Rabu, 03 Februari 2010

Ketika Wanita Menggoda



Allah ta’ala menganugerahkan keindahan yang dimiliki wanita, di setiap pancaran perbuatan wanita memiliki kekhasan tertentu yang tidak dimiliki laki-laki. Misalnya saja lekukan tubuh wanita, tatapan panah wanita yang bisa menusuk jiwa, dan suara khas yang bisa menambah syahwat para laki-laki. Namun herannya wanita saat ini saat senang untuk bisa mengombar-ombar sesuatu yang ia miliki. Mulai dari acara TV, di jalan-jalan, di VCD para wanita begitu bangga dan seenaknya melenggokkan tubuhnya, membuka auratnya, dan nyanyi-nyanyi sendu yang membuat hati terpikat semua orang hingga tanpa sadar merasa tidak ada siksa dan tidak kenal dosa.

Saya heran dengan penampilan remaja sekarang,, walo saya juga masih muda. Mereka dengan senangnya memakai pakaian celana atau rok-rok mini. Pernah saya lihat sorang wanita memarahi laki-laki di saat laki-laki itu melihat bagian pahanya yang mulus……”eh pak bisa ga tuh di jaga matanya, jgn jelalatan aja”. Lalu laki-laki itu berkata,, “ Ye, situ aje mba yang ngundang saya jadi jelalatan, makanya klo di tempat umum jgn pake rok mini kyk gitu. Klo pake, noh di kamar mandi”

Hiks hiks,, lucu juga sih jadi ingat guru XMU Pak Zainuddin guru Agama (Semoga Allah memuliakanNya) yang dia lebih memilih memakai kendaraan bermotor daripada naik angkot karena takut dari matanya tambah dosa. Soalnya banyak wanita2 yang udah ga tau malu”. Serunya,,,

Berarti benarlah sabda Rasulullah yang mulia dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, di mana beliau bersabda, “Tidak pernah kutinggalkan sepeninggalku godaan yang lebih besar bagi kaum lelaki daripada wanita.” (HR. Bukhari Muslim)

Ya, begitulah realitasnya, wanita menjadi sumber godaan yang telah banyak membuat lelaki bertekuk lutut dan terbenam dalam lumpur yang dibuat oleh syaitan untuk menenggelamkannya. Usaha-usaha untuk menggoda bisa secara halus, baik disadari maupun tidak, secara terang-terangan maupun berkedok seni. Tengoklah kisah Nabi Allah Yusuf ‘alaihis salam tatkala istri pembesar Mesir secara terang-terangan menggoda Beliau untuk diajak melakukan tindakan tidak pantas. Nabi Yusuf pun menolak dan berkata, “Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukanku dengan baik.” (QS. Yusuf: 23)

Perhatikanlah bagaimana Rasulullah telah mewanti-wanti kepada kita sekalian lewat sabda beliau, “Hati-hatilah pada dunia dan hati-hatilah pada wanita karena fitnah pertama bagi Bani Isroil adalah karena wanita.” (HR. Muslim)

Kini, di era globalisasi, ketika arus informasi begitu deras mengalir, godaan begitu gampang masuk ke rumah-rumah kita. Cukup dengan membuka surat kabar dan majalah, atau dengan mengklik tombol remote control, godaan pun hadir di tengah-tengah kita tanpa permisi, menampilkan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok memamerkan aurat yang semestinya dijaga.

Lalu, sebagian muslimah ikut-ikutan terbawa oleh propaganda gaya hidup seperti ini. Pakaian kehormatan dilepas, diganti dengan pakaian-pakaian ketat yang membentuk lekuk tubuh, tanpa merasa risih. Godaan pun semakin kencang menerpa, dan pergaulan bebas menjadi hal biasa. Maka, kita perlu merenungkan dua bait syair yang diucapkan oleh Sufyan Ats-Tsauri: “Kelezatan-kelezatan yang didapati seseorang dari yang haram, toh akan hilang juga, yang tinggal hanyalah aib dan kehinaan, segala kejahatan akan meninggalkan bekas-bekas buruk, sungguh tak ada kebaikan dalam kelezatan yang berakhir dengan siksaan dalam neraka.”

Seorang ulama yang masyhur, Ibnul Qayyim pun memberikan nasihat yang sangat berharga: “Allah Subhanahu wa ta’ala telah menjadikan mata itu sebagai cerminan hati. Apabila seorang hamba telah mampu meredam pandangan matanya, berarti hatinya telah mampu meredam gejolak syahwat dan ambisinya. Apabila matanya jelalatan, hatinya juga akan liar mengumbar syahwat…”

Semoga kita bisa menjaga akhlak kita sebagai wanita untuk tidak berperilaku seperti wanita-wanita yang dengan mudahnya mempertontonkan keindahan yang dimiliki, sehingga kita terhindar dari bagian wanita penghuni neraka. Amin

Oh yah, karena posting ini berkaitan dengan laki-laki yang gampang tergoda dengan keelokkan wanita, maka sebaiknya baca artikel "bukan pria idaman", tinggal KLIK bagi kita wanita-wanita yang belum menikah. Agar kita bisa membentingi keluarga menjadi keluarga SAMARA (Sakinah Mawaddah Waro’mah) dengan memilih laki-laki yang tepat.

Amin. Wallahul Musta’an.

***




2 komentar:

enda fivers on 4 Februari 2010 16.37 mengatakan...

wah...bagus nih artikelnya....

MUBAROK on 6 Februari 2010 01.40 mengatakan...

postingan yang memberikan masukan positif, nice :D

Posting Komentar

 

BaHaGia SaaT SaKiT Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template In collaboration with fifa
Cake Illustration Copyrighted to Clarice