah wanita akan senantiasa terlindungi dan dapat lebih dekat dengan Allah manakala menetap di rumah, mencari ridha Allah dengan cara beribadah kepada-Nya, mencurahkan segenap kemampuan untuk mendidik sang buah hati, mentaati suami, dan memberikan kasih sayang kepada anggota keluarga.&lt;br /&gt;Wanita yang hebat, bukanlah mereka yang harus bersaing berebut dunia dengan kaum pria. Wanita yang sukses adalah yang bertanggung jawab dengan tugas utama yang dianugerhakan Allah atasnya: mendidik generasi tangguh masa depan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-4057955896785920148?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/4057955896785920148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/problematika-wanita-karir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4057955896785920148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4057955896785920148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/problematika-wanita-karir.html' title='Problematika wanita karir'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1QBZfvthwI/AAAAAAAAAFY/igHPKcaBUjQ/s72-c/4040298548_e548fa2c10_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-335629796884037091</id><published>2010-01-18T13:08:00.002+07:00</published><updated>2010-01-18T13:22:50.888+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persahabatan'/><title type='text'>Indahnya per-sa-ha-ba-tan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1P-FtwGlvI/AAAAAAAAAFQ/m7mQuImFoyg/s1600-h/6691_100420437980_720792980_2010107_5187964_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1P-FtwGlvI/AAAAAAAAAFQ/m7mQuImFoyg/s200/6691_100420437980_720792980_2010107_5187964_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427961350045734642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur – disakiti, diperhatikan – dikecewakan, didengar – diabaikan, dibantu – ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang&lt;br /&gt;mementingkan diri sendiri **&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita.&lt;br /&gt;Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang berada di samping anda ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang ingin bersama anda saat anda tak bisa memberikan apa-apa ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MEREKALAH SAHABAT ANDA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-335629796884037091?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/335629796884037091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/indahnya-per-sa-ha-ba-tan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/335629796884037091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/335629796884037091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/indahnya-per-sa-ha-ba-tan.html' title='Indahnya per-sa-ha-ba-tan'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1P-FtwGlvI/AAAAAAAAAFQ/m7mQuImFoyg/s72-c/6691_100420437980_720792980_2010107_5187964_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-8868890014566684130</id><published>2010-01-18T13:03:00.001+07:00</published><updated>2010-01-18T13:06:34.429+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kajian Psikologi'/><title type='text'>Gangguan kepribadian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1P6TZhP8ZI/AAAAAAAAAFI/0canO7wcTPI/s1600-h/personality.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 127px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1P6TZhP8ZI/AAAAAAAAAFI/0canO7wcTPI/s200/personality.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427957187086381458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan Kepribadian adalah istilah umum untuk suatu jenis penyakit mental di mana cara berpikir, memahami situasi, dan berhubungan dengan orang lain tidak berfungsi. Ada banyak jenis spesifik gangguan kepribadian. Secara umum, memiliki gangguan kepribadian berarti memiliki kaku dan berpotensi merusak diri sendiri atau merendahkan diri-pola berpikir dan berperilaku tidak peduli pada situasinya. Hal ini menyebabkan stress dalam hidup atau gangguan dari kemampuan untuk beraktivitas rutin di tempat kerja, sekolah atau situasi sosial lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa kasus, kemungkinan penderita tidak menyadari bahwa mereka memiliki gangguan kepribadian karena cara berpikir dan berperilaku tampak alami bagi si penderita, dan penderita mungkin menyalahkan orang lain atas keadaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kepribadian adalah kombinasi dari pikiran, emosi dan perilaku yang membuat seseorang unik, berbeda satu sama lain. Ini cara melihat, memahami dan berhubungan dengan dunia luar, dan juga bagaimana seseorang melihat diri sendiri. Bentuk kepribadian selama masa kanak-kanak, dibentuk melalui interaksi dari dua faktor:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Warisan kecenderungan atau gen. Ini adalah aspek kepribadian yang diturunkan kepada seseorag dari oleh orang tua, seperti rasa malu atau pandangan terhadap kebahagiaan. Hal ini kadang-kadang disebut temperamen bersifat "alami" dan merupakan bagian dari pola asuh dan "konflik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Lingkungan, atau situasi kehidupan. Lingkungan tempat seseorang dibesarkan, hubungan dengan anggota keluarga dan orang lain juga turut berpengaruh dalam pembentukan kepribadian. Ini mencakup beberapa hal seperti jenis pola pengasuhan yang dialami seseorangapakah itu dengan penuh cinta atau kekerasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan kepribadian dianggap disebabkan oleh kombinasi genetik dan pengaruh lingkungan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memiliki kerentanan genetik untuk mengembangkan sebuah gangguan kepribadian dan situasi kehidupan dapat memicu perkembangan gangguan kepribadian. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala umum gangguan kepribadian meliputi:&lt;br /&gt;* Mood yang berubah-ubah&lt;br /&gt;* Hubungan yang tidak harmonis&lt;br /&gt;* Isolasi sosial&lt;br /&gt;* Mudah marah&lt;br /&gt;* Kecurigaan dan ketidakpercayaan terhadap orang lain&lt;br /&gt;* Kesulitan berteman&lt;br /&gt;* Sebuah kebutuhan untuk kepuasan instan&lt;br /&gt;* Penyalahgunaan Alkohol atau narkotika dan obat-obatan terlarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis spesifik gangguan kepribadian dikelompokkan ke dalam tiga kelompok berdasarkan karakteristik dan gejala serupa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cluster A:&lt;br /&gt;Jenis ini adalah gangguan kepribadian yang ditandai oleh berpikir atau berperilaku anek dan eksentrik yang mencakup:&lt;br /&gt;* Gangguan kepribadian paranoid&lt;br /&gt;* Ketidakpercayaan dan kecurigaan orang lain&lt;br /&gt;* Percaya bahwa orang lain berusaha untuk menyakiti&lt;br /&gt;* Emosional&lt;br /&gt;* Mengembangkan sikap permusuhan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan Kepribadian Skizofrenia&lt;br /&gt;* Kurangnya minat dalam hubungan sosial&lt;br /&gt;* Terbatas ekspresi emosional&lt;br /&gt;* Ketidakmampuan untuk mengambil isyarat-isyarat sosial yang normal&lt;br /&gt;* Sikap acuh tak acuh terhadap orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan Kepribadian Schizotypal&lt;br /&gt;* Berpakaian, berpikir, kepercayaan atau perilaku aneh&lt;br /&gt;* Ketidakharmoniasan dalam menjalin hubungan&lt;br /&gt;* Emosi datar&lt;br /&gt;* Ketidakpedulian terhadap orang lain&lt;br /&gt;* "Berpikir Magical" - percaya bahwa dapat mempengaruhi orang dan peristiwa dengan pikiran&lt;br /&gt;* Percaya bahwa ada pesan tersembunyi dalam omongan seseorang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cluster B:&lt;br /&gt;Jenis ini adalah gangguan kepribadian yang ditandai dengan terlalu emosional berpikir atau berperilaku yang mencakup:&lt;br /&gt;* Antisosial (sebelumnya, sosiopat)&lt;br /&gt;* Mengabaikan orang lain&lt;br /&gt;* Terus-menerus berbohong atau mencuri&lt;br /&gt;* Berulangkali bermasalah dengan hukum&lt;br /&gt;* Berulang kali melanggar hak orang lain&lt;br /&gt;* Agresif, sering berperilaku keras&lt;br /&gt;* Mengabaikan keselamatan diri sendiri dan orang lain &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan Kepribadian Borderline&lt;br /&gt;* Suasana hati tidak stabil&lt;br /&gt;* Kecenderungan bunuh diri&lt;br /&gt;* Takut sendirian &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan Kepribadian Munafik&lt;br /&gt;* Terus-menerus mencari perhatian&lt;br /&gt;* Terlalu emosional&lt;br /&gt;* Suasana hati tidak stabil&lt;br /&gt;* Kekhawatiran berlebihan terhadap penampilan fisik &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan Kepribadian Narsisistik&lt;br /&gt;* Percaya bahwa lebih baik daripada yang lain&lt;br /&gt;* Khayalan tentang kekuasaan, kesuksesan dan daya tarik&lt;br /&gt;* Melebihkan prestasi atau bakat&lt;br /&gt;* Terus-menerus mengharapkan pujian dan kekaguman&lt;br /&gt;* Gagal untuk mengenali emosi dan perasaan orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cluster C:&lt;br /&gt;Cluster C adalah gangguan kepribadian yang ditandai dengan cemas, takut berpikir atau bertindak yang mencakup:&lt;br /&gt;Gangguan kepribadian Avoidant&lt;br /&gt;* Hipersensitivitas terhadap kritik atau penolakan&lt;br /&gt;* Merasa tidak memadai&lt;br /&gt;* Isolasi diri&lt;br /&gt;* Rasa malu yang ekstrem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan Kepribadian Ketergantungan&lt;br /&gt;* Ketergantungan yang berlebihan pada orang lain&lt;br /&gt;* Kepatuhan terhadap orang lain&lt;br /&gt;* Keinginan untuk diyani&lt;br /&gt;* Kurang toleransi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan Kepribadian Obsesif-Compulsive&lt;br /&gt;* Keasyikan dengan ketertiban dan aturan&lt;br /&gt;* Perfeksionisme yang ekstrem&lt;br /&gt;* Keinginan untuk bisa mengendalikan situasi&lt;br /&gt;* Ketidakmampuan untuk membuang benda-benda rusak atau tak berguna&lt;br /&gt;�&lt;br /&gt;Perawatan&lt;br /&gt;Perawatan yang terbaik untuk seseorang dengan gangguan kepribadian tergantung pada jenis gangguan kepribadian yang dialami. Sering kali, sebuah pendekatan tim yang sesuai untuk memastikan semua psikiatri, medis dan kebutuhan sosial terpenuhi. Karena gangguan kepribadian cenderung menjadi kronis dan kadang-kadang dapat berlangsung lebih dari kehidupan dewasa, penderita mungkin perlu pengobatan jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim yang terlibat dalam perawatan mungkin termasuk:&lt;br /&gt;* Keluarga atau dokter perawat&lt;br /&gt;* Psikiater&lt;br /&gt;* Psikoterapis&lt;br /&gt;* Apoteker&lt;br /&gt;* Anggota keluarga&lt;br /&gt;* Pekerja sosial &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang merasa memiliki gejala-gejala ringan yang terkontrol dengan baik, kemungkinan hanya perlu perawatan dari dokter, psikiater atau terapis. Pilihan perawatan antara lain dengan psikoterapi, obat-obatan, atau perawatan rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: medlineplus dan mayoclinic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-8868890014566684130?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/8868890014566684130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/gangguan-kepribadian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/8868890014566684130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/8868890014566684130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/gangguan-kepribadian.html' title='Gangguan kepribadian'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1P6TZhP8ZI/AAAAAAAAAFI/0canO7wcTPI/s72-c/personality.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-7431336920601400416</id><published>2010-01-18T12:50:00.002+07:00</published><updated>2010-01-18T12:56:10.994+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>20 cara menghargai tubuh sendiri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1P37K39yHI/AAAAAAAAAFA/rReJwhui1eo/s1600-h/f_424941s2l64m_37eebf5.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1P37K39yHI/AAAAAAAAAFA/rReJwhui1eo/s200/f_424941s2l64m_37eebf5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427954571815012466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda cukup puas dengan tubuh sendiri? Bila kurang puas, ikuti saran dari Margo Maine, Ph.D berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Tubuh Anda adalah ciptaan Tuhan yang luar biasa, mulailah untuk menghargainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Buat daftar yang mencantumkan hal-hal yang dapat dilakukan tubuh Anda. Baca dan tambah terus daftar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Sadari apa yang bisa dilakukan tubuh Anda setiap hari. Ingatlah bahwa tubuh adalah instrumen kehidupan, bukan sekadar hiasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Buatlah daftar orang-orang yang Anda kagumi: orang yang banyak menyumbang hal positif dalam hidup Anda, di masyarakat dan di dunia. Perhatikan apakah penampilan fisik mereka tampak penting dalam menunjang kesuksesan dan pencapaiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Berjalanlah dengan kepala diangkat, didukung rasa percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.    Jangan biarkan berat badan atau postur tubuh menghalangi Anda menikmati kegiatan yang disukai.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;7.    Pakailah baju yang nyaman, disukai dan terasa enak di tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.    Hitung berkat yang Anda terima, bukan kemalangan-kemalangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.    Pikirkan hal-hal lain yang bisa dicapai dengan waktu dan energi yang dihabiskan untuk mengkhawatirkan badan dan penampilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Jadilah sahabat serta pendukung, bukan musuh bagi tubuh sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Pikirkan bahwa kulit Anda beregenerasi setiap bulan, perut setiap lima hari, liver setiap 6 minggu dan tulang setiap tiga bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.Setiap bangun tidur di pagi hari jangan lupa berterimakasih atas istirahat untuk tubuh sehingga tubuh terasa segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.Setiap malam saat akan tidur jangan lupa berkata kepada tubuh Anda betapa berharganya tubuh, sehingga membantu melaksanakan tugas sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.Temukan metode latihan olahraga yang Anda nikmati dan lakukan secara teratur. Tapi jangan berolahraga untuk menurunkan berat badan atau melawan tubuh sendiri. Lakukan olahraga untuk kesehatan dan kekuatan tubuh, karena membuat Anda nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.Ingat kembali saat Anda merasa nyaman dengan tubuh Anda. Katakan pada diri sendiri Anda dapat merasa seperti itu lagi, bahkan pada usia yang tidak muda lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.Buatlah daftar 10 hal positif tentang diri sendiri tanpa menyebut penampilan fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.Buat tulisan dan tempel di kaca rias: saya tampil menarik dari dalam dan luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.Cari hal-hal indah yang ada di dunia dan pada diri Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19.Mulailah berkata pada diri sendiri: hidup itu terlalu singkat untuk menghabiskan waktu membenci tubuh sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20.Makanlah ketika lapar dan istirahat ketika lelah. Carilah teman-teman yang bisa mengingatkan akan kecantikan luar dan dalam yang ada pada diri Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-7431336920601400416?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/7431336920601400416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/20-cara-menghargai-tubuh-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/7431336920601400416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/7431336920601400416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/20-cara-menghargai-tubuh-sendiri.html' title='20 cara menghargai tubuh sendiri'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1P37K39yHI/AAAAAAAAAFA/rReJwhui1eo/s72-c/f_424941s2l64m_37eebf5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-182398201212073402</id><published>2010-01-18T12:39:00.004+07:00</published><updated>2010-01-18T12:48:45.844+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><title type='text'>Di balik fenomena facebook</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1P2JTsAG_I/AAAAAAAAAE4/GkwFprJYF7Y/s1600-h/4581_1145885322195_1079377197_1951955_5560763_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 144px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1P2JTsAG_I/AAAAAAAAAE4/GkwFprJYF7Y/s200/4581_1145885322195_1079377197_1951955_5560763_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427952615675665394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasei yang ditunggu-tunggu ...’siapa calon bapak si jabang bayi?’&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ada khabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang celebrities yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wuiih......mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya seperti itu, penuh sensasi.Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wuiiih......ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu, sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya apapun diketahui orang, dikomentarin orang bahkan mohon maaf ....’dilecehkan’ orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena itu bernama facebook, setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya. Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya. Lihat saja beberapa status facebook :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita menuliskan “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hujan-hujan malam-malam sendirian, enaknya ngapain ya.....?”&lt;/span&gt;------kemudian puluhan komen bermunculan dari lelaki dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;mau ditemanin? Dijamin puas deh...”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita lainnya menuliskan “ &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bangun tidur, badan sakit semua, biasa....habis malam jumat ya begini...:&lt;/span&gt;” kemudian komen2 nakal bermunculan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menulis “ &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bete nih di rumah terus, mana misua jauh lagi....&lt;/span&gt;”, ----kemudian komen2 pelecehan bermunculan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula yang komen di wall temannya “ &lt;span style="font-style:italic;"&gt;eeeh ini si anu ya ...., yang dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh dicariin tuh sama si itu...&lt;/span&gt;.” ----lupa klu si anu sudah punya suami dan anak-anak yang manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;habis minum jamu nih...., &lt;/span&gt;ada yang mau menerima tantangan ?’----langsung berpuluh2 komen datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang hanya menuliskan, “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;lagi bokek, kagak punya duit...&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga yang nulis “ &lt;span style="font-style:italic;"&gt;mau tidur nih, panas banget...bakal tidur pake dalaman lagi nih” .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dan ribuan status-status yang numpang beken dan pengin ada komen-komen dari lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita, telinga kita, bahkan pikiran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal yang semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru sj di upload di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga memakai kaos dan celana pendek.....padahal sebagian besar yg didalam foto tersebut sudah berjilbab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah berubah dari kehidupan jahiliyah menjadi kehidupan islami, foto saat dulu jahiliyah bersama teman2 prianya bergandengan dengan ceria....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan kekasihnya dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini sang wanita telah berkeluarga dan hidup dengan tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya hilang apa yang diajarkan seseorang yang sangat dicintai Allah...., yaitu Muhammad SAW, Rasulullah kepada umatnya. Seseorang yang sangat menjaga kemuliaan dirinya dan keluarganya. Ingatkah ketika Rasulullah bertanya pada Aisyah r.ha&lt;br /&gt;“ Wahai Aisyah apa yang dapat saya makan pagi ini?” maka Istri tercinta, sang humairah, sang pipi merah Aisyah menjawab “ Rasul, kekasih hatiku, sesungguhnya tidak ada yang dapat kita makan pagi ini”. Rasul dengan senyum teduhnya berkata “baiklah Aisyah, aku berpuasa hari ini”. Tidak perlu orang tahu bahwa tidak ada makanan di rumah rasulullah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah Abdurahman bin Auf r.a mengikuti Rasulullah berhijrah dari mekah ke madinah, ketika saudaranya menawarkannya sebagiahttp://www.blogger.com/img/blank.gif&lt;br /&gt;masukkan tag cetak miringn hartanya, dan sebagian rumahnya, &lt;br /&gt;maka abdurahman bin auf mengatakan, tunjukan saja saya pasar. Kekurangannya tidak membuat beliau kehilangan kemuliaan hidupnya. Bahwasanya kehormatan menjadi salah satu indikator keimanan seseorang, sebagaimana Rasulullah, bersabda, “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Malu itu sebahagian dari iman”&lt;/span&gt;. (Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan fenomena di atas menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam, hegemoni ‘kesenangan semu’ dan dibungkus dengan ‘persahabatan fatamorgana’ ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang melindas semua tata krama tentang Malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Rasulullah SAW menegaskan dengan sindiran keras kepada kita&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.&lt;/span&gt;” (Bukhari). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka para wanita yang menemukan jati dirinya, dibukakan cahayanya oleh Allah sehingga saat di masa lalu jauh dari Allah kemudian ter inqilabiyah – tershibghoh, tercelup dan terwarnai cahaya ilahiyah, hatinya teriris melihat masa lalunya dibuka dengan penuh senyuman, oleh orang yang mengaku sebagai teman, sebagai sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu, mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan ‘kesenangan’, ‘gurauan’ membuat Iffah kita luntur tak berbekas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;catatan&lt;br /&gt;***"Iffah (bisa berarti martabat/kehormatan) adalah bahasa yang lebih akrab untuk menyatakan upaya penjagaan diri ini. Iffah sendiri memiliki makna usaha memelihara dan menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak halal, makruh dan tercela."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-182398201212073402?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/182398201212073402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/di-balik-fenomena-facebook.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/182398201212073402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/182398201212073402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/di-balik-fenomena-facebook.html' title='Di balik fenomena facebook'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1P2JTsAG_I/AAAAAAAAAE4/GkwFprJYF7Y/s72-c/4581_1145885322195_1079377197_1951955_5560763_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-6817426047602130762</id><published>2010-01-18T12:01:00.002+07:00</published><updated>2010-01-18T12:06:02.520+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Tak perlu faktor genetik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1Pr7Br5d6I/AAAAAAAAAEw/z_ITs-COn_E/s1600-h/pintar-(cog1st.org)-dalam.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1Pr7Br5d6I/AAAAAAAAAEw/z_ITs-COn_E/s200/pintar-(cog1st.org)-dalam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427941375208945570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada satu lagi manfaat yang bisa didapatkan jika rajin berolahraga dengan teratur. Bukan cuma fisik yang tambah sehat tapi otak juga jadi lebih pintar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor pintar karena olahraga lebih teruji ketimbang karena keturunan atau genetik. Pintar karena olaharaga dan lingkungan pengaruhnya hingga 80 persen sedangkan karena keturunan atau genetik kurang dari 15 persen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kaitannya olahraga dan otak pintar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berolahraga dengan teratur akan memiliki sistem kardiovaskular yang kuat. Sehingga meningkatkan aliran darah ke otak, mengurangi kegelisahan, meningkatkan suasana hati, mengurangi kelelahan serta membuat seseorang menjadi lebih konsentrasi dan fokus dalam mengerjakan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem yang kuat ini bisa meningkatkan kemampuan otak seseorang sehingga membantunya mendapatkan nilai yang lebih bagus dan bisa menjadi orang yang lebih sukses di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dokter telah mengetahui sejak 3.000 tahun lalu bahwa pikiran yang sehat terdapat dalam tubuh yang sehat pula," ujar H. Georg Kuhn, professor ilmu saraf regeneratif dari Center for Brain Repair and Rehabilitation, Institute of Neuroscience and Physiology, University of Gothenburg di Swedia, seperti dikutip dari Health, Kamis (3/12/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor genetik memainkan peranan yang kecil dalam menjelaskan hubungan antara pikiran dan tubuh dibandingkan dengan pengaruh lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hasil penelitian ini menunjukkan terlepas dari pengaruh genetik yang memang sudah ada, apapun yang dipilih dan dilakukan seseorang dalam kesehariannya bisa membuat perbedaan pada diri orang itu sendiri," ujar Dr Suzanne Steinbaum, juru bicara dari American Heart Association.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan antara aktivitas fisik dan fungsi kognitif (pemahaman) telah dipelajari sebelumnya, tapi biasanya hanya pada orang yang sudah tua untuk mencegah kepikunan dan pada anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan penelitian ini lebih difokuskan pada orang dewasa muda, karena pada masa itu prestasi akademik memiliki dampak yang besar terhadap masa depan seseorang serta sistem saraf pusatnya masih berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti menjadikan orang dewasa muda yang berusia di atas 18 tahun sebagai objeknya. Didapatkan kesehatan kardiovaskular yang lebih baik berhubungan dengan tingkat kecerdasan yang lebih tinggi, serta faktor lingkungan memberikan pengaruh sebesar 80 persen sedangkan genetik kurang dari 15 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin lebih pintar dan berhasil dalam mengerjakan segala hal, tidak ada salahnya untuk membuat jadwal berolahraga teratur setiap minggunya. Selain kemampuan otak yang bertambah, tubuh pun akan menjadi lebih sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-6817426047602130762?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/6817426047602130762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/tak-perlu-faktor-genetik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6817426047602130762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6817426047602130762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/tak-perlu-faktor-genetik.html' title='Tak perlu faktor genetik'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1Pr7Br5d6I/AAAAAAAAAEw/z_ITs-COn_E/s72-c/pintar-(cog1st.org)-dalam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-6789583258226760474</id><published>2010-01-18T11:41:00.003+07:00</published><updated>2010-01-18T11:53:50.167+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><title type='text'>Indahnya bersabar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PpRr4MbXI/AAAAAAAAAEo/qhDhvYvj7H8/s1600-h/20278_1241850218467_1595684097_598075_7634860_s.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 97px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PpRr4MbXI/AAAAAAAAAEo/qhDhvYvj7H8/s200/20278_1241850218467_1595684097_598075_7634860_s.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427938465957047666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Manusia seringkali berlaku egois. Ketika menginginkan rindu sesuatu, ia berdoa habis-habisan dan berupaya sungguh-sungguh demi tercapainya segala yang dirindukan. Tatkala berhasil, serta-merta ia pun melupakan Allah. Bahkan ia menganggap bahwa keberhasilan itu adalah hasil jerih payah dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, bila kegagalan menimpa, ia sering kecewa karenanya. Terkadang ia berburuk sangka kepada Allah dan menimpakan kekecewaannya itu kepada siapa saja yang dianggap biang penyebab kegagalan tersebut. Padahal, rasa kecewa, sedih, dan kesal itu lahir karena manusia terlalu berharap bahwa kehendak Allah harus selalu cocok dengan keinginannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jelas dari kedua sikap tersebut ada sesuatu yang terlewatkan. Yaitu sikap sabar, tawakal, dan syukur nikmat. Karenanya, beruntunglah orang yang memiliki sikap sabar ketika musibah datang menimpa dan memiliki syukur ketika keberuntungan datang menerpa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar, menurut Dzunnun Al-Mishry, adalah menjauhkan diri dari hal-hal yang bertentangan dengan agama dan bersikap tenang manakala terkena musibah, serta berlapang dada dalam kefakiran di tengah-tengah medan kehidupan. Atau, seperti kata Al-Junaid, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Engkau menelan suatu kepahitan tanpa mengerutkan muka".&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Adapun syukur, adalah tindakan memuji si pemberi nikmat atas kebaikan yang telah dilakukannya. Seseorang dikatakan bersyukur kepada Allah, apabila ia mengakui nikmat itu di dalam batinnya, lalu membicarakannya dengan lisan, serta menjadikan karunia nikmat itu sebagai ladang ketaatan kepada-Nya. Pada hakikatnya syukur itu merupakan perwujudan sikap sabar ketika manusia mendapat nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita harus bersabar ketika mendapatkan nikmat? Karena, karunia nikmat itu justru akan menggelincirkan manusia ke dalam kekhilafan dan memperturutkan hawa nafsu. Betapa banyak orang yang mampu bersabar ketika diberikan ujian, tapi tak mampu bersabar ketika diberi kenikmatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu seberapa mampukah kita merasakan nikmatnya sabar? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahdan, di masa Rasulullah SAW, sebuah ujian menimpa Ummu Sulaim. Suatu hari anaknya meninggal dunia, padahal suaminya sedang bepergian. Ummu Sulaim berusaha agar kematian anaknya itu tidak diketahui dengan tiba-tiba oleh sang suami sedatangnya dari perjalanan nanti. Ia pun mempersiapkan hidangan untuk menyambut kedatangan suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sang suami datang, ia pun segera menyantap hidangan yang telah dipersiapkan dengan lahapnya. "Bagaimana keadaan anak kita sekarang?" tanya suaminya. "Alhamdulillah, sejak sakitnya itu tidak pernah setenang malam ini," jawab Ummu Sulaim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ummu Sulaim menghias diri dengan memakai pakaian terindah yang dimilikinya, agar sang suami timbul hasratnya. Tak lama setelah sang suami menggauli dan memuaskan hajatnya, Ummu Sulaim mulai bertanya, "Apakah Kanda tidak merasa heran dengan tetangga-tetangga kita itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa mereka?" tanya suaminya."Mereka itu diberi pinjaman, tetapi setelah diminta kembali, tiba-tiba mereka menyatakan kedukacitaan yang luar biasa," jawab Ummu Suliam."Buruk sekali kelakukan mereka itu," ujar suaminya.Ketika itulah ia memberitahukan apa sebenarnya yang terjadi terhadap anaknya. "Kanda," ujarnya. "Bukankah anak kita itu hanya pinjaman dari Allah? dan kini Allah telah memanggilnya kembali".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar perkataan istrinya tersebut, sang suami pun sadar akan apa yang terjadi. "Alhamdulillah, inna lillahi wa inna ilaihi raaji'uun," ujarnya penuh ketabahan. Keesokan harinya, pagi-pagi benar suaminya pergi ke tempat Rasulullah SAW dan memberitahukan kejadian tersebut. Rasul pun berdoa untuk keluarga itu, "Ya Allah, berilah keberkahan untuk kedua suami istri itu pada malam harinya tadi".&lt;br /&gt;Dalam kisah lain diceritakan bagaimana sedihnya Nabi Ya'kub ketika mendengar anaknya, Yusuf meninggal, hingga dikisahkan bagaimana matanya menjadi putih (QS. Yusuf: 84). Dan kesedihan itu semakin bertambah ketika anaknya yang lain Bunyamin ditahan pemerintah Mesir. Namun, apa yang dikatakan Nabi Ya'kub ketika itu? "Fa shabrun jamiil" (QS. Yusuf: 83). Sabar itu indah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kemampuan merasakan nikmatnya sabar terletak pada seberapa besar mutu pengakuan akan adanya takdir dan kemahakuasaan Allah SWT. Seseorang bisa sabar - seperti yang dilakukan Ummu Sulaim dan suaminya - bila ia mampu meyakini bahwa semua yang terjadi karena izin Allah dan meyakini bahwa Allah tidak akan mendzalimi hamba-Nya.&lt;br /&gt;Sa'ad bin Jubair memberikan contoh tentang seorang budak belian yang dipukul dengan cambuk. Namun sikap budak tersebut seolah-olah mencerminkan makna firman-Nya, Inna lillahi Sesungguhnya kami hanya milik Allah semata. Jadi, ia mengakui bahwa dirinya adalah kepunyaan Allah yang bebas dipergunakan dan diapakan saja oleh Allah.&lt;br /&gt;Sedangkan harapannya akan pahala dikarenakan musibah tersebut seakan merupakan makna dari firman-Nya, Wa inna ilaihi raaji'uun Dan kepada-Nya kita kembali. Oleh karena itu, tidak mengherankan ketika Abu Bakar As-Siddiq jatuh sakit, dan para sahabat yang menjenguknya bertanya, "Saudaraku, tidakkah sebaiknya kami panggilkan saja tabib?". Abu Bakar menjawab, "Sudah, tabib sudah memeriksaku". "Apa yang dikatakannya?" tanya mereka. Abu Bakar menjawab, "Dia katakan, 'Aku Maha Berbuat terhadap apa yang Aku kehendaki !".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, syarat mutlak orang bisa bersabar adalah ketika ditimpa sesuatu, pikirannya langsung tertuju hanya kepada Allah SWT. Inilah kunci terpenting yang harus dimiliki siapa saja yang ingin menjadi ahli sabar.&lt;br /&gt;Karena itu, keindahan dan keluhuran pribadi seseorang dapat dilihat dari sejauh mana ia pandai bersabar. Semakin seseorang mampu bersabar, niscaya akan semakin indah pula akhlaknya. Jaminan Allah pun demikian luar biasa bagi ahli sabar. "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas&lt;/span&gt;!" (QS. Az-Zumar:10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dan berikanlah kabar gembira pada orang-orang yang sabar, yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata, 'Inna lillaahi wa inna ilahi raaji'uun'. Mereka itulah orang-orang yang mendapat rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk"&lt;/span&gt;. (QS. Al-Baqarah:155-157). &lt;br /&gt;Wallahu a'lam bish-shawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-6789583258226760474?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/6789583258226760474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/indahnya-bersabar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6789583258226760474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6789583258226760474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/indahnya-bersabar.html' title='Indahnya bersabar'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PpRr4MbXI/AAAAAAAAAEo/qhDhvYvj7H8/s72-c/20278_1241850218467_1595684097_598075_7634860_s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-7333932139558971078</id><published>2010-01-18T11:33:00.002+07:00</published><updated>2010-01-18T11:39:29.807+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kajian Psikologi'/><title type='text'>Rasa cemburu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1Pl9x5IbVI/AAAAAAAAAEg/jg5hCORa85E/s1600-h/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 97px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1Pl9x5IbVI/AAAAAAAAAEg/jg5hCORa85E/s200/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427934825439325522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada saat kita sudah menjalin dan membina suatu hubungan, apakah hubungan intim dalam masa kenalan atau masa perwakinan, pengalaman yang tidak menyenangkan akan terjadi, yaitu timbulnya rasa cemburu antar pasangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa cemburu merupakan salah satu indikator hal-hal yang positif bagi kita terhadap pasangan, karena dengan rasa cemburu menjadi tolak ukur agar pasangan kita dapat menjaga sikap maupun tingkah laku dalam berkomunikasi dengan lawan jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya Islam mengajarkan agar dalam berkomunikasi dengan beda mahram agar menjaga pandangannya, tetapi bagi sebagian orang yang tidak paham tingkah laku seenaknya dengan lawan jenis menjadi pemicu rasa ketakutan bagi pasangan-pasangan yang sudah menikah. Misalnya saja seringnya berbaurnya kaum hawa dengan kaum adam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Rasa cemburu sangat dikaitkan dengan kondisi psikologis seseorang…………tetapi paradigma tentang esensi rasa cemburu terus berubah. maka dari itu untuk mengetahui paparan pengalaman rasa cemburu coba kita lihat paparan posting kali ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa cemburu merupakan pengalaman emosional merupakan pengalaman emosional negative sebagai hasil dari kemungkinan akan kehilangan relasi yang berharga, baik oleh kehadiran pesaing yang riil (nyata) maupun pesaing yang dibayangkan ada.&lt;br /&gt;Rasa cemburu selalu diikuti berbagai perasaan yang berkisar antara rasa sedih , rasa terabaikan atau bahkan merasa kehilangan kebanggaan oleh perasaan dicintai dan didambakan seseorang yang sangat berarti dan bermakna dalam kehidupan pada saat tertentu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat tiga perasaan yang merupakan perasaan inti yang membuat definisi cemburu semakin jelas, yaitu sakit hati, kemarahan yang amat sangat yang sering sekaligus diikuti rasa cemas bahkan ketakutan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa sakit hati mengikuti pengalaman yang menunjukkan pasangan telah gagal menghormati komitmennya terhadap relasi yang telah terjalin. Sedangkan kekuatan dan rasa cemas berangkat dari proses keikatan emosional dan rasa kehilangan ikatan emosional yang berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, rasa cemburu tidak melulu disebabkan rasa sakit hati kehilangan keintiman berpasangan, melainkan juga oleh berbagai macam sebab lain.&lt;br /&gt;Misalnya, pasangan kita harus kerja ke luar negeri karena pekerjaan yang lebih menjamin masa depan yang menjanjikan atau kematian pasangan akibat kecelakaan.&lt;br /&gt;Namun, memang terdapat keunikan elemen dalam perasaan cemburu, yaitu kehadiran pesaing romantis, yang sering disebut orang ketiga, yang mengancam kelanggengan hubungan intim yang terjalin dengan pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat dikatakan untuk menjadi cemburu, seseorang harus memiliki hubungan yang terancam sirna dengan kehadiran pesaing yang romantis sehingga mengancam hubungan intim yang telah terjalin. Apalagi bila pesaing tersebut adalah teman baiknya, kecuali bila teman/sahabat tersebut kemudian merasa bersalah karena merasa dikhianati sahabat sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus ini, kemarahan dan kebencian justru akan diarahkan kepada pasangan yang dinilai memulai “main mati adalah kemarahan yang timbul bisa menjadi penyebab perilaku menyerang. Dalam hal ini, bisa kita pahami tentang ekstrimnya kemarahan dengan membunuh akibat dari rasa cemburu. Penelitian di AS menyebutkan, 13 persen dari kasus pembunuhan disebabkan salah satu pasangan membunuh pasangannya dengan dasar cemburu sebagai motif utama.(Buss, 2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Reaksi terhadap Cemburu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cemburu adalah pengalaman yang membuat seseorang merasa tidak berbahagia. Namun, reaksi cultural yang sering muncul pada sekitar lima enam decade terdahulu adalah penilainan positif terhadap rasa cemburu yang menyatakan rasa cemburu merupakan bukti bahwa pasangan mencintai dirinya dan merupakan hal yang memberi efek bagi kelanggengan suatu perkawinan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sekitar tahun 1980 pendapat tentang cemburu berubah dengan menyatakan bahwa rasa cemburu merupakan ungkapan perasaan ketidakamanan psikis. Rasa cemburu seperti itu merupakan hasil perkembangan sikap mental yang tidak sehat dan ketidakoptimalan fungsi kepribadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pada awal abad ke-21 ini, perkembangan reaksi terhadap cemburu mengarahkan pada kesimpulan bahwa orang yang dilanda cemburu adalah orang yang berada dalam kondisi mental yang sama dengan “pedang bermata dua”. Artinya pada satu mata pedang merupakan ekpresi rasa cinta terhadap pasangan sehingga takut sekali kehilangan relasi yang mesra dengan pasangan, sedangkan pada mata pedang lainnya merupakan ekpresi keadaan paranoid (kecurigaan yang bersifat patologis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepekaan terhadap berkembangnya rasa cemburu antar pasangan pada masa-masa terakhir ini cenderung meningkat, sual pun cenderung memiliki dugaan dan berpikir bahkan dengan orang lain selain dirinya. Dugaan tersebut membuat parahnya perkembangan rasa cemburu salah satu pasangan pada pasangan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ungkapan cinta memang akan lebih semarak dengan kehadiran rasa cemburu dalam batas wajar, namun cemburu yang berlebihan kecuali menyiksa batin sendiri juga justru membuka peluang bagi kehancuran perkawinan. Pilihan diserahkan kepada anda sendiri………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-7333932139558971078?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/7333932139558971078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/rasa-cemburu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/7333932139558971078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/7333932139558971078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/rasa-cemburu.html' title='Rasa cemburu'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1Pl9x5IbVI/AAAAAAAAAEg/jg5hCORa85E/s72-c/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-6205896588685637179</id><published>2010-01-18T11:19:00.002+07:00</published><updated>2010-01-18T11:32:43.682+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Wanita'/><title type='text'>Karenanya kau dipilih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1Piwy1HCmI/AAAAAAAAAEY/pXvMBt8h19I/s1600-h/8316_1160921475299_1595684097_410094_6395733_s.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 102px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1Piwy1HCmI/AAAAAAAAAEY/pXvMBt8h19I/s200/8316_1160921475299_1595684097_410094_6395733_s.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427931303817710178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyakkah wanita yang belum menemukan jodohnya. Sungguh suatu fenomena yang memprihatinkan. Bukankah pernikahan merupakan kebutuhan mendasar. Semua orang menginginkan dan merindukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas dari jumlah perempuan yang semakin membengkak, tentu tak luput dari faktor kriteria pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa dipungkiri lelaki biasanya memasang setumpuk kriteria calon istrinya, begitupun dengan wanita punya segudang syarat untuk calon suaminya. Tidak jarang saking ketat dan tingginya kriteria mengakibatkan jodoh sebatas angan-angan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kembang, sebut saja begitu, usia sudah merayap pada angka 40-an tahun. Berkali-kali proses pernikahannya gagal. Cantik memang tidak dimilikinya, tinggi juga kurang, kekayaan pun tidak bisa diharapkan, parahnya lagi dia juga bukan tipe wanita yang rajin mengkaji ilmu agama dan akhlak. Hari-harinya dilalui dengan penuh tanda tanya, kapankah suami akan diperolehnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SIAPA MENOLAK SALIHAH?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaca dari kasus ini sudah semestinya kalau kaum muslimah menggali potensi untuk meningkatkan kualitas diri. Cantik dan tidak memang sudah dari sananya, demikian juga dengan kecerdasan, tingkat sosial, dan semacamnya. Ada yang bisa dikembangkan sehingga menjadi muslimah berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian kepada ilmu agama disertai tentunya dengan penempaan diri sehingga menghasilkan akhlak yang mulia. Tiada pilihan kecuali menjadi wanita yang salihah.&lt;br /&gt;Cantik, yang biasanya dijadikan patokan utama oleh kebanyakan orang, tanpa disertai sifat kesalihatan bisa berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintar juga akan merepotkan bila tidak dikawal oleh akhlak yang baik, bisa menjadi wanita yang panjang lidah, tidak sopan dan beradab, atau selalu menjadi pembangkang. Begitu juga yang berharta, tanpa bimbingan agama, kekayaannya sering tidak membawa manfaat, bahkan sebaliknya menjadi bencana.&lt;br /&gt;Status sosial yang tidak dibarengi kualitas agama yang baik hanya akan memunculkan sifat keangkuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan wanita shalihat; tanpa kecantikan, kekayaan, kepintaran dan status sosial akan tetap mendatangkan kebaikan. Lebih-lebih bila disertai oleh satu atau lebih sifat yang empat itu, tentu akan menjadi primadona.&lt;br /&gt;Siapa yang tidak ingin menikah dengan wanita kaya, cantik, pintar dan terpandang, shalihat lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;INILAH WANITA PILIHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi tuntunan dalam memilih wanita yang akan dijadikan sebagai istri. Bukan sekedar memilih yang pintar, tapi pria mesti pintar memilih dan wanita pun harus berlaku pintar agar menjadi sosok pilihan. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan beberapa sifat seorang wanita salihah, pendek tapi cukup untuk menjadi pedoman bagi muslimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apakah kalian mau saya beritahu tentang simpanan seseorang yang yang paling berharga? Yaitu wanita salihah yang (suaminya) menjadi bahagia bila memandangnya, bila diperintah segera dipenuhi, dan bila suaminya tidak ada dia menjaga kehormatannya&lt;/span&gt;.” (riwayat Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang akan menjadikan seorang wanita sebagai pilihan, simpanan nan berharga:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Taat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang gadis yang terbiasa taat pada orang tua, akan mudah taat pada suami ketika sudah menikah nanti. Selama perintah suaminya adalah ma’ruf (tidak menyelisihi syariat) dia segera melaksanakannya. Bila perintah tersebut tidak berkenan, akan dicarinya waktu yang tepat untuk meyakinkan suami agar mengurungkan perintahnya tanpa dibarengi bantahan, penentangan, atau pemaksaan kehendak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Enak Dipandang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak harus cantik. Dengan mengoptimalkan segala potensi yang dimilikinya seorang wanita akan membuat senang suami yang memandangnya. Dia akan mampu membuat suaminya merasa nyaman, tenang dan puas. Rasa lelah yang dirasakan suami setelah bekerja seharian sirna oleh sambutan sang istri. Dengan begitu suami tidak akan berbuat yang tidak-tidak ketika di luar rumah. Hal ini akan mudah dilakukan oleh wanita yang terbiasa bersikap manis dan murah senyum kepada orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cinta dan Pasrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria tentu berharap mendapat seorang istri yang mampu mencintai sepenuh hati dan bersikap pasrah. Wanita yang dalam berbuat dan bertingkah laku selalu berupaya menyenangkan suami dan menjauhi hal-hal yang mendatangkan kebenciannya. Kalau suami, saat di rumah, tidak mendapatkan istri yang bersikap manis, penuh kasih, bersih, senantiasa tersenyum memikat, perkataan indah, penuh cinta nan suci, akhlak islami serta sentuhan tangan yang penuh kasih sayang, maka di mana lagi dia bisa mendapatkannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Suka Membantu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita salihah adalah yang selalu mengajak suaminya pada kebaikan agama dan dunianya. Bukannya memberatkan, namun justru mengingatkan suami untuk selalu berlaku taat pada Allah subhanahu wa ta’ala, serta memberikan saran dan pendapat demi kemajuan usaha sang suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu ‘anha, istri pertama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sekaligus ibu kita semua, merupakan teladan wanita pilihan. Beliau sumbangkan harta dan perhatiannya untuk perjuangan Rasulullah, menyantuni kerabat dan selalu menyambung silaturahmi. Akankah Anda mewarisi sifat dan perilakunya? Kalau ya, karenanyalah engkau dipilih &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Majalah NIKAH Vol.3. No.12, Maret 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-6205896588685637179?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/6205896588685637179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/karenanya-kau-dipilih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6205896588685637179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6205896588685637179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/karenanya-kau-dipilih.html' title='Karenanya kau dipilih'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1Piwy1HCmI/AAAAAAAAAEY/pXvMBt8h19I/s72-c/8316_1160921475299_1595684097_410094_6395733_s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-8198224337577903907</id><published>2010-01-18T11:14:00.001+07:00</published><updated>2010-01-18T11:17:38.877+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Aksi menentang busana minim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PgtJuNeoI/AAAAAAAAAEQ/tBg0S7FyyZg/s1600-h/s60090812971_4319.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 100px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PgtJuNeoI/AAAAAAAAAEQ/tBg0S7FyyZg/s200/s60090812971_4319.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427929042220055170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Baru baca majalah tarbawi ada artikel mengenai “aksi menentang busana minim”. Jadi teringat saat situasi di Negara sendiri pada waktu pengesahan UU anti pornografi yang penuh dengan pro dan kontra. Tapi saat ini saya tidak membahas hal itu, melainkan menceritakan kembali perjuangan para kaum pemuda di negara yang bertetanggaan dengan Negara-negara mayoritas Islam yaitu Negara Qatar dalam menentang datangnya kehidupan hedonis dan penuh liberalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ternyata untuk menentang hal-hal seperti “aksi menentang busana minim” tersebut tidak hanya di Indonesia yang notabennya hamper 90% beragama muslim tapi ini juga perjuangan bagi Negara Arab yang terus merasakan dilema akibat merebaknya perkembangan zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja Negara Qatar……&lt;br /&gt;negara ini yang memiliki banyak musim. Ada musim dingin, musim jeda, dan musim panas. Dalam bergantinya musim, di Negara Qatar sudah memiliki tren dalam berpakaian untuk menyesuaikan segala kondisi musim. Misalnya saja musim dingin yang memakai jaket, klo musim jeda memakai yang serba santai celana, t-shirt sedangkan ketika sudah musim panas tren celana pendek dan tank top merebak, hingga jalan-jalan trotoar dipenuhi wanita-wanita berpakaian minim bertebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana ini lah yang yang menjadi indikator sebagian warga asli Qatar untuk mengubah tren-tren berpakaian untuk para wanita agar di segala kondisi dapat menutupkan auratnya.&lt;br /&gt;Mereka yang sebagian kaum pemuda berkampanyekan melalui internet yaitu dengan tema “kampanye memerangi pakaian minim”. Menurut para aktifis gerakan moral tujuan mereka agar menghimbau kaum hawa untuk tidak sembarangan mengenakan pakaian yang bertabrakan dengan tradisi dan agama masyarakat Qatar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qatar merupakan sebuah emirat di Timur Tengah yang terletak disebuah semenanjung kecil di Jazirah Arab. Batasnya diselatan adalah Arab Saudi dan sisanya dibatasi Teluk Persia. Meski berada di kawasan Arab, hukumnya di Qatar cenderung lebih bebas dan liberal. Di bawah kepemimpinan Emir Qatar, Hamad bin Khlaifah Al Thani, Qatar mengalami modernisasi dan liberalisasi. Seperti misalnya, alkohol diperbolehkan dalam jumlah terbatas, untuk kalangan ekspatriat yang memang sangat banyak disana. Yang mengejutkan seperti dilansir Islamonline, saat ini Qatar ditinggali oleh sekitar 1,6 juta orang, tapi mayoritasnya adalah orang asing. Yang menjadi penduduk asli di Qatar hanya 20 % saja. Ehm tantangan bagi masyarakat asli dalam menghadapi kondisi serba bebas akibat dari masyarakat pendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu dalam mengkampanyekan menutup aurat, dibukanya situs-situs didunia maya salah satu thread. Salah satunya pemudi Qatar yang mengatakan “kita harus bahu membahu memelihara diri, para pemuda dan kaum wanita untuk menolak bahaya fitnah itu. Kami berdiri dalam sisi yang positif, menentang dan menolak semua orang yang berpakaian “telanjang”,agar kami bisa memelihara masyarakat kami dari semua yang berakibat buruk bagi individu kami yang merusak rasa malu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha-usaha ini harus diacungkan jempol karena klo bukan masyarakat asli siapa lagi yang harus memerangi. Untuk itu saya pun stuju dalam mengkampanyekan anti pakaian minim n seksi…………. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-8198224337577903907?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/8198224337577903907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/aksi-menentang-busana-minim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/8198224337577903907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/8198224337577903907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/aksi-menentang-busana-minim.html' title='Aksi menentang busana minim'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PgtJuNeoI/AAAAAAAAAEQ/tBg0S7FyyZg/s72-c/s60090812971_4319.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-7905836701651844849</id><published>2010-01-18T10:50:00.005+07:00</published><updated>2010-01-18T11:07:43.253+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pra Nikah'/><title type='text'>Kiat-kiat menuju pelaminan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PeahkAQtI/AAAAAAAAAEA/sSAcoJcfuz0/s1600-h/cincin.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PeahkAQtI/AAAAAAAAAEA/sSAcoJcfuz0/s200/cincin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427926523178926802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak para insan yang benar-benar mendambakan untuk hidup mengakhiri masa hidupnya untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Siapa yang tidak mau, bahwa menjalankan rumah tangga ada bagian dari separuh agama kita. Untuk itu, dalam menyempurnakan Din kita tentunya dianjurkan untuk segera menikah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indahnya sebuah ikatan suci antara dua orang insan yang pasrah untuk saling berjanji setia menemani mengayuh biduk mengarungi lautan kehidupan. Dari ikatan suci ini dibangunlah keluarga bahagia, yang dipimpin oleh seorang suami yang shalih dan dimotori oleh seorang istri yang shalihah. Mereka mengerti hak-hak dan kewajiban mereka terhadap pasangannya, dan mereka pun memahami hak dan kewajiban mereka kepada Allah Ta’ala. Kemudian lahir dari mereka berdua anak-anak yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah Azza Wa Jalla. Cinta dan kasih sayang pun tumbuh subur di dalamnya. Rahmat dan berkah Allah pun terlimpah kepada mereka. Inilah keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, samara kata orang. Inilah model keluarga yang diidamkan oleh setiap muslim tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tidak diragukan lagi, bahwa untuk menggapai taraf keluarga yang demikian setiap orang harus melewati sebuah pintu, yaitu pernikahan. Dan usaha untuk meraih keluarga yang samara ini hendaknya sudah dimulai saat merencanakan pernikahan. Pada tulisan singkat ini akan sedikit dibahas beberapa kiat menuju pernikahan Islam yang diharapkan menjadi awal dari sebuah keluarga yang samara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berbenah Diri Untuk Mendapatkan Yang Terbaik &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis ingin membicarakan 2 jenis manusia ketika ditanya: “Anda ingin menikah dengan orang shalih/shalihah atau tidak?”. Manusia jenis pertama menjawab “Ya, tentu saja saya ingin”, dan inilah muslim yang masih bersih fitrahnya. &lt;br /&gt;Ia tentu mendambakan seorang suami atau istri yang taat kepada Allah, ia mendirikan shalat ia menjalankan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Ia menginginkan sosok yang shalih atau shalihah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maka, jika orang termasuk manusia pertama ini agar ia mendapatkan pasangan yang shalih atau shalihah, maka ia harus berusaha menjadi orang yang shalih atau shalihah pula. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Azza Wa Jalla berfirman yang artinya: “Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji pula. Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula” [QS. An Nur: 26]. Yaitu dengan berbenah diri, berusaha untuk bertaubat dan meninggalkan segala kemaksiatan yang dilakukannya kemudian menambah ketaatan kepada Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan manusia jenis kedua menjawab: “Ah saya sih ndak mau yang alim-alim” atau semacam itu. Inilah seorang muslim yang telah keluar dari fitrahnya yang bersih, karena sudah terlalu dalam berkubang dalam kemaksiatan sehingga ia melupakan Allah Ta’ala, melupakan kepastian akan datangnya hari akhir, melupakan kerasnya siksa neraka. Yang ada di benaknya hanya kebahagiaan dunia semata dan enggan menggapai kebahagiaan akhirat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita khawatir orang-orang semacam inilah yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam sebagai orang yang enggan masuk surga. Lho, masuk surga koq tidak mau? Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Setiap ummatku akan masuk surga kecuali yang enggan”&lt;/span&gt;. Para sahabat bertanya: ‘&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Siapakah yang enggan itu wahai Rasulullah&lt;/span&gt;?’. Beliau bersabda: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Yang taat kepadaku akan masuk surga dan yang ingkar terhadapku maka ia enggan masuk surga&lt;/span&gt;” [HR. Bukhari]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang istri atau suami adalah teman sejati dalam hidup dalam waktu yang sangat lama bahkan mungkin seumur hidupnya. Musibah apa yang lebih besar daripada seorang insan yang seumur hidup ditemani oleh orang yang gemar mendurhakai Allah dan Rasul-Nya? Padahal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Keadaan agama seorang insan tergantung pada keadaan agama teman dekatnya. Maka sudah sepatutnya kalian memperhatikan dengan siapa kalian berteman dekat”&lt;/span&gt; [HR. Ahmad, Abu Dawud. Dihasankan oleh Al Albani]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bekali Diri Dengan Ilmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu adalah bekal penting bagi seseorang yang ingin sukses dalam pernikahannya dan ingin membangun keluarga Islami yang samara. Ilmu yang dimaksud di sini adalah ilmu agama tentunya. Secara umum, seseorang perlu membekali diri dengan ilmu-ilmu agama, minimal ilmu-ilmu agama yang wajib bagi setiap muslim. Seperti ilmu tentang aqidah yang benar, tentang tauhid, ilmu tentang syirik, tentang wudhu, tentang shalat, tentang puasa, dan ilmu yang lain, yang jika ilmu-ilmu wajib ini belum dikuasai maka seseorang dikatakan belum benar keislamannya. Lebih baik lagi jika membekali diri dengan ilmu agama lainnya seperti ilmu hadits, tafsir al Qur’an, Fiqih, Ushul Fiqh karena tidak diragukan lagi bahwa ilmu adalah jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Renungkanlah firman Allah Ta’ala, yang artinya: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Allah meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat&lt;/span&gt;” [QS. Al Mujadalah: 11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara khusus, ilmu yang penting untuk menjadi bekal adalah ilmu tentang pernikahan. Tata cara pernikahan yang syar’I, syarat-syarat pernikahan, macam-macam mahram, sunnah-sunnah dalam pernikahan, hal-hal yang perlu dihindari, dan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Siapkan Harta Dan Rencana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat dipungkiri bahwa pernikahan membutuhkan kemampuan harta. Minimal untuk dapat memenuhi beberapa kewajiban yang menyertainya, seperti mahar, mengadakan walimah dan kewajiban memberi nafkah kepada istri serta anak-anak. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cukuplah seseorang itu berdosa bila ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya&lt;/span&gt;.” [HR. Ahmad, Abu Dawud].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kebutuhan akan harta ini jangan sampai dijadikan pokok utama sampai-sampai membuat seseorang tertunda atau terhalang untuk menikah karena belum banyak harta. Harta yang dapat menegakkan tulang punggungnya dan keluarganya itu sudah mencukupi. Karena Allah dan Rasul-Nya mengajarkan akhlak zuhud (sederhana) dan qana’ah&lt;br /&gt;(mensyukuri apa yang dikarunai Allah) serta mencela penghamba dan pengumpul harta. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Celakalah hamba dinar, celakalah hamba dirham, celakalah hamba khamishah dan celakalah hamba khamilah. Jika diberi ia senang, tetapi jika tidak diberi ia marah&lt;/span&gt;” [HR. Bukhari].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, terdapat larangan bermewah-mewah dalam mahar dan terdapat teladan menyederhanakan walimah. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pernikahan yang paling besar keberkahannya ialah yang paling mudah maharnya&lt;/span&gt;” [HR. Ahmad]. Beliau Shallallahu’alaihi Wasallam juga, berdasarkan hadits Anas Bin Malik Radhiyallahu’anhu, ketika menikahi Zainab Bintu Jahsy mengadakan walimah hanya dengan menyembelih seekor kambing [HR. Bukhari-Muslim].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu rumah tangga bak sebuah organisasi, perlu manajemen yang baik agar dapat berjalan lancar. Maka hendaknya bagi seseorang yang hendak menikah untuk membuat perencanaan matang bagi rumah tangganya kelak. Misalnya berkaitan dengan tempat tinggal, pekerjaan, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pilihlah Dengan Baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda : “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tiga hal yang seriusnya dianggap benar-benar serius dan bercandanya dianggap serius : nikah, cerai dan ruju’&lt;/span&gt; ” (Diriwayatkan oleh Al Arba’ah kecuali Nasa’i). Salah satunya dikarenakan menikah berarti mengikat seseorang untuk menjadi teman hidup tidak hanya untuk satu-dua hari saja bahkan seumur hidup insya Allah. Jika demikian, merupakan salah satu kemuliaan syariat Islam bahwa orang yang hendak menikah diperintahkan untuk berhati-hati, teliti dan penuh pertimbangan dalam memilih pasangan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria yang paling utama adalah agama yang baik. Setiap muslim atau muslimah yang ingin beruntung dunia akhirat hendaknya mengidam-idamkan sosok suami atau istri yang baik agamanya, ia memahami aqidah Islam yang benar, ia menegakkan shalat, senantiasa mematuhi perintah Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Sebagaimana Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menganjurkan memilih istri yang baik agamanya “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wanita dikawini karena empat hal : ……. hendaklah kamu pilih karena agamanya (ke-Islamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan celaka&lt;/span&gt;”. [HR. Bukhari- Muslim]. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga mengancam orang yang menolak lamaran dari seorang lelaki shalih “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jika datang kepada kalian lelaki yang baik agamanya (untuk melamar), maka nikahkanlah ia. Jika kalian tidak melakukannya, niscaya akan terjadi fitnah dan kerusakan besar di muka bumi&lt;/span&gt;” [HR. Tirmidzi, Ibnu Majah].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu ada beberapa kriteria lainnya yang juga dapat menjadi pertimbangan untuk memilih calon istri atau suami:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sebaiknya ia berasal dari keluarga yang baik nasabnya (bukan keluarga pezina atau ahli maksiat)&lt;br /&gt;2. Sebaiknya ia sekufu. Sekufu maksudnya tidak jauh berbeda kondisi agama, nasab dan kemerdekaan dan kekayaannya&lt;br /&gt;3. Gadis lebih diutamakan dari pada janda&lt;br /&gt;4. Subur (mampu menghasilkan keturunan)&lt;br /&gt;5. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “S&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ebaik-baik wanita adalah yang menyenangkan jika engkau pandang…&lt;/span&gt;” [HR. Thabrani]&lt;br /&gt;6. Hendaknya calon istri memahami wajibnya taat kepada suami dalam perkara yang ma’ruf&lt;br /&gt;7. Hendaknya calon istri adalah wanita yang mengaja auratnya dan menjaga dirinya dari lelaki non-mahram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Shalat Istikharah Agar Lebih Mantap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentingnya urusan memilih calon pasangan, membuat seseorang layak untuk bersungguh-sungguh dalam hal ini. Selain melakukan usaha, jangan lupa bahwa hasil akhir dari segala usaha ada di tangan Allah Azza Wa Jalla. Maka sepatutnya jangan meninggalkan doa kepada Allah Ta’ala agar dipilihkan calon pasangan yang baik. Dan salah satu doa yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan shalat Istikharah. Sebagaimana hadits dari Jabir Radhiyallahu’anhu, ia berkata: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengajarkan kepada kami istikharah dalam segala perkara sebagaimana beliau mengajarkan Al Qur’an&lt;/span&gt;” [HR. Bukhari].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Datangi Si Dia Untuk Nazhor Dan Khitbah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pilihan telah dijatuhkan, maka langkah selanjutnya adalah Nazhor. Nazhor adalah memandang keadaan fisik wanita yang hendak dilamar, agar keadaan fisik tersebut dapat menjadi pertimbangan untuk melanjutkan melamar wanita tersebut atau tidak. Terdapat banyak dalil bahwa Islam telah menetapkan adanya Nazhor bagi lelaki yang hendak menikahi seorang wanita. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jika salah seorang dari kalian meminang wanita, maka jika dia bisa melihat apa yang mendorongnya untuk menikahinya maka lakukanlah&lt;/span&gt;” [HR. Abu Dawud].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam nazhor disyaratkan beberapa hal yaitu, dilarang dilakukan dengan berduaan namun ditemani oleh mahrom dari sang wanita, kemudian dilarang melihat anggota tubuh yang diharamkan, namun hanya memandang sebatas yang dibolehkan seperti wajah, telapak tangan, atau tinggi badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil-dalil tentang adanya nazhor dalam Islam juga mengisyaratkan tentang terlarangnya pacaran dalam. Karena jika calon pengantin sudah melakukan pacaran, tentu tidak ada manfaatnya melakukan Nazhor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bulat keputusan maka hendaknya lelaki yang hendak menikah datang kepada wali dari sang wanita untuk melakukan khitbah atau melamar. Islam tidak mendefinisikan ritual atau acara khusus untuk melamar. Namun inti dari melamar adalah meminta persetujuan wali dari sang wanita untuk menikahkan kedua calon pasangan. Karena persetujuan wali dari calon wanita adalah kewajiban dan pernikahan tidak sah tanpanya. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tidak sah suatu pernikahan kecuali dengan keberadaan wali&lt;/span&gt;” [HR. Tirmidzi]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Siapkan Mahar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang perlu dipersiapkan adalah mahar, atau disebut juga mas kawin. Mahar adalah pemberian seorang suami kepada istri yang disebabkan pernikahan. Memberikan mahar dalam pernikahan adalah suatu kewajiban sebagaimana firman Allah Ta’ala yang artinya: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Maka berikanlah kepada mereka maharnya sebagai suatu kewajiban”&lt;/span&gt; [QS. An Nisa: 24]. &lt;br /&gt;Dan pada hakekatnya mahar adalah ‘hadiah’ untuk sang istri dan mahar merupakan hak istri yang tidak boleh diambil. Dan terdapat anjuran dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam untuk tidak terlalu berlebihan dalam mahar, agar pernikahannya berkah. Sebagaimana telah dibahas di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu semua dijalani akhirnya sampailah di hari bahagia yang ditunggu-tunggu yaitu hari pernikahan. Dan tali cinta antara dua insan pun diikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Belum Sanggup Menikah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah uraian singkat mengenai kiat-kiat bagi seseorang yang hendak menapaki tangga pernikahan. Nah, lalu bagaimana kiat bagi yang sudah ingin menikah namun belum dimampukan oleh Allah Ta’ala? Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Orang-orang yang belum mampu menikah hendaknya menjaga kesucian diri mereka sampai Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya”&lt;/span&gt; [QS. An Nur: 33]. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As Sa’di menjelaskan ayat ini: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Yaitu menjaga diri dari yang haram dan menempuh segala sebab yang dapat menjauhkan diri keharaman, yaitu hal-hal yang dapat memalingkan gejolak hati terhadap hal yang haram berupa angan-angan yang dapat dikhawatirkan dapat menjerumuskan dalam keharaman”&lt;/span&gt; [Tafsir As Sa’di]. Intinya, Allah Ta’ala memerintahkan orang yang belum mampu untuk menikah untuk bersabar sampai ia mampu kelak. Dan karena dorongan untuk menikah sudah bergejolak mereka diperintahkan untuk menjaga diri agar gejolak tersebut tidak membawa mereka untuk melakukan hal-hal yang diharamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga menyarakan kepada orang yang belum mampu untuk menikah untuk banyak berpuasa, karena puasa dapat menjadi tameng dari godaan untuk bermaksiat [HR. Bukhari-Muslim]. Selama masih belum mampu untuk menikah hendaknya ia menyibukkan diri pada hal yang bermanfaat. Karena jika ia lengah sejenak saja dari hal yang bermanfaat, lubang kemaksiatan siap menjerumuskannya. Ibnul Qayyim Al Jauziyah memiliki ucapan emas: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jika dirimu tidak disibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan disibukkan dengan hal-hal yang batil”&lt;/span&gt; (Al Jawabul Kaafi Liman Sa’ala ‘An Ad Dawa Asy Syafi, hal. 109). Kemudian senantiasa berdoa agar Allah memberikan kemampuan untuk segera menikah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahul Musta’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: buletin.muslim.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-7905836701651844849?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/7905836701651844849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/banyak-para-insan-yang-benar-benar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/7905836701651844849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/7905836701651844849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2010/01/banyak-para-insan-yang-benar-benar.html' title='Kiat-kiat menuju pelaminan'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PeahkAQtI/AAAAAAAAAEA/sSAcoJcfuz0/s72-c/cincin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-7138277348213608710</id><published>2009-06-15T22:30:00.001+07:00</published><updated>2010-01-18T10:41:06.105+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Makna Keluasan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PYQW2SCoI/AAAAAAAAADw/EfPapWHYgl4/s1600-h/auroraaaaaaaaaaa.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 164px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PYQW2SCoI/AAAAAAAAADw/EfPapWHYgl4/s200/auroraaaaaaaaaaa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427919751434340994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin cerita dibawah ini bisa menjadi inspirasi buat hidup qta....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" sang Guru bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya," jawab sang murid muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu." Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu," kata Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit." Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang kau ikut aku." Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. "Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau." Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, "Bagaimana rasanya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah. Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid terdiam, mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-7138277348213608710?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/7138277348213608710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/06/makna-keluasan.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/7138277348213608710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/7138277348213608710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/06/makna-keluasan.html' title='Makna Keluasan'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PYQW2SCoI/AAAAAAAAADw/EfPapWHYgl4/s72-c/auroraaaaaaaaaaa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-6362671258012306943</id><published>2009-06-03T17:05:00.001+07:00</published><updated>2010-01-18T10:47:05.690+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Bebaskan Prita !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PZrTKNZ6I/AAAAAAAAAD4/nmD6RlF8Cic/s1600-h/stardraft15.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PZrTKNZ6I/AAAAAAAAAD4/nmD6RlF8Cic/s200/stardraft15.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427921313812277154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ada apa dengan Indonesia saat ini….lagi berbahagianya dengan pesta demokrasi yang lagi marak-maraknya berkampanye. Tapi di hebohkan dengan kasus ibu Prita mulyasari yang ditahan akibat pendapatnya tentang buruknya pelayanan rumah sakit yang ia terima yang tersebar di internet dan mailing list sebagai pihak yang mencorengkan kredibilitas rumah sakit. &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak melihat kasus ini ditayangkan sebuah stasiun televisi, perasaan adanya ketidak adilan sebagai seorang warga yang mengkritik atas pelayanan yang ia terima, saat itu berfikir dimana titik kesalahan yang dilakukan oleh ibu Prita. Sebagai hak warga Negara bebas untuk melakukan tanggapan, kritik ataupun saran dengan berbagai elemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah ini menjadi perhatian saya dikarenakan saya secara pribadi saat inipun juga dalam kondisi sedang dalam pengobatan di sebuah rumah sakit Jakarta. &lt;br /&gt;Dengan kondisi tersebut, apabila saya dalam kondisi seperti ibu ratih yang menerima pelayanan dan pelayanan tersebut kurang memuaskan ini adalah hak pasien untuk memberikan kritik ataupun tanggapan dengan kasus yang pernah ia alami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain kita sebagai pasien merupakan konsumen yang harus dihargai dan mempunya hak untuk menerima pelayanan sebaik mungkin, dengan biaya yang telah  kita keluarkan tentunya hasil yang terbaik adalah harapan. Tapi tidak dengan ibu prita, hasil pelayanan yang kurang memuaskan ditambah pula dengan tuntutan dengan dimsukkannya ke dalam buih atas pendapat yang ia sebarkan di dunia maya dan mailing list lainnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sesuai dengan pendapat Sub Komisi Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM.&lt;br /&gt;"J&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ika dilihat kasus Prita itu jalurnya perdata. Tapi kenapa yang dimajukan adalah pidananya. Jika memang itu melalui media, pihak Omni seharusnya menempuh jalur yang sama karena mereka punya hak jawab untuk membantahnya melalui media,&lt;/span&gt;" tegas Nurcholis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam situs okezone saya kutip, “P&lt;span style="font-style:italic;"&gt;rita Mulyasari kini ditahan di LP Wanita Tangerang karena dituduh telah melakukan pencemaran nama baik terhadap rumah Sakit Omni Internasional, Alam Sutra, Serpong, Kota Tangerang Selatan. &lt;br /&gt;Dia dianggap melakukan tindak pidana setelah menulis email di milis internet yang berisi keluhan pelayanan rumah sakit itu yang dinilai buruk.&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak Kaukus Parlemen Untuk HAM juga menyesalkan dan memprihatinkan empat hal yaitu: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, secara hakikat Prita adalah korban, statusnya harus mendapat keadilan atas tidak diperolehnya hak-hak sebagai konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, keluhan yang disampaikan di internet merupakan bagian dari tindakan kontrol masyarakat terhadap layanan publik. Apalagi dalam kasus yang menimpa Prita, internet bukan ditujukan untuk konsumsi publik, tapi komunitas terbatas di lingkungan teman-temannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, konteks jaminan negara akan penegakan HAM, kebebasan berpendapat, maka pengenaan pasal pencemaran nama baik amat kontraproduktif yang tidak sejalan dengan hak politik rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, pelakasaan UU No 11 Tahun 2008, Pasal 27 Ayat 3, pertimbangan kemanusiaan dalam penerapan tata beracara karena penahanan tersangka tidak responsif jender karena berputra balita dua orang. Sepatutnya pada tersangka dilakukan penahanan rumah, karena tidak mengindikasikan risiko akan menghalangi proses hukum jika status tersangka diberikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Maya bersabarlah, &lt;br /&gt;karna keadilan itu akan datang pada ibu…………..&lt;br /&gt;dirumah telah menanti 2 buah hatimu yang menunggu belaian kasih sayangmu. Saya akan slalu mendo’akan ibu akan segera terbebas dari tuduhan-tuduhan yang diberikan. Amin………………..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-6362671258012306943?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/6362671258012306943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/06/ada-apa-dengan-indonesia-saat-ini.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6362671258012306943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6362671258012306943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/06/ada-apa-dengan-indonesia-saat-ini.html' title='Bebaskan Prita !'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S1PZrTKNZ6I/AAAAAAAAAD4/nmD6RlF8Cic/s72-c/stardraft15.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-6408062221050991024</id><published>2009-06-03T16:59:00.000+07:00</published><updated>2009-06-03T17:04:03.769+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan Jiwa'/><title type='text'>Nikmat Allah Tak Terhingga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/SiZKQwbIlII/AAAAAAAAACs/epzv8Eet2-E/s1600-h/BFLY038.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 125px; height: 116px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/SiZKQwbIlII/AAAAAAAAACs/epzv8Eet2-E/s320/BFLY038.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343039659658744962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Wahai saudaraku………., sungguh Allah SWT telah memberikan kepada kita berbagai kenikmatan yang sangat banyak yang tak terhitung jumlahnya ada nikmat kehidupan, kesehatan, pangkat kedudukan, kecukupan hidup dan sebagainya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;i style=""&gt;“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah kamu dapat menghitungnya, sesungguhnya manusia itu sangat dzhalim dan sangat mengingkari nikmat Allah&lt;/i&gt;.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;(SQ Ibrahim ayat 34)&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Firmannya “&lt;i style=""&gt;nikmat Allah&lt;/i&gt;” adalah kenikmatan tunggal bermakna umum (nikmat-nikmat). Karena &lt;i style=""&gt;ushul&lt;/i&gt;, kalimat &lt;i style=""&gt;mufrad &lt;/i&gt;apabila &lt;i style=""&gt;nudhaf&lt;/i&gt; maka bermakna umum.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Ibnu Abi al Hauraa berkata, “&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; seorang wanita yang berkata kepadaku; “tentang apa?” wanita tadi menjawab: “aku ingin sekali mengenal nikmat-nikmat Allah yang dicurahkan kepada ku dalam sekejap. Aku pun berkata “Sungguh engkau ingin mengetahui sesuatu yang tidak bisa dijangkau oleh akal kita !”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Bakr bin Abdillah mengatakan, “Wahai anak adam, apabila engkau ingin mengetahui kadar nikmat Allah yang dicurahkan kepadamu, maka pejamkanlah matamu”.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Akan tetapi sudahkah kita membalas semua nikmat ini dengan bersyukur kepada sang pemberi nikmat. Ataukah kita masih lalai dan lupa diri??&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Allah Berfirman :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;“&lt;i style=""&gt;Dan ingatlah jga), tatkala tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmatKu, maka sesungguhnya azabku sangat pedih” &lt;/i&gt;(QS Ibrohim ayat 7)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Wujudkanlah syukur kepada Allah, wahai saudaraku, agar kenimatan ini bertambah dan di ridhoi olehNya. Imam Ibnu Qudamah menjelaskan dalam minhajul Qosidin hal 353 “&lt;i style=""&gt;Syukur dengan hati yaitu meniatkan untuk kebaikan, dengan lisan yaitu menampakkan tanda syukur tersebut dengan ucapan tahmid (alhamdulilah) dan dengan anggota badan yaitu menggunakan nikmat tersebut dalam ketaatan kepada Allah serta tidak menggunakannya untuk bermaksiat kepadaNya.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                        &lt;/span&gt;Di Kutip dari “Bila Sakit Menyapa”&lt;/p&gt;   &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);" id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-6408062221050991024?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/6408062221050991024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/06/nikmat-allah-tak-terhingga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6408062221050991024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6408062221050991024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/06/nikmat-allah-tak-terhingga.html' title='Nikmat Allah Tak Terhingga'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/SiZKQwbIlII/AAAAAAAAACs/epzv8Eet2-E/s72-c/BFLY038.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-1477022837696337928</id><published>2009-05-23T14:17:00.000+07:00</published><updated>2009-05-23T14:20:53.894+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Jiwa yang Bijak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/Shejuru1QHI/AAAAAAAAACY/URfRuIjulV0/s1600-h/DeviantRunFactor21-4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/Shejuru1QHI/AAAAAAAAACY/URfRuIjulV0/s200/DeviantRunFactor21-4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338915905679474802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Segala persoalan hidup seakan diurai satu-satu dalam kejadian manusia. Hingga hal-hal yang kita sukai maupun hal-hal yang tidak kita sukai berlalu dalam hidup kita. Tentunya penyikap jiwa dalam mengatasi persoalan tersebut yaitu dengan jiwa yang bijak serta mendesak teori-teori keikhlasan dan tawakal untuk diaplikasikan secara nyata dalam keseharian.. &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tanpa disadari kadang kita menyikapi hal-hal yang datang dan apabila hal tersebut tidak kita sukai akan terlintas tabiat untuk membandingkan dengan yang lain, karna kita selalu mengkomparasikan hal-hal yang dimana itu menjadi pilihan. Namun sifat membandingkan ini akan menjadi hal buruk ketika penyikapan hal tersebut salah dilakukan. Membandingkan ibarat dua sisi mata uang. Ia baik manakala bersemayam dalam dada orang beriman. Ia akan melecut diri menjadi lebih baik dari hari ke hari, lebih aktif, produktif, juga semakin tawadhu dengan limpah karunia. Jauh diri dari meremehkan hal-hal kecil untuk kesalahan maupun kebaikan, karena semua akan mempunyai balasan. Ia akan menjadi pribadi yang pandai menghargai, karena pada hakikatnya Allah menciptakan tiap diri dengan kekhasan yang unik dan menarik. Intinya dengan sering membandingkan makin tumbuh kesadarannya akan ketidaksempurnaan diri, sehingga bibit arogansi tak akan sempat mengotori. &lt;br /&gt;Tapi tabiat membandingkan bisa menjadi racun, jika ia menemukan lahan subur di jiwa orang-orang yang susah untuk bersyukur. Membandingkan menemukan karibnya yang bernama hasad, iri, dan dengki. Sebagaimana iblis yang enggan sujud kepada adam. Ia membawa penyakit yang tidak saja merugikan orang yang didengki, tapi juga membinasakan diri sendiri. Na’udzubillah.&lt;br /&gt;Seumur dengan usia keberadaan manusia ketika iblis merasa lebih baik dari adam, ketika qobil merasa lebih mempunyai hak dari habil. Berlanjut hingga kelak bumi ini menutup bentang kasih diatasnya, karakter ini akan terus ada.&lt;br /&gt;Membandingkan jenis kedua ini, yang menjadikan orang hidup laksana mayat berjalan. Ia lesu oleh prasangka, ia kalah sebelum bertanding, lemah sebelum bertanding, lemah sebelum potensi dan kekuatan menyumbangkan kontribusi. Sungguh dialah orang yang merugi. Disini sebaik-baik hikmah yang bisa diambil adalah sebagaimana sabda Rosulullah SAW, “Sungguh menakjubkan kaum muslimin. Jika ia diberi nikmat ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ia ditimpa musibah/masalah/ujian ia barsabar, dan itu baik baginya”. Tak ada yang salah dalam penciptaanNya yang berbeda-beda”.&lt;br /&gt;Kini, yang harus diluruskan adalah cara pandang dan kemampuan penerimaan. Seperti kata Ibnul Qoyyim rahimahullah, “Letak kebahagiaan manusia adalah pada semangatnya untuk meraih perkara yang bermanfaat bagi dirinya, baik untuk kehidupan dunia maupun akhiratnya.&lt;br /&gt;Maka tuntutnya jelas, jiwa yang selalu mau belajar, agar muncul nilai-nilai kebaikan yang bermanfaat minimal untuk diri sendiri. Menjadi bijak itu pekerjaan seumur hidup. Maka wajib kiranya sifat sabar, syukur, qana’ah, dan husnudzon, agar tabiat membandingkan mendapat keadilannya dalam jiwa manusia, yaitu ditempatkan pada situasi dan kondisi yang tepat dan benar. Wallahu Al’alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-1477022837696337928?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/1477022837696337928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/jiwa-yang-bijak.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/1477022837696337928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/1477022837696337928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/jiwa-yang-bijak.html' title='Jiwa yang Bijak'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/Shejuru1QHI/AAAAAAAAACY/URfRuIjulV0/s72-c/DeviantRunFactor21-4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-2265155487779969316</id><published>2009-05-23T14:07:00.000+07:00</published><updated>2009-05-23T14:13:57.216+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Dunia'/><title type='text'>CerItA TenTanG DuNia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/SheiIvVMxCI/AAAAAAAAACQ/C8FQzSYS6RM/s1600-h/0013-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/SheiIvVMxCI/AAAAAAAAACQ/C8FQzSYS6RM/s320/0013-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338914154299048994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan akan selalu berganti dengan berbagai macam cerita. Setiap manusia yang dihadirkan dalam bumi ini pasti mempunyai makna tersendiri dan pertanggung jawaban akan hidup yang mereka jalani karna Allah pasti mengharapkan sesuatu kepada manusia yang telah mengizinkan kita untuk berada di dunia. Waktu yang diberikan dengan komposisi yang sama, membuat manusia tidak perlu merasa iri dengan manusia yang &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;lain, namun memang dunia menjadi pijakan bagi orang-orang yang dengki dan hasad. Kenapa tidak selalu timbul di setiap butir-butir keinginan manusia yang tak pernah berhenti tuk merasakan keindahan dan mencari tahu misteri-misteri bumi yang belum pernah kita tahu. Herannya manusia selalu berusaha dengan sesuatu yang ia punya untuk menggapai segala yang ia inginkan, entah dengan cara-cara yang baik ataupun dengan cara yang haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun kadang tidak bisa menebak kepribadian ataupun keinginan diri yang datang hingga semua dunia ingin rasanya kujelajahi dan mencari tahu maksud atau apalah yang dapat menenang jiwa hingga benar-benar terlepas dari hal-hal yang yang tidak kita inginkan, namun hal itu tak jua ditemukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa dengan manusia?? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka begitu unik dan sulit ditebak. Kadang berbicara A dalam beberapa menit dia akan berubah dengan pendapatnya yang berbeda. Mudah-mudahan ini tentunya menjadi hal awal untuk bisa intropeksi diri secara menyeluruh dan membuat kita benar-benar sadar bahwa tidak perlu berlari terlalu jauh, menyelusuri laut yang begitu dalam dan dinginnya angin hembusan yang ada dipegunungan karna harapan itu ternyata ada didepan kita dan itu selalu ada untuk kita. Yaitu pencahayaan dari pantulan diri yang selalu menemani kita tuk selamanya. Barang itu akan menjadi indah apabila cahaya itu selalu diisi dengan hal-hal yang disukai oleh Dzat yang telah menciptakan kita dan cahaya itu akan semakin terus benderang hingga menjadi teman abadi kita di akhirat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sendiri menyepi&lt;br /&gt;Tengelam dalam renungan &lt;br /&gt;Ada apa aku seakan ku jauh dari ketenangan &lt;br /&gt;Perlahanku cari &lt;br /&gt;mengapa diriku hampa &lt;br /&gt;mungkin ada salah&lt;br /&gt;mungkinku tersesat&lt;br /&gt;mungkin dan mungkin lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Tuhan aku merasa &lt;br /&gt;Sendiri menyepi&lt;br /&gt;Ingin ku menangis menyesali diri&lt;br /&gt;Mengapa terjadi &lt;br /&gt;Sampai kapan aku begini &lt;br /&gt;Resah tak bertepi&lt;br /&gt;Kembalikan aku cahaya Mu yang sempat menyala&lt;br /&gt;Benderang dihidupku…………………..&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        By: Edcoustic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-2265155487779969316?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/2265155487779969316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/cerita-tentang-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/2265155487779969316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/2265155487779969316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/cerita-tentang-dunia.html' title='CerItA TenTanG DuNia'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/SheiIvVMxCI/AAAAAAAAACQ/C8FQzSYS6RM/s72-c/0013-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-6356596757072593795</id><published>2009-05-23T13:59:00.000+07:00</published><updated>2009-05-23T14:03:26.596+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Wanita'/><title type='text'>Mengapa Harus Berbohong Tentang Umur…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/ShefZ1yqLSI/AAAAAAAAACI/lLyCadzj-SA/s1600-h/matsuyama1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 287px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/ShefZ1yqLSI/AAAAAAAAACI/lLyCadzj-SA/s400/matsuyama1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338911149556116770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seringkali saya memperhatikan banyak wanita yang secara sengaja memperlihatkan dirinya yang berbeda dengan biasanya, yang ditonjolkan dengan cara bicara dan berpakaian. Saya secara jujur kurang simpatik ketika banyak wanita-wanita yang sudah diatas saya, yah bisa dibilang menjadi orang tua saya berpakaian sangat minim, ketat dan berbicara tidak bertutur lembut melainkan cuek dan kasar. Walaupun mengupayakan diri untuk menjadi pribadi yang bisa diterima oleh semua umur tidak dengan cara mengubah yang semestinya menjadi teladan anak-anak yang melihat dan memperhatikannya. &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan sosial dimana kita berada akan selalu menyimpulkan sesuatu tentang diri kita, termasuk umur kita sekaligus mengharapkan kita berprilaku sesuai dengan kesimpulan mereka tentang umur klender yang mereka perkirakan sudah kita lalui. Dan seringkali mau tidak mau kesimpulan mereka tersebut justru menjadi salah satu sumber tekanan sosial tertentu. Kita tampil sering terpaksa dan harus tampil dan berprilaku sebagai seseorang dalam usia/tahap perkembangan tertentu yang tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya ingin kita tampilkan dan apa yang sebenarnya mampu kita tampilkan. &lt;br /&gt;Banyak kasus dari wanita-wanita yang secara sengaja menampilkan dirinya lebih muda dari sepantar umurnya. &lt;br /&gt;Tentunya banyak penyebab perempuan seolah dituntut untuk berbohong tentang umur sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pertama,&lt;/span&gt; bisa disebabkan oleh tuntutan karier, karena pada kenyataanya diskriminasi umur sangat berperan dalam seleksi karyawati. Banyak perkerjaan yang lebih mengutamakan penampilan fisik daripada kemampuan intelektual dan kebijakan, sehingga sering aspek kemampuan dan pengalaman tidak menjadi pertimbangan, dan seleksi karyawati. Muda, cantik, langsing, menarik, sedikit genit dan sedikit kemampuan verbalisasi sering menjadi modal awal seseorang untuk cepat mendapatkan perkerjaan. Tuntutan kualifikasi berdasar diskriminasi umur ini memang tidak terlampau berlaku pada pria, sehingga hal ini lebih banyak mengena pada perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kedua,&lt;/span&gt; perempuan mungkin saja merasa nyaman dengan umur 40 tahun lebih, namun mereka akan meresa pada umur tersebut tubuh dan penampilan fisiknya maka keputusan untuk operasi plastic, menghilangkan kerutan muka, dan sebagainya dengan berbagai upaya dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, perempuan terpaksa berbohong dalam hal umur karena banyak hal yang hilang pada perempuan oleh bertambahnya umur. Hal ini terkait dengan kecenderungan social untuk lebih menempatkan aspek kemudaan dan karakteristik penampilan fisik perempuan tertentu sebagai komoditas. Banyak iklan yang menawarkan krim perawat kulit guna menghindarkan diri dari keriput, krim pemutih kulit, pil pelangsing tubuh dengan menggunakan peragawati muda usia yang cantik, langsing dan berkulit putih sebagai modal iklannya. Kondisi ini membuat keadaan seperti seolah tidak ada tempat bagi orang yang sudah berumur, berbadan besar, gemuk, apalagi bila sekaligus ia juga berkulit hitam. Maka berlomba-lombalah para perempuan mendatangi salon kecantikan untuk mengubah bagian fisik agar paling tidak mendekati kualifikasi penampilan fisik seperti “harapan” lingkungan social tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari keprihatinan para wanita yang berbohong, tentu saja dengan berjalannya waktu kita tidak dapat terhindar dari pertimbangan umur, maka kebohongan-kebohongan lanjut akan harus kita lakukan. Karena, disamping harus berupaya keras mempertahankan perilaku dan penampilan yang tidak selaras dengan umur yang sebenarnya, makin kita akan juga terjerumus dalam peristiwa social yang tidak mengenakkan. Mengapa? Karena sikap konsisten terhadap perilaku dan menampilkan di bawah umur sebenarnya membutuhkan energi mental yang tidak sederhana. Ketegangaan emosional yang menyertai upaya keras tersebut sering membuat kita justru mengalami kegagalan dalam bersikap dan berprilaku kemudaan-kemudaan tersbut secara konsisten. Hal ini akan membuat justru perilaku kita tampak lucu dan tidak wajar, bahkan cenderung “bloon’ (stupid). Contohnya kita yang sering diolok-olok oleh sekeliling kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi mengapa kaum perempuan harus berbohong tentang umur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang patut dan seyogyanya dipelajari oleh kaum perempuan adalah memisahkan antara siapa dirinya dan bagaimana penampilan fisiknya. Ketahuila, keyakinan diri kita akan berkembang dari kebohongan akan umur. Biarkanlah umur bertambah, dan banggalah akan pertambahan umur katakanlah 50 tahun, kita akan menjadi lebih baik, lebih matang serta lebih berpengalaman daripada saat kita berusia 25 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterpakuan dan pemusatan perhatian yang berlebihan serta secara berlanjut berupaya keras berpenampilan muda, justru akan menghambat optimilisasi fungsi potensi mental kita yang positif dan bahkan merampas keyakinan diri kita akan dasar kematangan alami yang sebenarnya telah diberikan oleh Allah SWT kepada kita. Dengan demikian, kita akan merasa lebih baik dan lebih percaya diri karena tidak perlu harus merasa tetap muda dalam penampilan fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pancaran dari rasa percaya diri akan terungkap pada penampilan fisik yang lebih selaras dan perilaku yang terintegrasi kepribadian yang mengagumkan. Adalah lebih baik mengakui umur sebagaimana adanya dengan keyakinan diri serta perawatan fisik selaras, maka kita dapat tampil segar dan sehat seolah masih di bawah umur kalender kita, daripada sebaliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-6356596757072593795?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/6356596757072593795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/mengapa-harus-berbohong-tentang-umur_22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6356596757072593795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6356596757072593795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/mengapa-harus-berbohong-tentang-umur_22.html' title='Mengapa Harus Berbohong Tentang Umur…'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/ShefZ1yqLSI/AAAAAAAAACI/lLyCadzj-SA/s72-c/matsuyama1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-1089914449537617142</id><published>2009-05-20T19:41:00.000+07:00</published><updated>2009-05-20T19:47:17.400+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='About Love'/><title type='text'>TruE LoVE.............</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/ShP7wvMfNeI/AAAAAAAAABQ/30PAu6vBrow/s1600-h/XVAL10.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 328px; height: 346px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/ShP7wvMfNeI/AAAAAAAAABQ/30PAu6vBrow/s400/XVAL10.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337886798085305826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak wanita menganggap bahwa suratan cinta tidak dapat dikendalikan  ketika adanya variabel-variabel dua insan yang terlibat berada di luar “ke akuan” diri dua insan dalam hubungan manusia. Maksudnya, terkadang cinta engga bisa dikendali menurut keinginan diri sendiri. Hingga dari segudang harapan tersebut, tentunya akan melukai banyak orang terutama keluarga karena keinginan hati mungkin termasuk sifat egois yang kekanak-kanakan yang mungkin bertolak belakang dengan harapan sekeliling kita.&lt;br /&gt; So hati-hati, jangan kalah sama perasaan sendiri……….!&lt;br /&gt;(Wanita membenarkan Diri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pandangan ini perlu diluruskan menurut saya, memang kedahsyatan cinta memang sering menyuap banyak keajaiban walau dia memiliki tatanan logika tersendiri. Ehm mungkin sering kita temukan di cerita-cerita film atau sinetron kali yah.&lt;br /&gt;Sejarah cinta boleh-boleh aja melankolis, tapi kalau bertabrakan sama akal? Kita justru ragu apa benar itu cinta ?&lt;br /&gt;Kedahsyatan cinta bukan berarti egois. Cinta enggak selalu memaksa kemenangan secara lahirah. Lagipula perjuangan cinta nggak sesederhana itu ending-nya.&lt;br /&gt;Cinta yang suci akan selalu tampil sebagai pemenang tetapi kemenanganya bukan harus binasanya musuh, tidak demikian.&lt;br /&gt;Adakalanya kehancuran justru perlambang keagungannya. Sebab True Love selalu abadi disisi Maha Pecinta. Cinta engga akan pernah mati bersama hembusan pecinta. Cinta ngga akan mati bersama hembusan nafas terakhir pemuja dan pembelanya. Cinta akan datang bila kita mau menghadirkannya di hati. Nggak perlu menanti sampai cinta menancap di dada. Kebaikan akhlak dan kemuliaan pribadi pasangan hidup dengan sendirinya akan mendatangkan keajaiban cinta.&lt;br /&gt;Oleh karena itu jangan pernah menumpukkan segala harapan pada satu sosok, apalagi manusia sering dikalahkan perasaannya sendiri. Percaya deh cinta bisa dihadirkan……&lt;br /&gt;Dan tentu saja butuh waktu. Bukankah niat ibadah dalam menikah udah jadi ladang pahala? So, akhlak yang baik udah menjadi garansi bagi persemaian bibit cinta dan gerbang menuju true love akan terbuka………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LoVe Is BlinD……..&lt;br /&gt;Gara-gara cinta buta, nggak boleh lepas kendali sebagai hamba Allah. Kalau ada cinta yang tertinggi, untuk apa meratapi cinta yang kecil belaka. Nah, cinta hakiki sudah tersedia, rugi banget hancur lebur di kubangan cinta semu.&lt;br /&gt;Saat pangeran cinta datang menawarkan istana rumah tengga, tanyakan dulu tentang cinta., tapi ujilah niatnya. Jika bulat karena Allah guna menggapai pahala dan lepas dari bisik-bisik duniawi, maka berilah ijazah kelulusan jangan sampai yang ditawarkan hanyalah egoisme sesaat yang naik turun. Minta saja yang sederhana, tapi dari lubuk jiwanya.&lt;br /&gt;Saya setuju klo ada yang bilang bahwa nggak semua harapan termasuk cinta bisa memiliki. Bahkan meski yang kita punya Cuma Satu Harapan, yaitu Cinta. Harapan nan semata wayang itu belum tentu jua bakal terwujud. Cinta memang nggak boleh egois karena ada variable di luar ke ‘aku-an’ diri. Tapi variabel yang menakar cinta bukanlah ortu atau sanak famili. Referensi cinta hanyalah Allah SWT. Bila sudah berada di koridor yang benar, nggak seorang pun manusia yang  berhak menghalangi apalagi tega menjerumuskannya ke jurang nista. Sebaiknya kita sering memperbanyak husnuzhan dan rajin berdoa agar cinta yang bersemi adalah tambang pahala, cinta yang mengantar ke surga. Akhirnya apa pun pemberian cinta dari Allah adalah is the best. Pasti ada rahasia ilahi yang belum terbaca dari sisi manusiawi. Kendati sangat perih, tapi ini jurus yang paling aman untuk menghadapi segala resiko pahit dari cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-1089914449537617142?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/1089914449537617142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/true-love.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/1089914449537617142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/1089914449537617142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/true-love.html' title='TruE LoVE.............'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/ShP7wvMfNeI/AAAAAAAAABQ/30PAu6vBrow/s72-c/XVAL10.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-283576157553501856</id><published>2009-05-20T15:11:00.000+07:00</published><updated>2009-05-20T15:14:51.681+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Wanita'/><title type='text'>Lelaki Yang Kurang Percaya Diri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/ShO70DYtkUI/AAAAAAAAABI/nt0QkGPJmTg/s1600-h/ALIEN053.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 89px; height: 125px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/ShO70DYtkUI/AAAAAAAAABI/nt0QkGPJmTg/s400/ALIEN053.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337816486300717378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;"&gt;Banyak kisah para laki-laki hanya karna belum merasa mapan maka ia berusaha untuk mengurungkan niatnya untuk tidak bersegera menikah. Padahal bisa dikatakan semuanya sudah memenuhi syarat namun karna kurang percaya diri dan kurang merasa besar penghasilannnya tentunya menjadi alasan besar bagi para laki-laki yang sudah bisa akhirnya jadi menunda untuk menikah. &lt;/p&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;" id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;"&gt;Kalau kita bisa mengaca dan membaca situasi, masih banyak keluarga yang mungkin penghasilan yang tak seberapa, ternyata bisa menjalankan biduk rumah tangga dengan baik-baik saja dan &lt;i style=""&gt;adem ayem.&lt;/i&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;"&gt;Bagi laki-laki yang sudah sanggup tuk menikah yang dibilang &lt;i style=""&gt;ba’ah &lt;/i&gt;(nafkah lahir batin) lalu ia menunda-nunda nikah, maka akan muncul tiga bahaya besar. Diantaranya :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: -1in; line-height: 150%; color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;"&gt;&lt;b style=""&gt;1. Zalim&lt;/b&gt;; &lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;karena sebenarnya rezeki yang dilimpahkan Allah bukanlah diperuntukkan bagi dirinya sendiri, melainkan disana ada hak muslimah (istri). Sayangkan betapa zalimnya pemuda yang enggak mau menikah, sendirian ia memakan hak orang lain yang dititipkan Allah pada hartanya. Padahal apa yang dilahapnya sendiri itu bisa menyelamatkan masa depan seorang musimah. Nah, akan lebih parah kalau ada disekitarnya muslimah yang hidup merana karena rezekinya nggak kunjung dibagikan oleh pemuda muslim. Allah nggak cinta sama orang-orang zalim!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;"&gt;“&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;i style=""&gt;Ada&lt;/i&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;i style=""&gt; pun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala amal-amal mereka, dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim&lt;/i&gt;.” (&lt;b style=""&gt;QS. Ali Imran: 57)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: -1in; line-height: 150%; color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;"&gt;&lt;b style=""&gt;2. Mubazir;&lt;/b&gt; &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;segala sarana dan prasarana miliknya nggak maksimal dalam pemanfaatan. Sepeda motor atau sepeda dayung yang dikendarainya ke mana-mana sebenarnya bisa sekaligus membonceng seorang muslimah. Akan tetapi, ia memakainya sendiri sambil membiarkan bagian belakang kosong melompong. Perilaku mubazir dipamerkan ketika lautan muslimah antri, berjubel, dan bersempit-sempitan di kendaraan umum. Pada pengeluaran BBM akan tetap sama antara seorang diri atau berboncengan. Rumah kontrakan yang sejuk dan nyaman ditempati sendirian, sementara banyak muslimah yang tergusur tanpa tempat bernaung. Nggak kasihan, tuh? Padahal kehadiran istri nggak akan menambah uang sewa, sementara di kontrakan yang sepi bujangan tercenung sendiri dan ditemani bisik-bisik setan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;"&gt;&lt;i style=""&gt;Mubazir terjadi juga pada bibit unggul yang bisa menciptakan kader terbaik mujahid Allah, tapi tersia-siakan aja. Potensi romantis dan perhatian serta penyayang miliknya juga terbuang. Sementara ia hafal ayat bahwa orang mubazir adalah sekutunya setan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;"&gt;&lt;i style=""&gt;“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah sekutunya setan dan adalah setan sangat ingkar pada Tuhannya.”&lt;/i&gt; (&lt;b style=""&gt;QS Al Isra: 27&lt;/b&gt;)&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: -1in; line-height: 150%; color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;"&gt;&lt;b style=""&gt;3. Penutup rezeki;&lt;/b&gt; konsep rezeki adalah &lt;i style=""&gt;min haitsu la yahtasib&lt;/i&gt; (dari pintu yang nggak disangka-sangka), sebenarnya Allah udah menyediakan rezeki sangat banyak, dan kewajiban manusia ulet berjuang membuka pintu-pintunya. Allah menegaskan kalau pernikahan ialah salah satu pintu menuju kaya (&lt;b style=""&gt;QS AN Nur: 32&lt;/b&gt;) Tuhan menakdirkan pintu rezeki itu terdapat pada istri, sementara para bujangan terus menghalang-halangi limpahan karunia Allah gara-gara menunda pernikahan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;"&gt;Gimana, sudah terbuka khan hatinya tuk berniat tulus ingin menikah……..jangan ditunda-tunda yah? Kasian khan, para akhwat, kalau bukan para ikhwan siapa lagi. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; perempuan-perempuan sangat menanti seorang lelaki yang benar-benar tulus ingin menjalankan kehidupan rumah tangga, hingga menjadi keluarga SAKINAH MAWADDAH WARO’MAH dan menghasilkan jundi-jundi Islam yang terbaik. &lt;/p&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-family: courier new;" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-283576157553501856?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/283576157553501856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/lelaki-yang-kurang-percaya-diri_20.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/283576157553501856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/283576157553501856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/lelaki-yang-kurang-percaya-diri_20.html' title='Lelaki Yang Kurang Percaya Diri'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/ShO70DYtkUI/AAAAAAAAABI/nt0QkGPJmTg/s72-c/ALIEN053.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-822078123016173365</id><published>2009-05-13T20:22:00.000+07:00</published><updated>2009-05-13T20:39:25.603+07:00</updated><title type='text'>Wanita Memang Aneh</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;        Wanita pada dasarnya punya jiwa yang labih banget, bahkan mereka memiliki moment tertentu untuk labil, secara rutin. Yup, masa-masa haid adalah salah satunya. Kelabilan itu akan kian mengental saat ditodong pertanyaan mengenai &lt;b style=""&gt;pernikahan……&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;        Menurut saya, wanita memiliki tiga masa dalam hal ini ; perihal penantian tanpa kepastian tentang hari dimana seseorang hadir meminangnya, kedatangan pangeran berkuda sembrani yang akan ditemaninya menempuh liku-liku kehidupan dan penantian berupa impian dan harapan yang selalu menghantui ketentraman batinnya. Ibarat peluru yang selalu siap memberondong setiap saat “&lt;i style=""&gt;kapan, nih&lt;/i&gt;?’ atau perasaan sedih yang menggayuti wajahnya di saat satu persatu sahabat mengirim undangan.&lt;/p&gt;  &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Masa kedua yaitu 25-29 tahun, suatu masa saat seorang wanita telah mandiri. Usaha yang dirintis memberikan kenikmatan sendiri baginya, kemandirian dan kematangan sudah menjadi menguatkan jiwanya. Rasa percaya diri pun menebal. Ketika seorang pemuda mengajukan ikatan cinta, pertanyaan mengalir deras, “&lt;/span&gt;&lt;i style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Siapakah yang berani menawarkan masa depan? Bagaimana kemapanannya? Apakah aku akan tetap memperoleh kebahagiaan bersama pria itu&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;?”&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Perempuan pada fase ini nggak begitu selektif menilai siapa yang datang, nggak banyak bertanya apalagi menuntut. Mereka sudah kalah dengan pertanyaan mengenai kesiapan diri sendiri&lt;i style=""&gt;, siapakah aku?’&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;        Masa kedua yaitu 25-29 tahun, suatu masa saat seorang wanita telah mandiri. Usaha yang dirintis memberikan kenikmatan sendiri baginya, kemandirian dan kematangan sudah menjadi menguatkan jiwanya. Rasa percaya diri pun menebal. Ketika seorang pemuda mengajukan ikatan cinta, pertanyaan mengalir deras, “&lt;i style=""&gt;Siapakah yang berani menawarkan masa depan? Bagaimana kemapanannya? Apakah aku akan tetap memperoleh kebahagiaan bersama pria itu&lt;/i&gt;?” &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pada situasi ini wanita lebih jeli menilai calonnya. Berani berspekulasi dengan ruang dan waktu. Mumpung lagi pede!&lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Masa ketiga pada masa usia kepala tiga, seorang wanita sangat labil ketika hal-hal yang berbau pernikahan lewat di hadapannya. Pada usai saat matang nggak jua ada seorang arjuna yang menoleh kepadanya. Sementara daya hidup yang dijalani mulai dihantui perasaan kekurangan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sebagai perempuan ia merasa nggak sempurna tanpa keluarga tercinta. Pada situasi beginilah dia akan sikat habis siapa saja yang datang, Nyaris tanpa pikir panjang, lekas menyambar tawaran yang masuk. &lt;i style=""&gt;Pertanyaannya bukan lagi siapa aku atau siapa dia, namun berubah drastic menjadi “Siapa aja, deh?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pada kondisi terakhir kita melihat begitu banyak fenomena yang mengiris hati. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; keperihan yang merajam kepekaan. Betapa panjang deretan ihkwan yang ngga siap diri untuk bersegera, padahal wanita merupakan jiwa-jiwa yang rentan. Apalagi banyak dari kalangan akhwat yang telah berumur lebih dari 30 tahun, &lt;b style=""&gt;bayangkan….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Siapa lagi yang akan mereka dampingi selain para ikhwan itu sendiri. Dengan kondisi yang demikian sangat mungkinkan kita bakal kehilangan kader yang baik. Rumus, &lt;i style=""&gt;Siapa aja, deh&lt;/i&gt; !” membuka peluang besar mereka bersanding bersama orang yang nggak sefikrah, hanya dengan alasan demi menjaga kesucian diri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-822078123016173365?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/822078123016173365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/wanita-memang-aneh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/822078123016173365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/822078123016173365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/wanita-memang-aneh.html' title='Wanita Memang Aneh'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-4268024023137775495</id><published>2009-05-13T19:57:00.000+07:00</published><updated>2009-05-13T20:00:07.054+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Cinta pada masa remaja memang sangat sulit tuk dijauhkan mungkin karna banyak media yang menggemborkan tentang perasaan itu, yah saya pun memang demikian, hingga rasa simpatik dan suka dengan lawan jenis itu hal yang sangat lumrah. &lt;br /&gt;Cinta pada masa remaja adalah waktu yang sangat indah untuk diwujudkan atau dikenang oleh sang pelaku cinta ketika rasa itu sudah benar-benar menyentuh jiwa hingga tak heran banyak remaja-remaja sekarang seringkali ia sedih ataupun menangis ketika sang pujaan tidak datang pada waktu malam minggu, atau tidak jadi pergi nonton film terbaru hanya karena sang pujaan milih main futsal dibandingkan nonton bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Klo kita bisa menebak perempuan ataupun laki-laki yang sedang jatuh hati………bisa kita amati secara langsung atau mungkin hal ini pernah terjadi sama diri kamu. Coba kita lihat hal-hal apa saja yang menjadi indikator seseorang yang sedang jatuh hati :&lt;br /&gt;  Sering teringat; engga milih-milih tempat hingga di toilet, kelas, kuburan, kamar selalu terbayang-bayang sang pujaan. Karna kita perlu tahu atau mendengar Siapa yang mencintai sesuatu akan sering menyebut-nyebutnya….!&lt;br /&gt;  Terpesona; ada aja pada dirinya yang membuat kita selalu tergila-gila akan sikapnya, tingkah lakunya, Jangankan ketemu orangnya, lihat atapnya rumahnya saja udah pangling setengah mati.&lt;br /&gt;  Rela; lahir bathin menerima apa adanya. Pokoknya rela abis deh…&lt;br /&gt;  Siap berkorban; kalau udah cinta nggak kenal lagi sama takut. Siap mempersembahkan segala-galanya demi dia. Seru khan ???&lt;br /&gt;  Takut kehilangan; rasa memiliki terlalu tinggi, saking tingginya takut lepas dari dekapan jiwa. Ketahuan, ya kalo cinta juga bikin deg-degan. Makanya cinta harus dipelihara dengan baik-baik.&lt;br /&gt;  Harapan; cinta membuat manusia punya harapan indah dimasa depan. Bertemu sang pujaan hati damailah hati, cerahlah dunia. Tapi harapan berlebihan sering menyiksa hati. Hati-hati yah…&lt;br /&gt;  Taat; tanda cinta adalah patut disuruh ngapain aja. Orang yang dulu pembangkang, tiba-tiba melunak, dahulu keras hati dan kepala batu, gara-gara cinta berubah semuanya.&lt;br /&gt;Sering kita mengucapkan cinta dengan bahasa asing yaitu LOVE….&lt;br /&gt;Perlu kita kaji bahwa setiap huruf tersebut memiliki makna yaitu :&lt;br /&gt;L = Listen, belajarlah mendengarkan orang yang dicintai dengan seluruh jiwa dan perhatian yang baik, orang yang lebih merasa disayangi kalau banyak didengarkan.&lt;br /&gt;O = Observe, amati isyarat-isyarat tersembunyi, yang tersirat maupun tersurat, gerak tangan hingga bahasa martabatnya.&lt;br /&gt;V = Value , hargai perasaan, kekecewaan dan kepedihannya. Jadikan dirinya bagitu bernilai, naikkan harkat dan martabatnya.&lt;br /&gt;E = Emphatize, tajamkan kepekaan pada apa yang dirasakannya dan turut merasakanya. Senyumannya adalah kebahagiaan dan air matanya adalah kesedihannya.&lt;br /&gt;Klo dibilang pernah jatuh cinta, yah pasti yang baca rubrik ini pastinya bisa menjawab, karma perlu diketahui cinta itu adalah perasaan yang ngga luput dari kehidupan orang normal. &lt;br /&gt;Suatu ketika Abu Naufal ditanya, “Apakah seseorang bisa menghindar dari cinta?”&lt;br /&gt;Dia menjawab, “Bisa, yaitu orang yang berhati keras dan bodoh, yang tidak memiliki pemahaman dan keutamaan. Sekalipun seseorang hanya punya sedikit kepandaian dan kehalusan budi, namun ia nggak mungkin bisa menghindar dari cinta.”&lt;br /&gt;Ali bin Audah pernah berkata, Nggak mungkin seseorang bisa menghindar dari cinta, kecuali orang-orang yang kasar perangainya, kurang waras, atau enggak punya gairah.”&lt;br /&gt;Namun tidak sembarang cinta, Imanlah yang bikin cinta indah sebab cinta ada banyak tingkatan. Mukmin sejati akan berjuang menggapai puncak cinta sedangkan orang-orang biasa akan berpacu di tingkatan cinta yang rendah……….&lt;br /&gt;Bila kita urutkan tingkatan cinta dari yang tertinggi sampai terendah agar bisa dievaluasi cinta mana yang sedang kita kejar…&lt;br /&gt; Cinta yang menghamba; hanya bagi Allah SWT. Wujudnya berupa penyembahan secara sempurna dengan merendahkan diri dalam rangka menggapai rahman dan rahimNya. Cinta yang tertinggi ini nggak boleh diberikan pada selain Allah SWT.&lt;br /&gt; Cinta mesra; dipersembahan bagi Rosulullah dan agama Islam. Wujudnya berupa kesediaan penuh mengikuti ajaranNya.&lt;br /&gt; Cinta rindu; ditujukan pada sesame orang beriman dalam sikap saling berbagi kasih sayang misalnya saja dalam lingkungan keluarga.&lt;br /&gt; Cinta yang tercurah; ditujukan pada kaum muslimin umumnya. Cinta ini terlihat pada kuatnya ukhuwah/persaudaraan.&lt;br /&gt; Cinta simpati; berlaku secara umum terhadap manusia. Agenda besarnya adalah mengajak kepada kebaikan/dakwah.&lt;br /&gt; Cinta hubungan hati; sangat terkait dengan benda-benda yang bersifat materi. Kecintaan kepada benda-benda duniawi hanya sekedar hubungan hati yang bisa dilepaskan kapan saja sebab sifatnya hanya sementara. Ia lekas hilang, cepat pergi dan serba sementara, ehm fana sekali yah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejarlah cinta yang sesuai dengan jalur syariat sebab dasarnya adalah iman yang membawa keselamatan. Jauhi cinta yang durhakan pada tuntutan agama karena dasarnya nafsu syahwat dan ujungnya neraka.&lt;br /&gt;Bagi saya pribadi, cinta itu sangat indah, dapat menerangi, menunjukkan dan menyelamatkan. Maka cinta tak harus didefiniskan tetapi perlu dirasakan dan disyukuri. Soal cinta jangan sampai nguras otak. Rasakanlah keindahanya, maka hati kamu akan mengerti sendiri, bahwa cinta………..itu apa sich????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-4268024023137775495?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/4268024023137775495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/cinta-pada-masa-remaja-memang-sangat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4268024023137775495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/4268024023137775495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/cinta-pada-masa-remaja-memang-sangat.html' title=''/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-6964679225169792</id><published>2009-05-08T15:31:00.000+07:00</published><updated>2009-05-08T15:35:14.752+07:00</updated><title type='text'>Jadilah Pendengar Yang Baik</title><content type='html'>Mendengarkan ungkapan pasangan bisa berakibat positif, bisa juga berakibat negative. Mendengarkan yang berakibat negative adalah :&lt;br /&gt;• mendengaran yang tidak memberi kesempatan kepada pasangan untuk  menyelesaikan pembicaraannya;&lt;br /&gt;• mendengarkan yang disertai sikap tidak acuh terhadap pembicaraan pasangan; dan&lt;br /&gt;• mendengarkan yang disertai kesibukan lain, misalnya mendengarkan radio, atau menyaksikan televise, mengabaikan ungkapan pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengarkan yang berakibat positif adalah mendengarkan yang terbebas dari hal-hal negative dianatara yaitu, pasangan yang mendengar menampakkan perhatian dan keseriusan pada pembicaraan pasangannya, memberi kesempatan pada pasangan untuk menyelesaikan pembicaraannya, dan tida disibukkan dengan hal-hal lain,s elain memperhatikan pembicaraan pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar yang baik adalah salah satu aspek terpentingt yang mencegah semakin meruncungnya perselisihan hingga menjadi pertengkaran yang mengakibatkan perceraian.&lt;br /&gt;Tetapi, mungkinkah masing-masing pasangan bersedia menjadi pendengar yang baik,s aat terlibat dalam perselisihan, dimana setia pihak merasa paling benar dan yang lain salah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John Gotman, ahli psikologi dan penulis buku Tujuh prinsip keberhasilan rumah tangga, menyebutkan bahwa 80% pasangan suami istri kesulitan menjadi pendengar yang baik,  bahkan merasa tidak mungkin untuk membiasakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap bahwa sisanya, 20% adalah keluarga muslim yaitu orang-orang yang memandang bahwa menjadi pendengar yang baik itu tidak sulit, dengan izin dan taufik Allah SWT. Teladan mereka adalah Rosulullah saw. Beliau mengajarkan dan mencontohkan bagaimana mendengar yang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah ra. Meriwayatkan bahwa seseorang laki-laki dating kepada Nabi szw untuk menagih utang dengan cara kasar. Ketika para sahabata bermaksud membungkamnya, Rosulullah saw. Mengingatkan, “Biarkanlah dia karena ia berhak untuk berbicara” Kemudian beliau berkata, “ Berikan kepadanya unta yang seumur dengan untanya”. Para sahabat berkata, “Ya Rosulullah, kami tidak menemukan kecuali unta yang lebih tua umurnya. “Beliau berkata, “Berikanlah karena sebaik-baiknya kalian adalah orang yang paling baik dalam membayar utang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki berkata tidak sopan kepada Nabi saw, tetapi beliau tetap mendengarkannnya dengan baik dan mengingatkan para sahabat agar tidak menghentikan pembicaraannya atau membalas perlakuannya.&lt;br /&gt;Sikap mendengar positif Rosulullah saw terhadap istri0istrinya dapat dilihat dalam sirahnya. Tiada satu pun riwayat yang menceritakan bahwa beliau memotong pembicaraan, membungkan atau melarang istri-istrinya untuk berbicara. Berbagai riwat justru mengungkapkan bahwa beliau mendenagrkan pembicaraan mereka dengan sabar, berdialog dengan mereka dalam berbagai kesempatan, bahkan beliau berbincang dengan mereka sebelum shalat shubuh dan setelah shalat isya.&lt;br /&gt;Dua hadits berikut menggambarkan sikap mendengar Rosulullah saw. Yang Positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah ra. Berkata, “Apabila beliau selesai shalat sunnah subuh, ia mengajakku berbicara sampai aku bangun. Jika tidak, beliau berbaring sampai azan untuk shalat berkumandang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apabila aku selesai shalat isya, Rosulullah saw. Masuk ke rumah, lalu mengajak keluarnya berbincang-bincang sebentar sebelum tidur. Dengan cara seperti itulah beliau menghibur mereka. &lt;br /&gt;Wahai pasangan suami istri berupayalah menjadi pendengar yang baik dan biasakan diri kalian untuk mendengar&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-6964679225169792?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/6964679225169792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/jadilah-pendengar-yang-baik_08.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6964679225169792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/6964679225169792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/jadilah-pendengar-yang-baik_08.html' title='Jadilah Pendengar Yang Baik'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-853960918684185841</id><published>2009-05-08T15:06:00.000+07:00</published><updated>2009-05-08T15:09:07.052+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Kanker</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Penyakit Kanker&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sehat dan sakit adalah 2 keadaan yang secara bergantian dialami manusia. Sebagian Penyakit dapat disembuhksn dan sebagian lain harus berakhir dengan kematian . Dalam Al Quran Allah berfirman bahwa setiap yang hidup pasti akan mati . Dalam ayat lain juga dijelaskan bahwa bila ajal telah tiba, tidak sesuatu pun bisa memundurkan at&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memajukannya .&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebagaimanakita sadari pula bahwa kematian bisa dating mendadAk, misalnya pada penderita penyakit jantung atau pendarahan otak. Kematian bisa pula disebabkan oleh penyakit yang mengalami proses panjang , sebelum sampai stadium terminal, dan berakhir dengan kematian .&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Salah satu penyakit yang melalui p kanker. Penyakit ini mempunyai skialah penyadngroses perjalanan panjatadium sehingga lebih mudah sebagai contoh untuk menjelakan penyakit dengan stadium terminal .Untuk menyamakan persepsi, pengertian terminal adalah pasien yang dalam keadaan menderita penyakit dengan stadium lanjut yang penyakit utamanya tidak bisa diobati lagi dan bersifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;progrsif (meningkat). Pengobatan yang diberi hanya menghilagkan gejala dan keluhan . memperbaiki kualitas hidup , dan pengobatan penunjang lainnya.&lt;/p&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Dunia penyakit dan masalah kesehatari n dapat dibagi dalam 2 kategori,yaitu akut dan kronis. Akut adalah kejadian mendadak kedaruratan medis yang sebelumnya tidak ada, contohnya luka iris, luka tembak dan patah tulang, dan lainnya. Sedangkan kronis adalah masalah kesehatan dari berbagai macam sebab, contohnya : penyakit – penyakit degeneratif yang berkembang didalam tubuh penderitanya dalam jangka waktu yang lama tanpa gejala – gejala dini yang dapat diperhatikan, sperti penyakit jantung dan kanker.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Semua orang memilliki kemungkinan untuk terkena kanker, namun pada umumnya penyakit ini menyerang manusia yang berusia diatas 40 tahun . kanker biasanya tumbuh dan berkembang beberapa tahun, dapat disebabkan oleh factor lingkungan, bahan kimia, makanan, perilaku / &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; hidup , dan factor biologi atau bisa juga karena factor keturunan. Para ilmuwan belum tahu pasti penyebab dari kanker , tetapi mereka tahu pasti bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pilihan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; hidup dapat memungkinkan sel-sel kanker tumbuh.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Faktor lingkungan yang dapat menyebaabkan kanker adalah seperti sinar matahari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan radiasi , &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; hdup juga dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;meningkatkan resikomterkena kanker. Hal ini berkaitan dengan penggunaan bahan kimia dalam kehiduoan sehari-hari, seperti bahan pengawet, penggunaan kosmetik dan asap rokok. Selain itu factor biologi, seperti infeksi virus, juga dapat menyebabkan kenker. Factor biologi lainnya adlah factor genetic dan adanya kecendrungan dari keluarga. Adanya kelainan genetic seprti down’s syndrome , dapat menyebabkan kanker yaitu kanker darah / leukemia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lebihb dari 50 tahun yang lalu, diagnosis kanker diharapkan berhasil karena dokte mengetahui tentang bagaimana menangani dan menanggulangi penyakit kanker. Saat ini 60 % dari orang amerika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang didiagnosis terkene kanker dapat bertahan hidup tidak lebih dari 5 tahun . ketika sulit menyatakan bahwa penderita kanker dapat terbebas dari penyakit , dalam waktu yang lama ada penderita yang mampu bertahan lebih darilnya 5 tahun.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Didalam tubuh manisia yang sehat terdapat kurang lebih 30 milyar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tel. Mutasi gen ini d, ada sel yang mati dan yang lainnya bereprpduksi memperbahrui sel yang telah mati dalam bentuk yang baru . sel – sel yang sehat didalam kulit, ranbut perut dan darah misalnya bereproduksi dengan membelah diri. Dalam kanker, gen lainnya yang tetap atau mutasi menyebabkan sel tidak berfungsi . untuk sel yang membawa kanker , biasanya 3-7 mutasi yang berbeda didalam sel tunggal . mutasi gen ini dapat berbentuk dalam beberapa tahun, tetapi mutasi ini dapat membawa sel kanker.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pengertian Kanker&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kanker adalah suatu kondisi degeneratif kronis dimana sel k pena dan terdiri dari 1.000.000 sel untuk bentuknya. Pada waktu ada tumor yang cukup be waktu 1-5 tahun untuk sebuah tumor kanker mengalami perubahan mutasi secara kimia. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ur&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; didalam tubuh.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;yebamumnya, perlu waktu 1 -5 tahun untuk sebuah tumor kanker untuk mencapai ukuran 1 titik pena dan terdiri dari 1.000.000 sel untuk membentuknya. Pada waktu ada tumor yang cukup besar untuk diraba, knaker itu sedang bermultiplikasi secara aktif dan menyebar didalam tubuh selama bertahun tahun.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;McCalla mendefinisikan kanker sebagai “ kumpulan sel jaringan tubuh yang tumbuh, menyusup, menyebar, dan merusak jarinagn sekitarnya” (McCalla,1982 dalam Fochtman &amp;amp; G.V. Volley dalam Yeni Kuswarini, 1998)..&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Karen R. Peterson, B.A., Ph. D dalam bukunya mengenai cancer (medicine) menjelaskan mengenai kanker , sebagai berikut: “kanker dalam ilmu medis adalah pertumbuhan sel yang tidak normal dan tidak dapat dikontrol yang dapat merusak jaringan tubuh, kanker berkembang didalam organ atau jaringan tubuh , sehingga sangat berbahaya disbanding penyakit lainnya dan dapat menyebabkan kematian” (Karen R,. Peterson,2002).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dr. Max Gerson menulis:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Umumnya, orang – orang pergi kerumah sakit untuk operasi atau penyakit yang serius, keluarganya menganggap mereka sembuh saat mereka kembali. Ini berbeda dengan kanker. Kanker adalah suatu penyakit degeneratif , bukan penyakit akut dan pengobatannya bisa menjadi efektif hanya jika dilaksanakan secara ketat bersamaan dengan berbagai peraturan selama 1,5 – 2 tahun . ini bukan sebuah gejala yang diobati, juga bukan penyakit yang spesifik , tetapi reaksi dan fungsi dari seluruh tubuh yang harus ditransformasikan dan diperbaiki.(Max Gerson dalam Anne E. F. and David J.F, 2002:95)&lt;/p&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-853960918684185841?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/853960918684185841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/kanker.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/853960918684185841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/853960918684185841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/kanker.html' title='Kanker'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-3883709597542917474</id><published>2009-05-07T21:19:00.000+07:00</published><updated>2009-05-07T21:22:54.323+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan'/><title type='text'>Terkejut Setelah Nikah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Nasri Muhammad berkata, “Saya mendapat kehidupan yang benar-benar berbeda setelah meniakh. Saya mengira kehidupan keluarga itu penuh tawa, permainan dan cinta. Ternyata, pernikahan itu berisi kesungguhan dan keseriusan. Tiada waktu untuk bermain-main karena tanggung jawab benar-benar mencekiki, seolah tiada kesempatan untuk berisitirahat dan mengatur nafas.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Nahlah, Athif berkata, “&lt;i style=""&gt;keterkejutan biasanya terjadi karena seorang pemudi tiba-tiba dihadapkan pada tanggung jawab terhadap rumah, keluarga dan anak-anak Suaminya akan pulang kerja dalam keadaan letih dan membutuhkan pendamping yang dapat menghibur, menyiapkan makanan, menyuguhkan minuman dan berbagai kebutuhannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Presenter Fatimah Fuad berkata, “&lt;i style=""&gt;Keterkejutan melihat lebih dahsyat pada wanita karier karena ia mendapati dirinya dikepung oleh tanggung jawab, baik di dalam maupun di luar rumah.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Presenter, Nihlah Abdul Aziz berkata, “&lt;i style=""&gt;saya sangat terkejut ketika memulai hidup berumah tangga. Tetapi, saya dapat melewatinya dengan cepat karena sebelumnya say telah memahami adanya perbedaan besar antara kehidupan saya sebagai gadis dan kehidupan saya sebagai istri&lt;/i&gt;.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Ghadah Salim berkata, “&lt;i style=""&gt;Saya mengetahui bahwa banyak orang mengalami stress setelah berkahirnya bulan madu. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yangs tress berhari-hari bahkan ada yang sampai berbulan-bulan. Seharusnya, setiap orang berusaha mengalahkan stress dengan cepat agar kebahagiaan keluarga dapat berlangsung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Dalia Ali berkata, “&lt;i style=""&gt;Keterkejutan setelah menikah dapat dihindari jika kedua pasangan berusaha saling memahami.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Dr. Muahmmad Uwaidlah, Guru besar Kedokteran Jiwa di Universitas Al Azhar menegaskan bahwa keterkejutan setelah menikah menimpa 70 % kaum wanita dan 60 % kaum laki-laki. Berarti, wanita yang kaget lebih banyak daripada laki-laki yang kaget. Tetapi, pengaruh keterkejutan lebih kentara pada kaum laki-laki. Terkadang mereka terlihat sedih, murung, atau kebingungan. Penyebabnya ketika seorang pemuda menikah, ia membayangkan pernikahan dapat membuatnya istirahat, bahagia, dan mendapat ketenangan. Ternyata istri membangkang, menentang, dan tidak menaatinya, tidak seperti yang diharapkan. Karena itu, ia harus melipatgandakan upaya untuk mencapai kesuksesan dalam kerja karena istrinya tidak mendukung dan tidak membantunya. Bahkan, menambah kesulitan, mengganggu karir, dan menguras potensi waktunya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Keterkejutan dapat menimpa pemuda dan pemudi setelah menikah. Tetapi, persiapan optimal dapat mengurangi pengaruhnya, bahkan mungkin dapat menghilangkannya. Persiapan tersebut dapat dilakukan dengan cara berikut ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;setiap pasang      harus persiapkan diri menghadapi berbagi kemungkinan setelah menikah. Dan,      hendaknya setiap pasangan memahami bahwa pernikahan benar-benar berbeda      dengan masa-masa meminang dan bulan madu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;setiap      pasangan harus berupaya mengenal watak asli pasangannya yang belum dikenal      saat masa pinangan atau bulan madu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;setiap      pasangan harus menyadari bahwa mereka bukan satu-satunya pasangan yang      menghadapi persoalan dan perbedaan watak, pemikiran dan cara hidup. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; jutaan pasangan      yang menjumpai persoalan serupa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Setiap      pasangan harus berbicara pada dirinya sendiri, “Saya harus bersabar dan      harus berkorban agar perniakhan dapat berkesinambungan,” dan “Saya tidak      akan memberi kesempatan pada orang lain untuk mencibir dan menertawakan      kami.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-3883709597542917474?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/3883709597542917474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/terkejut-setelah-nikah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/3883709597542917474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/3883709597542917474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/terkejut-setelah-nikah.html' title='Terkejut Setelah Nikah'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-3660740158353875901</id><published>2009-05-07T20:59:00.000+07:00</published><updated>2009-05-07T21:01:51.819+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Hatimu Adalah lautan Terluas</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calisto MT&amp;quot;;"&gt;Tema ini merupakan kajian yang saya dengar pada acara training motivation with Mario teguh. Bila kita kaji hati merupakan tempat berlandasnya segala perasaan, hasil olah fakir atas kejadian-kejadian yang pernah kita alami dalam hidup ini. Tentunya setiap manusia menginginkan hati yang selalu bersih atas segala prasangka buruk dalam menjalankan hidup, sehingga dengan begitu pastilah akan berwujud hati yang damai seluas lautan. Namun fitrahnya manusia akan segala cobaan, dan ujian tuk mengarungi hidup ini dengan selalu menjaga hatinya tentulah sangat sulit. Karna tidak disadari lingkungan baik keluarga, sahabat, sangat mempengaruhi konsistensi keteguhan hati dalam mewujudkan hati yang nan damai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calisto MT&amp;quot;;"&gt;Manusia diciptakan dengan segala kelebihannya yaitu berupa otak yang dapat berfikir, serta alat indera yang dapat menerima stimulus dari segala&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sesuatu yang datang pada diri kita. Maka pada hakekatnya manusia bisa menjadi pribadi yang lebih bersih pabila ia mengikuti hati naluri yangsesuai dengan hakikat atas penciptaanNya. Namun disisi lain manusia diberikan nafsu sebagai tolak ukur untuk mewujudkan hasrat atau keinginan tersebut. Sehingga kita sadari banyak manusia yang lebih mengikuti hawa nafsu ketimbang fitrah yang ada pada dirinya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calisto MT&amp;quot;;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calisto MT&amp;quot;;"&gt; banyak cara dari setiap manusia untuk menjaga harapan-harapan tersebut. Diantaranya banyaklah diri untuk selalu berdzikir dan always think positive. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-3660740158353875901?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/3660740158353875901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/hatimu-adalah-lautan-terluas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/3660740158353875901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/3660740158353875901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/hatimu-adalah-lautan-terluas.html' title='Hatimu Adalah lautan Terluas'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4408962263510977492.post-294973062358897744</id><published>2009-05-07T20:34:00.001+07:00</published><updated>2009-05-07T20:37:46.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='About Love'/><title type='text'>Cinta............</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt; sebuah kisah yaitu pasangan suami istri yang sudah menikah kurang lebih 20 tahun mendatangai konsultasi keluarga. Saat itu sang suami bercerita :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Pak apa yang      saya harus lakukan. Sekarang saya sudah tidak bisa mempertahankan keluarga      saya, saya ingin bercerai karma saya sudah tidak mencintai istri saya………..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Konselor pun      menjawab. Bapak cintailah istri anda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Klien pun      heran, lalu ia bertanya lagi dengan jelas. Pak saya sudah tidak mencintai      istri saya, bagaimana saya harus mencintai sedangkan saya sudah tidak      mencintai istri saya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Konselor pun      menjawab dengan santai, pak, cintailah istri anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Klein pun bingung dan heran kenapa ia harus menerima jawaban itu kepada konselor yang sudah ahli dalam mengatasi permasalahan rumah tangga. Perlu disadari disini,tentunya orang bijak akan menjawab dengan baik karna perlu disadari bahwa arti kata CINTA bukan lah kata benda ataupu kata sifat. Melainkan CINTA adalah kata kerja yang dimana korelasinya adalah bagaimana kita harus melakukan sesuatu agar terwujudnya cinta. Maka tak heran apabila dalam rumah tangga yang sudah sangat lama berdiri seharusnya ia semakin memahami dan mengerti alur jalan sebuah perjalanan cinta yang tentuny semakin kokoh dan kuat, tapi melainkan malah terjadi kesimpangsiuran dalam hubungan. Maka upaya terwujudnya CINTA sangat perlu dipahami oleh orang-orang pelaku rumah tangga. Agar upaya itu berbuah kemanisan yaitu kebahagiaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Maka marilah kita wujudkan cinta yaitu dengan mendengarkan pasangan kita, memberikan perhatian walaupun kecil yaitu dengan senyuman, memberikan pijitan yang halus ketika pasangan kita capai, seringnya memberikan kejutan-kejutan yang ia sukai………….Jangan lah kita menunggu seperti yang sering kita dengar TAKE AND GIVE tapi GIVE AND TAKE kepada pasangan kita. Apabila pemahaman ini benar-benar dipahami oleh pelaku-pelaku cinta maka tidaklah terwujud pertengkaran atau perceraian sehingga rasa cinta itu akan terwujud dan bersinergi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4408962263510977492-294973062358897744?l=zahrotusytha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/feeds/294973062358897744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/294973062358897744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4408962263510977492/posts/default/294973062358897744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahrotusytha.blogspot.com/2009/05/cinta.html' title='Cinta............'/><author><name>zahrotusytha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13977881002674299410</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_-Trg-7lTnd4/S21v1hJidLI/AAAAAAAAAIA/ZsytqjE9Jhs/S220/10935_1208471784027_1595684097_522178_1747793_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
